Future Commerce Indonesia 2019 Pertemukan 1.000 Pelaku Industri Teknologi

Pemberian Future Commerce Awards di Future Commerce Indonesia 2019. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Perkembangan industri digital di Indonesia semakin pesat. Hal itu terlihat pada gelar pameran dan konferensi digital bertajuk Future Commerce Indonesia 2019. Lebih dari 1000 exhibitors dari lintas industri dan teknologi hadir dan bertemu pada acara yang berlangsung pada 29-30 Januari 2019 lalu di Shangri-La Hotel Jakarta.

Mengangkat tema “Shaping the Future of Commerce”, berbagai brand dan ritel terkemuka turut hadir untuk menunjukan 100+ terobosan teknologi terbaru yang dapat membantu mendisrupsi dan membentuk masa depan bisnis komersial untuk tetap unggul di era ekonomi digital.
Richard Ireland, Asia Managing Director of Clarion Events sebagai penyelenggara Future Commerce Indonesia 2019 mengungkapkan, tujuan pameran ini adalah menjadi tempat bertukar wawasan maupun showcase technology bagi para pelaku industri digital, terutama enabler dan startups.

“Kami berharap melalui acara ini para exhibitors maupun pengunjung mendapatkan banyak informasi dan siap dalam menghadapi ekonomi digital yang mencerminkan New Economy di Indonesia,” kata Richard dalam keterangannya, Senin (11/2/2019) di Jakarta.

Baca juga :   Jika e-Commerce Kena Pajak, Startup Disarankan Dapat Insentif

Pameran yang berlangsung selama dua hari ini dibuka dengan opening remark dari Mohammed Sirajuddeen selaku Managing Director – Digital, Digital Commerce Lead, Customer Insights and Growth Lead Accenture yang menyampaikan seberapa pentingnya perusahaan ritel konvensional mulai beralih untuk terintegrasi secara digital. Pameran ini juga diramaikan oleh perwakilan dari Tokopedia, APRINDO (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia), KADIN (Kamar Dagang Indonesia), Accenture dan PT Matahari Department Store Tbk.

Berbagai topik dibahas selama konferensi berlangsung seperti bagaimana bisnis UKM memanfaatkan marketplaces untuk berkembang dan apa saja yang diperlukan untuk memulai perjalanan e-commerce, bagaimana mengerti perilaku konsumen untuk mengoptimasikan pemasaran di berbagai area dengan memaksimalkan customer value sampai memperbaiki supplier management.

Asosiasi Blockchain Indonesia juga turut berpartisipasi dalam konferensi Future Commerce Indonesia dengan tema The Distributed Cloud yang mencakup bagaimana Blockchain bisa menggunakan solusi Cloud dan sebaliknya, nilai bisnis untuk Blockchain, teknik arsitektur untuk menggabungkan Blockchain dan solusi Cloud, dan berbagai perkara bisnis dimana Blockchain digunakan dalam infrastruktur Cloud.

Baca juga :   Plug and Play Investasi Ke Startup Anak Anak

Future Commerce Indonesia 2019 ditutup dengan peluncuran Future Commerce Awards sebagai platform terbaru untuk menghargai kampanye-kampanye terbaik para Exhibitors. Kategori Best Delivery dan Logistics Partner of the Year diraih oleh Grab Express, kategori Best Online Payment Solution Provider of the Year dimenangkan oleh Espay, kategori Marketing Agency of the Year dimenangkan oleh Wunderman dan untuk kategori terakhir Best Engagement and Loyalty Campaign of the Year dimenangkan oleh Oriflame. Ada juga penghargaan untuk Elevator Startup Pitch yang dimenangkan oleh Versafleet.

STEVY WIDIA