Selasa, 17 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

GMV E-Commerce di Indonesia Tumbuh 91%

8 Juni 2021
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Shopee UMKM Kampus Ekspor

Kampus UMKM Shopee Ekspor di Solo. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan venture building berbasis di Singapura, Momentum Works, dalam laporan terbarunya bertajuk ‘Momentum Works Blooming Ecommerce in Indonesia’ mencatat nilai transaksi bruto atau Gross Merchandise Value (GMV) e-commerce di Indonesia tumbuh 91% pada tahun lalu.

Pasar e-commerce ini mayoritas dikuasai perusahaan asal Singapura Shopee. GMV e-commerce di Indonesia pada 2020 mencapai US$ 40,1 miliar atau Rp 573 triliun. Sedangkan, Shopee membukukan GMV pada 2020 sebesar US$ 14,2 miliar atau pangsa pasar 37%.

Posisi kedua diraih oleh e-commerce Tanah Air, Tokopedia, dengan pangsa pasar 35% dan GMV sebesar US$ 14 miliar. “Shopee dan Tokopedia memimpin, dengan kesenjangan yang semakin lebar ke tingkat berikutnya,” kata Jianggan Li CEO Momentum Works dalam laporan ‘Momentum Works Blooming Ecommerce in Indonesia’  baru-baru ini.

Baca juga :   Platform SEVA Cetak GMV Senilai Rp8,4 triliun di 2023

Posisi pasar terbesar ketiga ditempati Lazada dengan 11% pangsa pasar dan GMV US$ 4,5 miliar. Keempat Bukalapak dengan pangsa pasar 7% dan GMV US$ 3 miliar. Sisanya, beberapa pemain e-commerce lain seperti Blibli, JD.ID, atau lainnya.

Menurut Li, Shopee bisa memimpin pasar e-commerce di Indonesia karena menjalankan strategi penargetan pasar secara masal dan bergerak cepat. Selain GMV, Shopee juga mendominasi pasar di hampir semua provinsi. Shopee juga menyalip pasar yang sebelumnya dikuasai oleh e-commerce lainnya di beberapa daerah. Misalnya, pasar Lazada di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten dan Papua Barat kini dikuasai Shopee.

Untuk tingkat kunjungan situs per bulan pada 2020, Shopee juga memimpin dengan 391 juta kunjungan. Sedangkan, posisi kedua ditempati Lazada dengan 356 juta kunjungan. Ketiga Tokopedia dengan 104 juta kunjungan. Keempat, Bukalapak dengan 143 juta kunjungan.

Baca juga :   8 Startup Digital Mendapat Pendanaan Senilai Rp10 Miliar Lebih dari Program Scalebox

Faktor lainnya, Shopee mempunyai keunggulan sebagai platform Internasional. Pembeli akan mendapatkan akses terhadap pilihan barang yang lebih banyak, seperti dari penjual di Tiongkok, Malaysia, Vietnam, dan negara lain.

 

STEVY WIDIA

Tags: e-commerce di IndonesiaGMV e-commerceGross Merchandise Value (GMV)Momentum Works
Previous Post

Kolaborasi ITDRI dan Huawei dalam 5G On Boarding for Telkom Senior Leader

Next Post

Layanan TelkomGroup di Jayapura Kembali Normal

Related Posts

TikTok Shop
e-COMMERCE

TikTok Shop Indonesia Tembus Rp200 Triliun, Jadi Pasar Terbesar Kedua di Dunia

12 Februari 2026
0
grabfood
BIZTECH

Momentum Works: Pasar Food Delivery Asia Tenggara Tumbuh 18% pada 2025, GMV US$22,7 Miliar

28 Januari 2026
0
e-commerce
Headline

Momentum Works: Nilai GMV e-Commerce Asia Tenggara Capai US$145,2 Miliar pada 2024

26 Juni 2025
0
Load More
Next Post
Layanan TelkomGroup di Jayapura

Layanan TelkomGroup di Jayapura Kembali Normal

Indah Catur Agustin

Indah Catur Agustin : Jadi Jutawan Berkat Jualan Produk Bedding Accessories

Alodokter Dapatkan Modal Segar Dipimpin Sequis Life

Alodokter Dapat Suntikan Dana Segar Dari MDI dan Samsung

Discussion about this post

Recent Updates

SK Innovation E&S

Dukung Startup Hijau, SK Innovation E&S Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda di Indonesia

17 Februari 2026
Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
SK Innovation E&S

Dukung Startup Hijau, SK Innovation E&S Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda di Indonesia

17 Februari 2026
Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version