Rabu, 7 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Huawei Dan 22 Operator Siap Dukung 5G di Seluruh Dunia

24 November 2018
in News
Reading Time: 2 mins read
Internet 5G Bisa Ciptakan Industri Baru

Teknologi 5 G diperkenalkan di Jepang. (Foto : istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perkembangan teknologi 5G segera menyebar di seluruh dunia. Perusahaan global penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terkemuka Huawei pun menegaskan komitmennya untuk mendukung komersialisasi teknologi 5G. Untuk itu sudah ada 22 kontrak kerja sama komersial untuk 5G bersama berbagai operator di seluruh dunia.

“Huawei telah mendapat pengakuan terhadap kemampuan solusi 5G yang bersifat end-to-end. Sejauh ini kami telah menandatangani 22 kontrak komersial untuk 5G dan bekerja sama dengan lebih dari 50 operator untuk ujicoba 5G. Lewat investasi dan inovasi yang berkesinambungan, kami berkomitmen untuk membantu operator dalam mengimplementasikan jaringan 5G dengan mudah, cepat dan efisien,” kata Ryan Ding Executive Director dan President Grup Bisnis Jaringan Huawei dalam gelaran Global Mobile Broadband Forum (MBBF) baru-baru ini di London, Inggris.

Dalam sesi pemaparan utama yang berjudul “5G is ON, Taking Mobile to New Horizons”, Ding menekankan bahwa teknologi 5G akan mengantarkan industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memasuki era baru karena peningkatan kapasitas koneksi hingga sepuluh kali lipat. Teknologi 5G disebut akan menghadirkan peluang bisnis baru dalam industri selular. Rilis 15– spesifikasi pertama untuk 5G– berfokus pada enhanced mobile broadband (eMBB) yang akan memungkinkan setiap individu mengonsumsi lebih banyak lagi lewat koneksi yang dihadirkan.

“5G memungkinkan setiap rumah memiliki bandwith berkecepatan tinggi, sekaligus menjadikan koneksi berbasis WTTx sebagai pilihan utama. Teknologi tersebut juga memungkinkan berbagai skenario seperti koneksi massal, kecepatan supercepat, dan latensi ultra-rendah yang akan menciptakan bisnis model baru serta menghadirkan nilai bisnis tambahan bagi operator,” kata Ding.

Ding memaparkan saat ini sejumlah operator telah mengambil langkah terdepan dalam pengimplementasian 5G, karena mereka yang tergolong sebagai early adopter akan merasakan manfaat terlebih dulu.

Lebih lanjut, dia mengatakan perkembangan teknologi 5G begitu cepat dikarenakan dua faktor. Pertama, negara yang menjadi early adopter 5G adalah Negara maju yang mewakili sepertiga populasi dunia, sehingga skala adopsinya lebih besar daripada era gelombang komersialisasi 3G dan 4G. Kedua, pelopor 5G adalah industri perangkat. Ponsel pintar 5G yang pertama akan segera hadir pada 2019, termasuk ponsel lipat 5G yang akan menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengguna. Para pemimpin industri ponsel diprediksi akan meluncurkan ponsel budget (dengan harga sekitar US$100) segera setelah jaringan 5G resmi bergulir secara komersial.

“Setiap generasi jaringan memiliki tantangannya sendiri, termasuk komersialisasi 5G. Kami menganalisis kompleksitasnya dan menghadirkan dengan cara yg mudah. Kolaborasi yang erat dengan operator akan memungkinkan kami untuk menghadirkan kemudahan tersebut,” kata Ding.

Dalam pemaparannya Ding juga mengenalkan solusi inovatif Huawei dalam memudahkan implementasi 5G bagi operator. Solusi kompak Massive MIMO adalah unit antena aktif (AAU) terkecil dan teringan di dunia, namun kuat dan dapat diandalkan bahkan dalam skenario bencana topan level-15. Solusi tersebut sekaligus dapat mengurangi biaya operasional sewa yang dikeluarkan operator. Selain itu, Huawei juga menyediakan solusi decoupling yang memungkinkan tersedianya jaringan 4G dan 5G C-band secara bersamaan, sehingga pengguna semakin nyaman dalam berselancar.

Sementara solusi 5G power dan microwave membantu operator dalam membangun jaringan 5G dengan lebih cepat dan mudah, plus biaya yang lebih murah. Huawei juga memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam membantu operator menyederhanakan operasi dan pemeliharaan jaringan serta memangkas biaya operasional mereka.

“Perbuatan berbicara lebih keras dari sekedar kata-kata, 5G sudah dimulai dan kami siap untuk bekerja sama dengan semua pihak dalam mendorong perkembangan industri berbasis 5G,” kata Ding.

STEVY WIDIA

Tags: huaweikomersialisasi 5G
Previous Post

#KadoUmrohAllianz Berbagi Cerita Inspiratif Ibadah Umroh

Next Post

8 Finalis Levi’s Band Hunt 2018 Bertarung di Jakarta

Related Posts

Huawei Perluas Akses ke Ekosistem Teknologi, Sudah 100 Toko Experience di Indonesia
Industry

Huawei Perluas Akses ke Ekosistem Teknologi, Sudah 100 Toko Experience di Indonesia

30 September 2026
0
Huawei Peerium Computing Architecture AI
Technology

Huawei Luncurkan Arsitektur Peerium Computing, Hubungkan Jutaan Prosesor AI dalam Satu Sistem

21 September 2026
0
Huawei Dorong Jaringan Kampus 10 Gbps untuk Era AI
Technology

Huawei Dorong Jaringan Kampus 10 Gbps untuk Era AI

1 September 2026
0
Load More
Next Post
8 Finalis Levi’s Band Hunt 2018 Bertarung di Jakarta

8 Finalis Levi’s Band Hunt 2018 Bertarung di Jakarta

Go-Jek Kembangkan Layanan Konten Video

Peningkatan Pengguna GO-JEK Naik 20%

Bangunan Pintar Dengan Teknologi IoT

Tips Keamanan Berbelanja Perangkat IoT

Discussion about this post

Recent Updates

strategi investasi MDI Ventures

MDI Ventures Ubah Strategi Investasi, Fokus ke AI Enterprise dan Aset Digital di Asia Tenggara

6 Oktober 2026
Pembiayaan Digital BRI Finance

Transaksi Mobile Banking Naik 47%, Penyaluran Pembiayaan Digital BRI Finance Tumbuh 65%

6 Oktober 2026
AC pintar teknologi AI

Teknologi AI Bikin AC Pintar Lebih Efisien Energi

6 Oktober 2026
Rekening Emas BRI

Rekening Emas BRI Tembus 3 Juta Rekening, Tumbuh 1.000% Lebih di BRImo

6 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
strategi investasi MDI Ventures

MDI Ventures Ubah Strategi Investasi, Fokus ke AI Enterprise dan Aset Digital di Asia Tenggara

6 Oktober 2026
Pembiayaan Digital BRI Finance

Transaksi Mobile Banking Naik 47%, Penyaluran Pembiayaan Digital BRI Finance Tumbuh 65%

6 Oktober 2026
AC pintar teknologi AI

Teknologi AI Bikin AC Pintar Lebih Efisien Energi

6 Oktober 2026
Rekening Emas BRI

Rekening Emas BRI Tembus 3 Juta Rekening, Tumbuh 1.000% Lebih di BRImo

6 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version