Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Hadapi MEA Dengan Sertifikasi Profesi

15 April 2016
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Hadapi MEA Dengan Sertifikasi Profesi

pelatihan sertifikasi TIK oleh kominfo. (foto : bpptik.kominfo.go.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Persaingan para tenaga profesional semakin ketat di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Oleh karena itu penting adanya sertifikasi bagi profesi yang standar dan diakui internasional.

Hal itu dikemukakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution . “Kita sudah masuk MEA. Bahwa ASEAN sudah sepakat dan mengakui delapan jenis profesi yang terbuka, asal memegang sertifikat yang standar dan diakui internasional,” kata Darmin Kamis (14/4/2016) di Jakarta.

Menurut dia sertifikasi bagi profesi itu penting. Apalagi di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sekarang ini sudah dibuka delapan jenis profesi tersertifikasi yang diperbolehkan untuk melintasi batas negara.  Karena itu, program pelatihan tenaga kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) harus lebih ditingkatkan.

“Semua negara sebetulnya sangat mengandalkan pelatihan dalam meningkatkan SDM. Lebih konkret, tajam, dan biayanya tidak terlalu tajam, karena waktu tidak bertahun-tahun. Tapi di masa lalu kita berpikir pelatihan dilakukan oleh pemerintah, BLK,” jelas dia.

Baca juga :   Mahasiswa Harus Siap Beradaptasi Dengan Tren Industri

Oleh karena itu, Darmin mengajak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan sertifikasi profesi bekerja sama dengan pemerintah pusat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing SDM Indonesia di era MEA.

“Harusnya ada sertifikasi standar kompetensi, akreditasi, dan sertifikasi. Kita punya Kemenaker yang susun kebijakan. Kita punya Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). ASEAN sudah mengembangkan proses standar kompetensi dan sertifikasi lebih cepat dari kita,” pungkasnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: Darmin NasutionMasyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)sertifikasisertifikasi profesi
Previous Post

Sendy Prayogo Sabet Juara 1 MEAVIC dari Kemendag

Next Post

TelkomSigma Kembangkan e-Tourism

Related Posts

LIVE Host Profesional Jadi Tren Profesi Baru Platform Penjualan Online
Digital Business

ULBI Gandeng TikTok Shop Gelar Program Sertifikasi LIVE Host

18 November 2025
0
Google
Headline

Pelatihan Bersertifikat Ini Bisa Tingkatkan Peluang Kerja Bagi Generasi Muda

23 Januari 2023
0
Pemuda Harus Gali Potensi dan Berani Hadapi Persaingan Global
Headline

Pemuda Harus Gali Potensi dan Berani Hadapi Persaingan Global

17 Mei 2017
0
Load More
Next Post
pariwisata Indonesia

TelkomSigma Kembangkan e-Tourism

Wirausaha Mampu Minimalkan Kemiskinan

Wirausaha Mampu Minimalkan Kemiskinan

6 Tim Indonesia lolos “Young Social Entrepreneurs”

6 Tim Indonesia lolos "Young Social Entrepreneurs"

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version