Rabu, 8 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Google Batasi Pengembangan Aplikasi Mata-Mata Stalkerware

21 September 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
google play

Google Play. (Foto: Ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Google mengumumkan kebijakan yang akan membatasi kemampuan pengembang aplikasi mata-mata stalkerware di Play Store. Kebijakan baru itu berupa pemberitahuan yang sering kepada pengguna ponsel saat aplikasi mengirim data, serta ikon yang mengidentifikasi aplikasi terebut sebagai layanan pemantauan.
“Aplikasi ini tidak dapat digunakan untuk melacak seseorang (pasangan, misalnya) tanpa sepengetahuan atau izin yang bersangkutan. Harus ada pemberitahuan terus-menerus ditampilkan ke pengguna saat data sedang dikirim, kebijakan tersebut akan berlaku mulai 1 Oktober.” kata Google dalam keteranganya baru-baru ini.

 

Pembaruan kebijakan ini juga meluruskan kebijakan yang baru berlaku pada 12 Agustus kemarin yang memiliki pesan tersirat bahwa pengguna dilarang menggunakan aplikasi untuk melacak anak-anak, tetapi diizinkan untuk menggunakannya untuk melacak orang dewasa tanpa persetujuan atau sepengetahuan mereka.

Baca juga :   Startup Kalian Ingin Mendapat Pendanaan? Gabung Saja di Indigo Creative Nation

 

Kini Google akan mengizinkan aplikasi untuk tujuan pemantaan anak dibawah umur, tetapi dengan catatan aplikasi harus memenuhi beberapa kriteria agar diizinkan. Kemudian aplikasi, yang terkait dengan kekerasan dalam rumah tangga dan penguntitan, berada di area abu-abu legal. Pembuat perangkat lunak dapat tetap dapat memasarkanya selama mereka tidak ditujukan sebagai alat untuk memata-matai orang dewasa.

 

Hal ini juga sejalan dengan keputusan Federal Trade Commission (FTC) pada tahun 2019 yang juga mewajibkan pembuat aplikasi pemantauan untuk menyertakan ikon yang terlihat untuk memberi tahu pengguna bahwa aplikasi tersebut telah diinstal di ponsel mereka, tetapi membuat pengecualian untuk konsumen yang merupakan orang tua dari anak-anak di bawah umur.

Baca juga :   Google.org Donasikan US$1,24 Juta Untuk Bantu Perkuat Ketahanan Pangan di Indonesia

Perlu diketahui, Google sebelumnya tidak mengizinkan aplikasi stalkerware di Play Store, dan telah menghapus banyak aplikasi karena memungkinkan pelanggan secara diam-diam melacak perilaku ponsel seseorang tanpa sepengetahuan bersama.

Jenis aplikasi mata-mata ini cukup populer, dan tumbuh subur di Android, bahkan dilaporkan oleh Kaspersky meningkat sebanyak lebih dari tiga kali lipat selama delapan bulan terakhir di 2019. Menurut perusahaan keamanan siber itu ada sebanyak 37.532 pengguna yang setidaknya pernah satu kali menemukan aplikasi jenis stalkerware. Angka ini juga meningkat sebanyak 35% dari tahun sebelumnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: aplikasi mata-mataGoogleplaystorestalkerware
Previous Post

Transaksi UMKM Tumbuh 26% Kuartal II 2020

Next Post

Lectorobin Tempat Sampah Pintar Berbasis IoT

Related Posts

Grup GoTo
Features

Perjalanan GoTo dari Startup Call Center hingga Raksasa Ekosistem Digital Indonesia

28 Februari 2026
0
startup AI
Technology

Untuk Perkuat Daya Saing Startup AI Nasional Komdigi Gandeng Google

27 Februari 2026
0
Google
Technology

Google Blokir 1,75 Juta Aplikasi dan 80 Ribu Akun Pengembang

26 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Lectorobin Tempat Sampah Pintar Berbasis IoT

Lectorobin Tempat Sampah Pintar Berbasis IoT

InfraDigital Gandeng CICIL Luncurkan Dana Talangan Untuk Lembaga Pendidikan

InfraDigital Gandeng CICIL Luncurkan Dana Talangan Untuk Lembaga Pendidikan

Penambangan Kripto

Cryptomining: Musuh Tersembunyi Di Balik UKM di Asia Tenggara

Discussion about this post

Recent Updates

Pasar Karbon ASEAN

RI dan ASEAN Percepat Pasar Karbon, Potensi Pendapatan Tembus US$3 Triliun

8 April 2026
Google Gemini AI

Sekarang AI Google Gemini Bisa Diakses Lewat Paket Data Indosat

8 April 2026
Kenangan Coffee Taiwan

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Buka Gerai Pertama di Taipei

8 April 2026
Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

8 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Pasar Karbon ASEAN

RI dan ASEAN Percepat Pasar Karbon, Potensi Pendapatan Tembus US$3 Triliun

8 April 2026
Google Gemini AI

Sekarang AI Google Gemini Bisa Diakses Lewat Paket Data Indosat

8 April 2026
Kenangan Coffee Taiwan

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Buka Gerai Pertama di Taipei

8 April 2026
Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

8 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version