Rabu, 1 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Indonesia Alami Ketimpangan Perkembangan Ekonomi Digital

4 April 2020
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Indonesia Alami Ketimpangan Perkembangan Ekonomi Digital

Managing Partner East Ventures Willson Cuaca dan Kepala BKPM Bahlil Lahadia. (Foto: Istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perkembangan ekonomi digital di Indonesia sangat pesat. Hal ini terlihat dari nilai pasar ekonomi digital Indonesia telah menembus US$40 miliar pada 2019 dan diproyeksikan mencapai US$133 miliiar pada 2025. Namun Laporan East Ventures Digital Competitiveness Index (EVDCI) menunjukkan masih ada ketimpangan ekonomi digital di Indonesia.

Dalam Laporan EVDCI, skor daya saing digital Jawa jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pulau lain, sedangkan selisih skor antara Jakarta dengan provinsi lain di Jawa masih sangat besar. Ketimpangan ini membuat pertumbuhan ekonomi digital jadi lambat.

“Ekonomi digital menjanjikan inklusivitas dan pemerataan ekonomi. Namun, ekonomi digital seringkali hanya dilihat di area tertentu saja. Banyak daerah dari Sabang sampai Merauke yang belum mengecap manfaat dari ekonomi digital,” ungkap Willson Cuaca, Co-founder dan Managing Partner of East Ventures beberapa waktu lalu di Jakarta.

Baca juga :   Orang Indonesia Habiskan 15% Gaji untuk Belanja Online

Dalam laporan EVDCI skor daya saing digital Jakarta 76,8 adalah yang tertinggi di Indonesia. “Infrastruktur internet yang lengkap dan tingkat adopsi digital yang cepat membuat Jakarta sebagai magnet industri digital dan pendiri-pendiri startup baru,” kata Willson lagi.

Namun demikian, dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa meningkatnya penetrasi internet ditopang oleh membaiknya infrastruktur digital yang tersedia di hampir seluruh wilayah Indonesia. Hal itu diyakini akan menjadi peluang bagi ekonomi digital Tanah Air.

Sebagai contoh, kota Malang dengan EV-DCI = 47,2, mampu menempati posisi 10 besar. Posisi Malang sebagai “dapur” industri digital Indonesia membuatnya unggul dalam aspek talenta digital. Demikian juga dengan Balikpapan adalah kota dengan daya saing digital paling tinggi di Kalimantan dengan EV-DCI = 44,2. Kehadiran perusahaan-perusahaan besar di Balikpapan membuatnya sebagai tempat pertemuan pekerja berkeahlian dari seluruh Indonesia.

Baca juga :   Data Scientist, Profesi Vital untuk Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia

Sementara itu, kota dengan daya saing paling tinggi di Sumatra adalah Medan (EV-DCI = 50,3). Hal ini menujukkan meskipun memiliki infrastruktur yang kuat dan pasokan talenta yang memadai, Medan mencatatkan skkor yang rendah dalam hal adopsi digital. Sementara di wilayah bagian timur Indonesia, Makassar adalah kota dengan daya saing paling tinggi (EVDCI = 46,8). Namun, skor penetrasi layanan finansial digital dan tingkat adopsi UMKM atas layanan digital sangat rendah.

“Ini menujukkan bahwa daerah-daerah di Indonesia belum menoptimalkan sumber daya manusia, penggunaan dan pengeluaran ICT, perekonomian,dan kewirausahaan. Potensi ini jika dimanfaatkan secara optimal dapat mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya sektor digital di level daerah maupun nasional,” ujar Willson.

Baca juga :   Tim Mahasiswa UI Wakili Indonesia di Final ICAEW China & South-East Asia Business Challege

Dalam EV-DCI 2020 ada dua pilar utama yang mendorong penetrasi tersebut yaitu infrastruktur digital dan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang kian meluas. Kedua hal tersebut menjadi sektor yang paling kontributif terhadap meningkatnya daya saing digital Indonesia secara umum.

“Kedua pilar tersebut menjadi potensi dan modal besar bagi Indonesia untuk dapat lebih bersaing secara global di bidang digital,” pungkas Willson.

STEVY WIDIA

Tags: East Ventures Digital Competitiveness Index (EVDCI)ekonomi digital
Previous Post

Kominfo Gelar Online Academy DTS 2020

Next Post

Operator Perpanjang Program Internet Gratis

Related Posts

belanja TI
Technology

Pengeluaran Teknologi RI Diprediksi Melonjak 12,5% pada 2026, Tertinggi Kedua di Asia Tenggara

26 Maret 2026
0
Nuon
Technology

Nuon Bangun Model Bisnis Lifestyle Berbasis Ekosistem Berkelanjutan

9 Maret 2026
0
investasi startup Indonesia 2025
Startup & Entrepreneurship

Investasi Startup Indonesia 2025 Tembus US$355 Juta: Sektor New Retail dan Fintech Mendominasi

5 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Optimalkan Kerja di Rumah, Telkomsel Berikan Paket Khusus Layanan CloudX

Operator Perpanjang Program Internet Gratis

Adopsi Teknologi Jadi Senjata Pelaku UMKM Hadapi Persaingan

Pelaku UMKM Perlu Respon Cepat Tanggapi Krisis

Mekari

Klikpajak, Cara Praktis Urus Pajak Saat Pandemi Covid-19

Discussion about this post

Recent Updates

Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version