Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

ELS, Platform Digital untuk Administrasi Pendidikan

10 Februari 2017
in News
Reading Time: 2 mins read
ELS, Platform Digital untuk Administrasi Pendidikan

Peluncuran ELS, platform digital untuk sistem manajemen dan administrasi sekolah dan universitas. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pengelolaan administrasi sekolah maupun universitas masih banyak yangmenggunakan sistem manual. Padahal hal ini boros biaya, performa sistem yang lamban, menambah beban kerja, dan tidak interaktif.
Solusi itu bisa dipecahkan dengan platform digital.

Salah satunya adalah Edugate Learning System (ELS). Platform digital ini menawarkan sistem manajemen dan administrasi yang lebih hemat, cepat dan dapat membantu pihak sekolah, universitas untuk mengelolaan administasi.

Chief Excecutive Officer (CEO) ELS, Vincent Kwan mengatakan, sistem ELS dapat mengubah sistem pendidikan menjadi tidak lagi boros uang dan waktu.

“Sistem ini mampu mengurangi biaya operasional sekolah dan universitas secara drastis dan sekaligus dapat membantu guru, dosen, murid, mahasiswa-mahasiswi dan orang tua untuk terlibat secara proaktif,” kata Vincent, dalam siaran pers baru-baru ini.

Baca juga :   Google Play Store Kini Tampilkan Aplikasi Yang Sedang Tren

Sistem ELS, kata Vincent, lahir dari keprihatinan pihaknya dalam melihat sistem yang ada di sekolah dan universitas di Indonesia yang dapat dikatakan saat ini tergolong complicated, mahal, tidak efektif dan tidak efisien. “Sistem yang kita bangun ini membuat proses belajar mengajar menjadi lebih mudah dan simple,” kata Vincent lagi.

Sistem ELS memiliki 120 fitur yang dikembangkan untuk mendukung proses belajar mengajar menjadi lebih baik dan terintegrasi seperti, e-journals, e-book, online chatting, mobile apps, parental control, dan plagiarism checker.

Uniknya lagi, setiap sekolah dan universitas yang memiliki sistem ELS dapat memiliki nama sendiri, karena sistem ini memang dirancang sesuai dengan permintaan (custom design).

Baca juga :   Alibaba Cloud Siap Investasikan US$60 Juta Untuk Perkuat Ekosistem Mitra Global

“Pihak ELS bahkan memberikan server tersendiri kepada pihak sekolah maupun universitas untuk dapat mengelola data-data pribadi milik sekolah dan universitas secara mandiri dan terintegrasi,” terang Vincent.

Pihak sekolah atau universitas, lanjut dia, dapat menghubungi ELS untuk membangun sistem ini. Pihak ELS, kata Vincent, akan memasang sistem, memberikan server secara gratis dan melaksanakan pelatihan bagi perwakilan sekolah dan universitas.

“Sistem ELS terbuka untuk sekolah dan universitas dimana saja di wilayah Indonesia. Kami akan membuat sistem yang dapat bekerja secara menyeluruh dan dapat memberikan benefit bagi pengguna, karena server yang kami sediakan bebas biaya atau gratis. Selain itu, keamanan atas data-data yang dimiliki oleh pengguna juga terjamin,” tambahnya.

Menurut Vincent, pihak ELS tidak membebankan biaya apapun kepada pihak sekolah dan universitas. Biaya penggunaan sistem ELS, lanjut dia, akan dibebankan dalam bentuk biaya pemeliharaan (maintenance) kepada murid dan orang tua saat mendaftarkan anaknya.

Baca juga :   SATU Indonesia Awards Jaring Anak Muda Pembuat Solusi di Masa Pandemi

“Umumnya pada saat mendaftar ke sekolah, terdapat rincian biaya yang ditanggung oleh siswa, misalnya untuk pembelian seragam, dan lain sebagainya. Biaya untuk penggunaan sistem kami dapat ditambahkan sebagai biaya untuk pengembangan sistem administrasi digital sekolah,” pungkasnya.

STEVY WIDIA

Tags: administrasiEdugate Learning System (ELS)pendidikan
Previous Post

Teknologi Informasi Dapat Atasi Kemacetan Lalu Lintas

Next Post

Sinar Mas Land Siapkan Ekosistem Komunitas Seperti Silicon Valley

Related Posts

Genera-Z Berbakti
Industry

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
0
FedEx IHF
News

Melalui Dukungan Pendidikan, FedEx Turut Majukan Generasi Masa Depan Indonesia

17 Agustus 2023
0
Pendidikan anak
News

Dorong Pendidikan Indonesia, Danacita Perkuat Kolaborasi Bersama Institusi Pendidikan

2 September 2022
0
Load More
Next Post
Sinar Mas Land Digital Hub

Sinar Mas Land Siapkan Ekosistem Komunitas Seperti Silicon Valley

Kamera Ini Bisa Buat Swafoto Jadi Maksimal

Kamera Ini Bisa Buat Swafoto Jadi Maksimal

Indonesia SiapTampil di Festival Kreatif Dunia

Indonesia SiapTampil di Festival Kreatif Dunia

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version