Sabtu, 3 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Indonesia Membutuhkan SDM Yang Mampu Berinovasi Bidang AI/ML

16 Oktober 2020
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
AI jadi Tools

Tahun 2025, AI Berevolusi Jadi Tools dalam Berbagai Aspek Kehidupan (Foto: Ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Penerapan artificial intelligence dan machine learning (AI/ML) diberbagai industri diprediksi akan meningkatkan produktivitas global sebesar US$13 Triliun. Sayangnya lebih dari 40% perusahaan kekurangan sumber daya manusia di bidang tersebut.

Hal ini tentu menjadi hambatan bagi implementasi teknologi. Untuk itu Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro mengajak anak muda untuk berkarier di bidang AI/ML.

“Saya berharap adanya kontribusi komunitas profesional mancanegara dalam lima bidang prioritias yakni kesehatan, reformasi birokrasi, pendidikan dan riset, ketahanan pangan, dan mobilitas dan kota cerdas,” ujar Menristek Bambang Brodjonegoro dalam keterangannya di forum Going Global Series: Predicting Your Roles in Artificial Intelligence and Machine Learning yang diadakan Global Indonesia Professionals’ Association (GIPA) baru-baru ini.

Dia menegaskan kehadiran para profesional dan eksekutif yang mahir di bidang teknologi sangat dibutuhkan untuk mewujudkan transformasi digital di berbagai industri di Indonesia. Dengan inovasi akan dapat meningkatkan kualitas hidup dan menyukseskan visi Indonesia maju dalam mencapai negara berpenghasilan tinggi sebelum tahun 2045.

Baca juga :   Upaya Tata Skola Mewujudkan Sistem Digitalisasi Keuangan Sekolah

Hal senada juga disampaikan Dubes Indonesia untuk AS Muhammad Lutfi dalam forum itu. Menurut dia,  inovasi penting dalam mempersiapkan Indonesia agar dapat menjadi negara maju sebelum habisnya dividen demografi di tahun 2038. Contoh inovasi yang dibutuhkan menurut Lutfi adalah dalam bidang sustainable infrastructure.

Saat ini produksi listrik di Indonesia yang berasal dari green power plant hanya sebesar kurang dari 5%. Angka ini dikatakannya harus bisa naik hingga 25% di tahun mendatang.

“Indonesia akan dapat melakukan ini dengan orang-orang dan profesional seperti kalian. Semoga dengan teknologi digital ini kita bisa memulai banyak diskusi dan menjadi solusi (terhadap isu ini). Saya mengharapkan bahwa melalui diskusi-diskusi seperti yang diadakan GIPA kali ini, kita dapat mempersiapkan lebih banyak orang untuk mengambil peran utama di pembentukan solusi tersebut,” ujar Muhammad Lutfi, yang pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan dan Kepala BKPM juga.

Baca juga :   Keterampilan Pengelola Data AI Jadi Talenta Primadona di Berbagai Industri

Dalam kesempatan tersebut GIPA juga menghadirkan tiga anak muda Indonesia menjadi narasumber inspiratif yang bekerja di Microsoft, Citigroup, dan Google di Amerika Serikat dan Singapura. “GIPA mengadakan forum Going Global ini untuk memberikan inspirasi bagi anak bangsa di luar negeri dan di Indonesia untuk berani berkarier secara global terutama di bidang AI/ML sebagai program kami untuk pembangunan SDM Indonesia” ujar Steven Marcelino, Chairman dari GIPA.

Nurvirta Monarizqa, putra Indonesia yang menjadi data scientist di Microsoft, Seattle. Lalu Kartina Saifuddin (Wina), seorang Senior Vice President di Citi, New York. Juga Cipta Herwana (Cipta) yang sekarang berkarier sebagai machine learning engineer di Google Pay ini semakin melihat potensi dari implementasi teknologi di berbagai sektor.

Baca juga :   Indonesia Jawara Shell Eco Marathon Asia 2018

“Kalau kita lihat sekarang AI/ML ini sudah mentransformasi berbagai hal, mulai metode penanganan Covid yang diberlakukan di Singapura hingga pengembangan mobil tanpa pengemudi, aku tidak sabar hingga AI/ML bisa membantu manusia dalam mengerjakan hal-hal yang bersifat repetitif,” ujar Cipta.

Tercatat acara ini disaksikan langsung oleh lebih dari 1.100 mahasiswa dan profesional muda yang berdomisili di 120 kota dan 24 negara.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: Artificial Intelligence (AI)Dubes Indonesia untuk AS Muhammad LutfiGlobal Indonesia Professionals’ Association (GIPA)Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN)maching learningMenristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro
Previous Post

Pintek Instant, Solusi Biaya Pendidikan Siswa Di Masa Pandemi

Next Post

Indonesia Bangun Pusat Monitoring Kualitas Layanan Telekomunikasi pada 2021

Related Posts

Kedaulatan AI Menjadi Kunci Masa Depan Digital
News

Kedaulatan AI Menjadi Kunci Masa Depan Digital

12 Desember 2025
0
Dorong Pertumbuhan dan Percepatan Inovasi Berbasis AI di Indonesia
News

Dorong Pertumbuhan dan Percepatan Inovasi Berbasis AI di Indonesia

10 Desember 2025
0
Keterampilan Pengelola Data AI Jadi Talenta Primadona di Berbagai Industri
Headline

Keterampilan Pengelola Data AI Jadi Talenta Primadona di Berbagai Industri

25 September 2025
0
Load More
Next Post
Telkom Dukung Penerapan Bansos E-Warung

Indonesia Bangun Pusat Monitoring Kualitas Layanan Telekomunikasi pada 2021

Fitur Peringatan Dini Bencana Alam dari BMKG Hadir di Shopee

Fitur Peringatan Dini Bencana Alam dari BMKG Hadir di Shopee

Nofi Bayu Darmawan : Latih Pemuda Desa Agar Siap Kerja Secara Digital

Nofi Bayu Darmawan : Latih Pemuda Desa Agar Siap Kerja Secara Digital

Discussion about this post

Recent Updates

bluRDN

Jumlah Investor Ritel Naik 32,6%, blu by BCA Digital Luncurkan bluRDN

2 Januari 2026
Aplikasi Zenius

Ironi Sang Pionir: Jatuh Bangun 20 Tahun Zenius dan Pelajaran dari “Taruhan Eksistensial”

2 Januari 2026
Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

2 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
bluRDN

Jumlah Investor Ritel Naik 32,6%, blu by BCA Digital Luncurkan bluRDN

2 Januari 2026
Aplikasi Zenius

Ironi Sang Pionir: Jatuh Bangun 20 Tahun Zenius dan Pelajaran dari “Taruhan Eksistensial”

2 Januari 2026
Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

2 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version