Senin, 5 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Huawei Luncurkan Core Chip BTS 5G

26 Januari 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
Huawei Luncurkan Core Chip BTS 5G

Ryan Ding, Huawei Executive Director of the Board and Carrier BG CEO. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan global penyedia infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi dan perangkat cerdas Huawei mengumumkan peluncuran core-chip pertama yang dirancang khusus untuk base station 5G. Chip yang diberi nama Huawei TIANGANG itu memiliki kemampuan untuk mendukung gelaran jaringan 5G yang telah disederhanakan, bahkan untuk jaringan 5G berskala besar di seluruh dunia.

“Huawei memiliki komitmen kuat untuk terus berinvestasi di bidang sains dan teknologi. Kami berhasil menghadirkan beragam terobosan baru di bidang teknologi, sekaligus menjadi pionir dalam menghadirkan teknologi-teknologi kunci yang mendukung diusungnya 5G komersial dalam skala besar,” tutur Ryan Ding, Huawei Executive Director of the Board and Carrier BG CEO.

Chip 5G end-to-end milik Huawei tersebut mampu mendukung beragam standar dan jenis pita jaringan (termasuk C band, 3.5Ghz, maupun 2.6Ghz), guna menghadirkan akses layanan nirkabel dan microwave terbaik bagi pelanggan.

Dalam kesempatan yang sama, Huawei juga mengatakan bahwa pihaknya telah berhasil membukukan 30 kontrak 5G komersial dan mengapalkan lebih dari 25.000 base station 5G miliknya secara global. “Kapabilitas Huawei sudah tidak diragukan lagi sebagai perusahaan terdepan dalam menghadirkan 5G end-to-end, serta jaringan 5G dan operations & maintenance (O&M) andal yang telah disimplifikasikan. Kami terdepan dalam penggelaran 5G komersial dan pembangunan sebuah ekosistem industri yang paripurna,” kata Ryan Ding.

Baca juga :   Cegah Kecurangan Go-Food Bangun Tim Khusus

Sejumlah terobosan yang diusung Huawei dalam chipset TIANGANG di antaranya dari sisi integrasi, daya komputasi, hingga pitalebar spektral. Chip tersebut terintegrasi secara luar biasa, dalam arti mampu mengintegrasikan power amplifiers (PAs) aktif dengan antenna arrays pasif menjadi sebuah antena yang berukuran sangat kecil, dalam skala besar.

Kapasitas komputasi Huawei TIANGANG 2,5 kali lipat lebih tinggi dari kemampuan chip generasi sebelumnya. Dengan mengusung algoritma mutakhir dan teknologi beamforming tercanggih saat ini, satu chip dapat mengontrol hingga 64 kanal. Ini merupakan pencapaian tertinggi di industri saat ini. Chip ini juga mendukung pitalebar spektral yang sangat tinggi, yakni 200 MHz, sehingga siap untuk mendukung penggelaran-penggelaran masa depan.

Baca juga :   Indosat Ooredoo Hutchison Gandeng Huawei Kembangkan Inovasi Berbasis AI dan Pemberdayaan Talenta Digital

Chip ini juga mengusung serangkaian penyempurnaan pada active antenna units (AAUs) yang revolusioner, sehingga mendukung dibangunnya base stations dengan ukuran 50% lebih kecil, bobot 23% lebih ringan, serta konsumsi daya yang terpangkas hingga 21%. Berkat chip ini, waktu untuk penggelaran base stations 5G menjadi 50% lebih singkat dari penggelaran base station 4G. Fitur-fitur mutakhir yang disematkan pada Huawei TIANGANG diharapkan dapat mengatasi beragam permasalahan, seperti memangkas biaya penggelaran jaringan dan proses akuisisi lahan yang tinggi selama ini.

