Senin, 16 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

GMV e-Commerce Indonesia Naik Hingga US$ 56 Miliar Pada 2022

22 September 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
Harbolnas Gairahkan Bisnis e-Commerce Indonesia

Ratusan e-commerce ramaikan Harbolnas di Indonesia. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Laporan tahunan SYNC Asia Tenggara Meta dan Bain & Company yang bertema “Ekonomi Digital dan Masa Depan e-Commerce di Wilayah Asia Tenggara”, menyebutkan, prospek belanja digital di Indonesia masih tetap positif. Nilai barang dagangan bruto pada sistem perdagangan elektronik (e-commerce gross merchandise value/GMV) naik menjadi US$ 56 miliar pada 2022.

Hal itu sebagian besar didorong oleh pertumbuhan stabil populasi konsumen digital di Tanah Air yang merupakan tertinggi di antara Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Indonesia kini punya sekitar 168 juta konsumen digital yang mencakup sekitar 46% dari populasi berusia 15 tahun ke atas.

“(Jumlah) itu sedikit lebih tinggi dari angka tahun lalu sebanyak 154 juta, berarti ada tambahan 14 juta konsumen digital,” ujar Edy Widjaja Partner di Bain & Company dalam keterangannya, Kamis (22/9/2022).

Baca juga :   Program Inkubasi dan Akselerasi Startup Indigo Rebranding Jadi Pengembang End-to-end

Menurut laporan SYNC itu, hampir tiga tahun memasuki masa pandemi Covid-19, konsumen digital Indonesia masih terus mengandalkan beragam kanal (omnichannel) untuk tetap dapat menikmati belanja online dan berkunjung ke toko-toko di pusat perbelanjaan.

Selain itu, lebih dari 80% konsumen Indonesia yang menjalani proses pra dan pascapembelian menganggap saluran online serta channel offline masih sangat penting pada saat tahap pembelian.

Pertumbuhan tersebut juga seiring dengan prospek keseluruhan kawasan Asia Tenggara yang tetap positif dengan GMV e-commerce diperkirakan tumbuh menjadi US$ 129 miliar tahun 2022 dari US$ 112 miliar pada 2021, serta diperkirakan terus naik menjadi US$ 280 miliar tahun 2027.

Total populasi konsumen digital di Asia Tenggara masih terus bertumbuh dan diperkirakan mencapai 370 juta orang pada akhir 2022, di mana 82% dari total populasi berusia 15 tahun ke atas. Angka ini juga diproyeksikan meningkat lebih lanjut menjadi 402 juta orang tahun 2027.

Baca juga :   Perkuat Pemberdayaan UKM, Kemendag Gandeng MatahariMall.com

“Evolusi baru konsumen digital ini tidak diragukan lagi akan menjadi kekuatan pendorong pertumbuhan nilai GMV e-commerce Asia Tenggara” imbuh Edy.

Dengan profil demografis jangka panjang yang menguntungkan dan karena Asia Tenggara memimpin dalam adopsi teknologi masa depan, lanjut dia, pebisnis disarankan fokus untuk tetap berada di jalur yang tepat di wilayah ini.

Karena itu, pelaku bisnis yang mampu membangun strategi kanal yang terintegrasi dan kapabilitas yang diperlukan, memiliki rantai pasokan yang tangguh, dan memanfaatkan alat dan teknologi terbarukan untuk terlibat dengan konsumen digitalnya akan muncul sebagai pemenang.

Hal itu ditopang oleh prospek jangka panjang Asia Tenggara yang masih terus menguat dengan proyeksi pertumbuhan pendapatan domestik bruto (PDB) dari 2022 hingga tahun 2023, melampaui sebagian besar pasar lain, seperti Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, dan Tiongkok.

Baca juga :   Forum Kewirausahaan Sosial Sankalp Akan Digelar Lagi di Indonesia

Studi pun menunjukkan bahwa Asia Tenggara diperkirakan mampu mempertahankan proyeksi pertumbuhan 5,1% dibandingkan pasar lain, seperti AS (1,3%), Uni Eropa (2,1%), dan Tiongkok (4,7%) pada akhir tahun 2023.

Tingkat inflasi tahunan di Asia Tenggara pada 2022 hingga 2023 juga diperkirakan lebih baik daripada sebagian besar kawasan lain, dengan proyeksi menurun dari 4,2% menjadi 3,3% pada akhir 2023.

 

STEVY WIDIA

Tags: Bain & Companye-commerce gross merchandise value/GMVekonomi digitalSYNC Asia Tenggara Meta dan Bain & Company
Previous Post

Telkomsel Gelar T-Connext, Wadah Pertemuan Pelaku Ekosistem Digital

Next Post

Indonesia Kini Punya Studio Imersif Dengan Teknologi Extended Reality

Related Posts

transaksi QRIS
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Pertumbuhan Ekonomi Digital Menguat, Transaksi QRIS Tap Tembus 1,44 Juta Transaksi

22 Januari 2026
0
Trafik Data Indosat Melonjak Double Digit, Pertanda Ekonomi Digital Makin Meluas
BIZTECH

Trafik Data Indosat Melonjak Double Digit, Pertanda Ekonomi Digital Makin Meluas

8 Januari 2026
0
Pajak
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Setoran Pajak Ekonomi Digital Capai Rp44,55 Triliun hingga November 2025

29 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Studio Imersif XR

Indonesia Kini Punya Studio Imersif Dengan Teknologi Extended Reality

Crypto-exchanges

Listing di BitMart, Aset Kripto dari VCGamers Masuki Pasar Global

infrastruktur datacenter

Perkuat Infrastruktur, Telkom Bidik Potensi Konektivitas Asia Pasifik

Discussion about this post

Recent Updates

Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
Pembayaran Berbasis Agen AI

DBS dan Visa Luncurkan Pilot Project Pembayaran Berbasis Agen AI Pertama di Asia Pasifik

16 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
Pembayaran Berbasis Agen AI

DBS dan Visa Luncurkan Pilot Project Pembayaran Berbasis Agen AI Pertama di Asia Pasifik

16 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version