Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Google Hapus 600 Aplikasi Mengganggu

23 Februari 2020
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
google play

Google Play. (Foto: Ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Google menghapus sedikitnya 600 aplikasi mengganggu dari toko aplikasi Play Store. Penghapusan ratusan aplikasi dari Play Store ini dilakukan sebagai upaya mengendalikan penipuan iklan seluler yang sering terjadi.

Kebijakan Google tidak mengizinkan adanya iklan yang ditampilkan ketika aplikasi tidak digunakan serta iklan yang menipu pengguna untuk mengklik secara tidak sengaja.

Google juga mendefinisikan ulang apa itu iklan mengganggu. Menurut Senior Product Manager Google Per Bjorke, iklan mengganggu adalah “iklan yang ditampilkan ke pengguna dengan cara tak diinginkan. Itu termasuk iklan yang mengganggu fungsi perangkat.”

Batasan mengganggu antara lain adalah menutupi layar dengan iklan hingga pop-up iklan yang kerap muncul di layar saat pengguna sedang menelepon atau memakai aplikasi navigasi.

Google telah mengembangkan sebuah pendekatan berbasis machine learning untuk membantu mereka mendeteksi iklan yang tak sesuai konteks. Machine learning inilah yang membantu Google menghapus setidaknya 600 iklan mengganggu. Tak hanya itu, pengembang aplikasi-aplikasi ini juga diblokir.

“Pengembang jahat memang kini lebih pintar dalam membuat iklan-iklan mengganggu. Namun kami juga mengembangkan teknologi-teknologi baru untuk melindungi pengguna dari iklan yang jahat dan mengganggu,” kata Bjorke yang dilansir The Verge, Jumat (21/2/2020).

Menurut laporan yang dipublikasi BuzzFeed News, kebanyakan aplikasi jahat dibuat oleh para pengembang yang berbasis di Tiongkok, India, dan Singapura. Parahnya, iklan-iklan mengganggu ini menyasar pengguna berbahasa Inggris.

STEVY WIDIA

Tags: aplikasiGoogle
Previous Post

Grab Beroleh Dana Segar dari MUFG

Next Post

Menristek Targetkan Indonesia Tambah 5 Unicorn

Related Posts

Google Kasih AI Plus Gratis 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Bisa Bantu Skripsi hingga Riset
Technology

Google Kasih AI Plus Gratis 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Bisa Bantu Skripsi hingga Riset

26 Agustus 2026
0
Google Gemini AI
Technology

Google sebut Indonesia Juara Kreatif AI di Asia Tenggara, Mampu Hasilkan 9 Juta Gambar per Hari

29 Juli 2026
0
Google hibah ION perdagangan digital
Digital Business

Dukung Perdagangan Digital Terbuka, Google Kucurkan Hibah US$1,5 Juta untuk Indonesia Open Network

27 Juli 2026
0
Load More
Next Post
Start Summit

Menristek Targetkan Indonesia Tambah 5 Unicorn

Milenial Perlu Rencanakan Keuangan Sedini Mungkin

Milenial Perlu Rencanakan Keuangan Sedini Mungkin

Tim Indonesia Jadi Runner Up di Final Microsoft Imagine Cup Asia 2020

Tim Indonesia Jadi Runner Up di Final Microsoft Imagine Cup Asia 2020

Discussion about this post

Recent Updates

Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 8

6.000 Generasi Muda Asah Computational Thinking di Samsung Innovation Campus Batch 8

3 Oktober 2026
Konsumen Cerdas Lazada

Konsumen Makin Cerdas, Lazada Catat Selisih Belanja eCommerce Rp65 Triliun

3 Oktober 2026
Transaksi ALTO Network 2026

Transaksi Naik 96%, ALTO Network Gandeng 7 Mitra Perbankan dan Dompet Digital

3 Oktober 2026
ROG XBOX Ally X20, Padukan Nostalgia dan Teknologi Gaming Masa Depan

ROG XBOX Ally X20, Padukan Nostalgia dan Teknologi Gaming Masa Depan

3 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 8

6.000 Generasi Muda Asah Computational Thinking di Samsung Innovation Campus Batch 8

3 Oktober 2026
Konsumen Cerdas Lazada

Konsumen Makin Cerdas, Lazada Catat Selisih Belanja eCommerce Rp65 Triliun

3 Oktober 2026
Transaksi ALTO Network 2026

Transaksi Naik 96%, ALTO Network Gandeng 7 Mitra Perbankan dan Dompet Digital

3 Oktober 2026
ROG XBOX Ally X20, Padukan Nostalgia dan Teknologi Gaming Masa Depan

ROG XBOX Ally X20, Padukan Nostalgia dan Teknologi Gaming Masa Depan

3 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version