Minggu, 4 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Facebook Tingkatkan Deteksi Konten Negatif

2 Maret 2019
in News
Reading Time: 1 min read
Facebook-YCAB Kembali Adakan Literasi Digital

Kampanye Think Before You Share. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Facebook meningkatkan deteksi konten negative, bahkan telah melarang konten pornografi, aktivitas seksual, ujaran kebencian, terorisme, intimidasi dan pelecehan. Facebook juga merekrut 15 ribu orang di seluruh dunia termasuk di Indonesia untuk meninjau konten yang dilaporkan.

Content Policy Facebook Asia Pacific, Sheen Handoo mengatakan, standar ini dirancang untuk menciptakan rasa bebas dan aman dalam mengekspresikan diri bagi para pengguna.

“Kami memahami masyarakat hanya akan menggunakan media ini apabila mereka merasa aman menggunakan layanan-layanan kami,” kata Handoo di Jakarta, Kamis (28/2).

Menurut dia, pacebook telah merekrut 15 ribu orang di seluruh dunia yang bertanggung jawab untuk meninjau konten yang dilaporkan karena berpotensi melanggar standar komunitasnya. Mereka melingkupi setiap wilayah waktu dan penutur bahasa lebih dari 50 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.

Perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg ini juga mengembangkan teknologi canggih untuk mengawasi konten di platformnya. Dengan begitu, Facebook bisa mendeteksi pelanggaran konten sebelum ada laporan masuk, terutama untuk ujaran kebencian dan kekerasan serta konten grafik.

Baca juga :   Facebook Creator Day Dukung Kreator Indonesia untuk Berkembang

Jumlah konten negatif yang dideteksi secara proaktif pun meningkat. Pada kuartal 4 2017 misalnya, jumlah konten ujaran kebencian yang terdeteksi sebelum dilaporkan hanya 24% dan meningkat menjadi 52% pada kuartal 3 2018. Sementara tingkat deteksi proaktif Facebook untuk kekerasan dan konten grafis meningkat dari 72% pada kuartal 4 2017 menjadi 97% kuartal 3 2018.

“Kami tidak hanya semakin baik dalam menemukan konten yang buruk, kami juga menghapusnya,” kata Handoo.

Pada kuartal 2 2018, Facebook menghapus 800 juta akun palsu. Selanjutnya, jumlah akun palsu yang dihapus menjadi 754 juta pada kuartal 3 2018.

Kegiatan bersih-bersih platform ini termasuk menghapus konten, menayangkan peringatan pada layar, dan menonaktifkan akun-akun ofensif dan/atau melaporkannya ke penegak hukum. “Hal ini lebih dari 10 kali lipat dari jumlah yang kami ambil pada Kuartal 4 2014,” pungkas Handoo.

Baca juga :   Gratis Ongkos Kirim Jadi Daya Tarik Terbesar Toko Online

STEVY WIDIA

Tags: akun palsuFacebookkonten negatif
Previous Post

TIX ID, Disney dan DANA Berkolaborasi

Next Post

Java Jazz Festival 2019 Bertema Broadway

Related Posts

Instagram Reels
News

Pengguna Instagram Sudah Capai 3 Miliar

26 September 2025
0
Kampanye #BertemudiMeta
News

Meta Gelar Berbagai Program Untuk Hubungkan Bisnis dan Komunitas Di Ranah Digital

4 Mei 2023
0
Facebook User
Analyze

Pengguna Instagram dan Facebook di Indonesia Terus Bertambah

3 April 2023
0
Load More
Next Post
Java Jazz Festival 2019 Bertema Broadway

Java Jazz Festival 2019 Bertema Broadway

Dukung Ekosistem Inovasi, HID Global Meluncurkan Platform Cloud

Dukung Ekosistem Inovasi, HID Global Meluncurkan Platform Cloud

Dilan 1991 Ditonton 800.000 Penonton di  Hari Pertama

Dilan 1991 Ditonton 800.000 Penonton di Hari Pertama

Discussion about this post

Recent Updates

bluRDN

Jumlah Investor Ritel Naik 32,6%, blu by BCA Digital Luncurkan bluRDN

2 Januari 2026
Aplikasi Zenius

Ironi Sang Pionir: Jatuh Bangun 20 Tahun Zenius dan Pelajaran dari “Taruhan Eksistensial”

2 Januari 2026
Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

2 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
bluRDN

Jumlah Investor Ritel Naik 32,6%, blu by BCA Digital Luncurkan bluRDN

2 Januari 2026
Aplikasi Zenius

Ironi Sang Pionir: Jatuh Bangun 20 Tahun Zenius dan Pelajaran dari “Taruhan Eksistensial”

2 Januari 2026
Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

2 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version