Minggu, 15 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Google Maps Akan Tampilkan Rute Ramah Lingkungan

1 April 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
Google Maps

Google Maps memberi jadwal dan rute commuter line. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Google Maps dikabarkan akan mulai mengarahkan pengemudi untuk melalui jalan yang paling ramah lingkungan. Artinya, rute akan diarahkan ke perjalanan yang menghasilkan jejak karbon terendah dengan data lalu lintas dan kemiringan jalan.

Jika rute alternatif jauh lebih cepat, Google akan menawarkan pilihan dan memungkinkan pengguna membandingkan perkiraan emisi.

“Apa yang kami lihat adalah untuk sekitar setengah dari rute, kami dapat menemukan opsi yang lebih ramah lingkungan dengan trade-off yang minimal atau tanpa biaya waktu,” kata Russell Dicker, direktur produk di Google dikutip dari BBC, Rabu (31/3/2021).

Rencananya, fitur ini pertama kali akan diluncurkan di Amerika Serikat pada akhir 2021, baru kemudian dilanjutkan untuk perilisan secara global. Saat diluncurkan rute default di aplikasi Google Maps akan menjadi opsi “ramah lingkungan”, kecuali pengguna memilih untuk tidak menggunakannya.

Baca juga :   Google Maps Hadirkan Fitur Kepadatan Penumpang Transportasi Umum

Mesin pencari milik Alphabet ini menggunakan data emisi berdasarkan pengujian di berbagai jenis mobil dan tipe jalan, berdasarkan wawasan dari National Renewable Energy Lab (NREL) pemerintah AS.

Juga memanfaatkan faktor data jalan di lereng dan kemiringan dari fitur mobil Street View miliknya bersama dengan citra udara dan satelit.

“Ini adalah contoh bagus dari tiga tren yang muncul bersamaan: data, keberlanjutan, dan pilihan konsumen,” kata Siddharth Pathak, mitra di perusahaan konsultan Kearney.

Mulai Juni mendatang Google akan memperingatkan pengemudi tentang perjalanan melalui zona emisi rendah di mana beberapa kendaraan dilarang. Ini umum terjadi di negara-negara seperti Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, dan Inggris.

Baca juga :   Perkuat Portofolio, AkzoNobel Hadirkan Produk Eksterior Premium

“Dari Amsterdam hingga Jakarta, kota-kota di seluruh dunia telah menetapkan zona emisi rendah–area yang membatasi kendaraan berpolusi seperti mobil diesel tertentu atau mobil dengan stiker emisi khusus untuk membantu menjaga kebersihan udara,” kata Google dalam sebuah blog.

Perusahaan menyebut sebagai dukungan terhadap upaya ini, mereka mengerjakan peringatan untuk membantu pengemudi lebih memahami waktu penentuan guna melewati rute dari salah satu zona tersebut.

Pengguna Google Maps juga dapat membandingkan mobil, bersepeda, transportasi umum, dan opsi perjalanan lainnya di satu tempat alih-alih beralih di antara berbagai bagian dalam fitur baru yang diluncurkan tahun ini.

Kendati demikian, Google mengatakan telah lama mengembangkan praktik berkelanjutan untuk memberi manfaat bagi lingkungan, dan berjanji untuk bebas karbon pada 2030 untuk membantu kota-kota melacak emisi gas rumah kaca.

Baca juga :   Lima Aplikasi dan Situs untuk Pantau Banjir

 

STEVY WIDIA

Tags: fitur jalan ramah lingkunganGoogle Mapsjejak karbon rendah
Previous Post

IDA Tetapkan Similarweb Sebagai Pengukuran Standarisasi Perilaku Digital di Indonesia

Next Post

Arista Miftahul : Raup Omzet Puluhan Juta dari Jualan Mie Ayam

Related Posts

Google Maps Permudah Pengguna Kursi Roda Temukan Lift
News

Waspadai Jebakan Ulasan Palsu di Google Maps

8 Juli 2025
0
GoTo x Google Maps
News

Hadirkan Pengalaman Pemetaan yang Unggul, Gojek Gandeng Google Maps

25 Maret 2025
0
Google Maps Permudah Pengguna Kursi Roda Temukan Lift
Headline

Google Maps Telah Membantu Anda Menjelajahi Dunia Selama 18 Tahun

12 Februari 2023
0
Load More
Next Post
Arista Miftahul

Arista Miftahul : Raup Omzet Puluhan Juta dari Jualan Mie Ayam

Shopee Target Ekspor Sejuta Lebih Produk UMKM

1000 UMKM Ikut Pelatihan Awal Eksportir Baru Dari Shopee Dan Sekolah Ekspor

mobil listrik

MSIG Indonesia Dukung Kehadiran Mobil Listrik di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version