Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Google Resmi Akuisisi HTC

1 Februari 2018
in News
Reading Time: 1 min read
Google Sedia Perangkat Untuk Ubah Data Jadi GIF

Google. (Foto: ilustrasi/Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Google resmi mengakuisisi bagian dari bisnis HTC. Kedua perusahaan baru-baru ini telah mengumumkan penyelesaian dari akuisisi senilai Rp 14,6 Triliun.

“Hari ini, kami mulai menggali dengan rekan tim baru kami, yang dipandu oleh misi untuk menciptakan pengalaman yang sangat membantu bagi orang-orang di seluruh dunia, dengan menggabungkan yang terbaik dari AI, perangkat lunak dan perangkat keras Google,” kata Osterloh dilansir Engadget, Rabu (31/1/2018).

Tim di belakang ponsel Pixel bergabung dengan Google, sementara HTC akan melanjutkan untuk membuat perangkat mobile di bawah brand milik mereka sendiri. Perusahaan juga menggunakan produk Vive untuk bersaing di bisnis Virtual Reality. Perusahaan juga mengatakan akan mengupayakan inovasi teknologi AR, AI dan IoT. Dalam posting-an di blog, Rick Osterloh, SVP Hardware Google mengatakan bahwa pihaknya memulai menggali dengan rekan tim baru mereka.

Baca juga :   Perkuat Kehadirannya di Asia Tenggara, WhiteCoat Akuisisi Good Doctor

Menurut Osterloh, setelah kesepakatan ini, Taipei akan menjadi situs engineering Google terbesar di kawasan Asia Pasifik. Ini adalah tahun ketiga perusahaan di bidang perangkat keras, dan ini tampaknya bagian dari penggalian untuk jangka panjang.

Pada September 2017 dilaporkan, Google telah sepakat untuk mengakuisisi sebagian tim teknik dan desain HTC dengan mahar senilai US$ 1,1 miliar atau setara dengan Rp14,6 triliun. Raksasa teknologi itu merekrut kader veteran yang bekerja untuk ponsel Pixel dan dapat memperkuat bisnis hardware.

Google Alphabet memboyong sekira 2.000 karyawan yang berpengalaman mengerjakan perangkat Pixel. Langkah ini bermaksud untuk menampilkan fitur dari software Android yang kini mendominasi smartphone di dunia.

Baca juga :   Google Maps Tingkatkan Layanan Informasi Transportasi Publik Jakarta

Kesepakatan ini juga dilengkapi dengan perjanjian lisensi non-eksklusif untuk kekayaan intelektual milik HTC. Berkat kesepakatan itu, kini Google mendapatkan kontrol yang lebih ketat atas perancangan dan produksi Pixel serta perangkat lainnya. Gadget tersebut turut menjadi bagian dorongan strategis untuk mendistribusikan software penting seperti asisten voice-enabled dan serta lebih menyaingi Apple.

 

STEVY WIDIA

Tags: akuisisiGoogleHTC
Previous Post

EV Hive Gandeng PT Pos Properti Indonesia Luncurkan Ruang Kerja Startup

Next Post

Peluang e-Commerce Lokal Menghadapi Masuknya Raksasa Dunia

Related Posts

Pesan-Antar Makanan
Digital Business

Grab Mulai Ekspansi Di Luar Asia Tenggara, Akuisisi Foodpanda Taiwan

24 Maret 2026
0
Grup GoTo
Features

Perjalanan GoTo dari Startup Call Center hingga Raksasa Ekosistem Digital Indonesia

28 Februari 2026
0
startup AI
Technology

Untuk Perkuat Daya Saing Startup AI Nasional Komdigi Gandeng Google

27 Februari 2026
0
Load More
Next Post
4 Tantangan e-Commerce Indonesia di 2018

Peluang e-Commerce Lokal Menghadapi Masuknya Raksasa Dunia

Amanda Susanti : Ingin Bantu Sejahterakan Petani

Amanda Susanti : Ingin Bantu Sejahterakan Petani

Ciputra : Tumbuhkan Minat Masyarakat Muda Jadi Entrepreneur

Ciputra : Tumbuhkan Minat Masyarakat Muda Jadi Entrepreneur

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version