HMD Global Gandeng Qualcomm Untuk Paten

(ki-ka) Thomas Hong, Executive VP Regional Electronics Lazada Group, Mark Trundle Country manager Indonesia dan ANZ, HMD Global, Irvan Hasibuan HMD Trainer Lead Indonesia dan Shannedy Ong Country Director Qualconn Indonesia pada peluncuran Nokia 8 di Jakarta. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

youngster.id - HMD Global Oy telah kesepakatan untuk menandatangani lisensi paten dengan Qualcomm Incorporate. Untuk itu, Qualcomm memberikan hak pada HMD Global menggunakan paten perusahaan dalam mengembangkan, memproduksi, dan menjual perangkat utuh bermerek yang terkoneksi dengan 3G, 4G dan 5G dalam single-mode ataupun multi-mode.

“Kolaborasi kami dengan Qualcomm memungkinkan kami membawa inovasi terdepan yang ada di pasar, dan juga di saat yang sama membuktikan janji kami pada konsumen,” kata Florian Seiche CEO HMD Global dalam keterangan tertulis, Selasa (14/5/2019).

Perjanjian itu akan berlaku secara global. Kesepakatan itu meliputi perangkat single-mode yang hanya dapat terkoneksi dengan satu jaringan (3G/4G/5G) ataupun dengan perangkat multi-mode yang dapat menggunakan pelbagai jaringan soluler. Tentunya, perangkat itu diproduksi dan dipasarkan oleh HMD Global dengan nama merek Nokia.

Qualcomm menyambut baik kemitraan terbarunya itu. Perusahaan yang mengklaim memimpin transisi menuju jaringan telekomunikasi kelima itu bangga untuk menciptakan perangkat yang mendukung jaringan 5G bersama HMD Global.

Baca juga :   UMKM Tulang Punggung Ekonomi ASEAN

“Qualcomm sangat bangga jika terobosan teknologi 3G/4G/5G kami dapat tersedia bagi OEM global seperti HMD Global dan membantu mereka menciptakan produk yang ditunggu-tunggu di seluruh dunia,” kata Alex Rogers Executive Vice President and President, Qualcomm Technology Licensing.

HMD Global Oy berpusat di Espoo, Finlandia. Mereka mendesain dan memasarkan berbagai smartphone dan feature phone dengan merek Nokia karena mereka memegang lisensi ekslusif untuk perangkat ponsel dan tabletnya.

Sementara itu, Qualcomm bermarkas di California dan terdaftar di Bursa Efek Nasdaq dengan nama QCOM. Perusahaan itu bergerak di industri telekomunikasi, dipimpin oleh Steven M. Mollenkopf.

STEVY WIDIA