“Seluruh seri produk yang mendukung skenario 5G tersimplifikasi mampu mendukung disuguhkannya performa dan pengalaman 5G yang paripurna. Produk-produk yang kami hadirkan mendukung proses penggelaran jaringan dan efisiensi O&M secara optimal. Proses penggelaran 5G kini menjadi jauh lebih simpel dibandingkan pada penggelaran 4G,” ungkap Yang Chaobin, President of Huawei 5G Network Product Line.

Pada 9 Januari 2019 lalu, 5G blade base station yang diusung oleh Huawei juga berhasil menyabet penghargaan bergengsi, sebagai First Class Progress in Science and Technology Prize, yang menjadi pengakuan atas keberhasilan Huawei dalam menghadirkan terobosan besar di bidang teknologi dan desain modular terpadu pada 5G blade base station miliknya. Seluruh unit base station mengusung blade form factor. Selain itu, teknologi ini juga memungkinkan pengguna untuk melakukan penggabungan sejumlah modul yang tidak seragam, sehingga proses instalasi base station 5G menjadi lebih simpel dan makin mudah bagi mereka.

Baca juga :   Naik DAMRI Kini Bisa Bayar Pakai ShopeePay

STEVY WIDIA

Tags: Core Chip BTS 5Ghuawei
Previous Post

Creator Reborn, Ajang Karya Kreatif dan Skuad e-Sport Anak Muda

Next Post

GO-PAY Terobos Cara Pembayaran di Sekolah

Related Posts

EDS ASEAN Percepat Adopsi Digital di Kawasan, Latih 100 UKM dari 10 Negara
Headline

EDS ASEAN Percepat Adopsi Digital di Kawasan, Latih 100 UKM dari 10 Negara

6 Desember 2025
0
Huawei Hadirkan Teknologi F5G-A, Wujudkan Fondasi Ultra Giga untuk Indonesia
News

Huawei Hadirkan Teknologi F5G-A, Wujudkan Fondasi Ultra Giga untuk Indonesia

31 Oktober 2025
0
Huawei Mendukung Inovasi dan Transisi Energi Terbarukan di Indonesia
News

Huawei Mendukung Inovasi dan Transisi Energi Terbarukan di Indonesia

25 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
GO-PAY Terobos Cara Pembayaran di Sekolah

GO-PAY Terobos Cara Pembayaran di Sekolah

PermataMobile X,  Super App Untuk Mobile Banking

PermataMobile X, Super App Untuk Mobile Banking

Platform Pembayaran OVO Akan Fokus Bermitra Dengan UKM

OVO Gelar Payday Dengan Cashback 60%

Discussion about this post

Recent Updates

Donasi Digital GoPay Capai Rp 63 Miliar

Ancaman Kejahatan Siber Melalui Kode QR Meningkat

5 Januari 2026
ITSEC Perluas Pengembangan Talenta di Bidang Keamanan Siber dan AI di Asia

ITSEC Perluas Pengembangan Talenta di Bidang Keamanan Siber dan AI di Asia

5 Januari 2026
bluRDN

Jumlah Investor Ritel Naik 32,6%, blu by BCA Digital Luncurkan bluRDN

2 Januari 2026
Aplikasi Zenius

Ironi Sang Pionir: Jatuh Bangun 20 Tahun Zenius dan Pelajaran dari “Taruhan Eksistensial”

2 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Donasi Digital GoPay Capai Rp 63 Miliar

Ancaman Kejahatan Siber Melalui Kode QR Meningkat

5 Januari 2026
ITSEC Perluas Pengembangan Talenta di Bidang Keamanan Siber dan AI di Asia

ITSEC Perluas Pengembangan Talenta di Bidang Keamanan Siber dan AI di Asia

5 Januari 2026
bluRDN

Jumlah Investor Ritel Naik 32,6%, blu by BCA Digital Luncurkan bluRDN

2 Januari 2026
Aplikasi Zenius

Ironi Sang Pionir: Jatuh Bangun 20 Tahun Zenius dan Pelajaran dari “Taruhan Eksistensial”

2 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version