Kamis, 12 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Fokus Bisnis Masa Depan TIK Adalah Aplikasi

28 Mei 2016
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Fokus Bisnis Masa Depan TIK Adalah Aplikasi

Beragam aplikasi hadir di ponsel pintar. (Foto: Ilustrasi/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bisnis aplikasi diramalkan akan melejit cepat jauh meninggalkan binis selular (jaringan) dan perangkat (telepon pintar) dalam sektor teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara belum lama ini di Jakarta. Menurut Rudiantara, pada 2014 untuk binsis e-commerce saja sudah mencapai hampir Rp150 triliun, setara dengan binis jaringan.

Pada 2020 e -commerce ditargetkan mencapai 130 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.500 triliun. “Sementara bisnis seluler dengan pertumbuhan 8-10 persen pertahun paling Rp300 triliun pada 2020,” katanya.

Sementara bisnis perangkat telepon pintar diperkirakan yang bila pada tahun lalu sekitar 5 miliar dolar AS, diperkirakan nilainya akan tetap (stagnan). Karena harga perangkat tersebut semakin murah.

“Untuk itu fokus bisnis ke depan (adalah) aplikasi,” ujar Menkominfo.

Baca juga :   Shopee Gelar Kampanye 3.15 Hari Belanja Konsumen

Apalagi, menurut dia, akan didukung oleh adanya infrastruktur internet yang jauh lebih memadai di seluruh Indonesia seiring dengan proyek palapa ring yang tengah digarap. Dengan infrastruktur internet yang baik, maka penetrasi bisnis e-commerce akan lebih cepat.

Ia menambahkan, saat ini, masih terdapat ketimpangan antara Jawa khususnya Jakarta dan luar Jawa. Ia mengatakan, kemampuan akses internet di Jakarta sampai dengan 7 mbps. Sedangkan di Maluku dan Papua, kemampuan aksesnya saat ini hanya sekitar 300 kbps.

Dengan adanya proyek palapa ring yang ditargetkan pada 1 Januari 2019 seluruh ibu kota kabupaten/kota terkoneksi broadband dapat mengurangi kesenjangan tersebut.

Menurut Rudiantara Indonesia membutuhkan orang-orang yang melek teknologi yang tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen untuk menyediakan layanan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat luas.

Baca juga :   Pemerintah Pantau Penyebaran Virus Petya

“Untuk itu, kami membuka pintu bagi para investor yang siap menjadi mentor dari calon-calon developer dan technopreneur Indonesia, agar dapat memahami kebutuhan lokal bersama, serta membantu memberikan dana yang sesuai dengan kebutuhan tersebut,” katanya lagi.

STEVY WIDIA

Tags: bisnis aplikasideveloperMenkominfo RudiantaraTechnopreneurTeknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Previous Post

Setipe.com Luncurkan Situs Edukasi Kencan Online

Next Post

Dell Hadirkan Layanan Cloud Baru di Indonesia

Related Posts

Telkomsel NextDev ke-11, Dorong Technopreneur Lahirkan Solusi Digital Berbasis AI
STARTUP

Telkomsel NextDev ke-11, Dorong Technopreneur Lahirkan Solusi Digital Berbasis AI

10 Oktober 2025
0
pegawai startup
BIZTECH

Garuda Spark Hub Jadi Wadah Bagi Talenta Digital dan Technopreneur

3 Oktober 2025
0
WebFest.Asia, Konferensi Web Developer Se-Asia Tenggara
BIZTECH

Indonesia dan Uni Emirat Arab Siap Cetak 10 Juta Developer

16 September 2025
0
Load More
Next Post
cloud services

Dell Hadirkan Layanan Cloud Baru di Indonesia

Deteksi Polutan Lingkungan Dengan Hati Ikan

Deteksi Polutan Lingkungan Dengan Hati Ikan

Microsoft Indonesia Siap Bantu RI Cetak 1.000 Technopreneurs

Microsoft Indonesia Siap Bantu RI Cetak 1.000 Technopreneurs

Discussion about this post

Recent Updates

XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version