Rabu, 18 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Nomor 2 Yang Keamanan Siber Terancam

8 Januari 2018
in News
Reading Time: 1 min read
0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Menurut laporan Microsoft, Asia Pacific countries among the most vulnerable to malware threats, Indonesia menempati peringkat kedua setelah Vietnam yang keamanan siber terancam. Untuk itu para pemimpin bisnis harus mengetahui cara menavigasi lanskap ancaman keamanan yang berubah dengan cepat.

Senior Product Manager, Cloud Security, Asia Pacific, Akamai Technologies, Aseem Ahmed mengatakan, keamanan di zaman internet saat ini mirip dengan jaringan tautan yang saling terkait dan masing-masing tautan harus kuat dan terlindungi. Tautan yang rusak dalam web memengaruhi ekosistem bisnis digital yabg dibangun secara keseluruhan.

Menurutnya, memanfaatkan kecerdasan buatan dapat dipertimbangkan oleh C-level dalam mempertahankan jaringan siber dari peretas. “Kecerdasan [buatan] yang dibangun akan dapat membantu organisasi mengenali, mengurangi, dan bahkan mengantisipasi malware dan serangan jauh di depan waktu dan mencegah mereka melakukan tindakan dan penyempurnaan yang diperlukan,” kata Aseem dalam siaran pers Minggu (7/1/2018).

Menurut dia, arsitektur platform komputasi awan, perlu dirancang dengan cara yang terdistribusi agar menjadi lebih kuat dan terhindar dari kesalahan. Keandalan sistem dapat dipastikan dengan lapisan infrastruktur dan sistem yang berlebihan dengan mekanisme failover yang dinamis.

Baca juga :   Jejak.in Manfaatkan Teknologi Untuk Ajak Masyarakat Menjaga Kelestarian Lingkungan

Selain itu perusahaan dapat mempertimbangkan untuk menggunakan perlindungan Denial of Service (DoS) dan Distributed Denial of Service (DDoS) yang lebih banyak untuk aplikasi yang pada Internet, infrastruktur jaringan, pusat data, dan bahkan bandwidth jaringan ke pusat data.

Cara Ini menurut Aseem tidak hanya melindungi dan mengurangi jangkauan serangan pada DoS dan DDoS, tapi juga serangan yang menyasar bandwidth tinggi hingga bertahan sampai ratusan Gbps serta dilengkapi dengan SLA time-to-mitigate.

 

STEVY WIDIA

Tags: Asia Pacific countries among the most vulnerable to malware threatskeamanan siberMicrosoft
Previous Post

Program Pahlawan Ekonomi 2018 Targetkan 20.000 UKM Bergabung

Next Post

Promosi UKM ke Luar Negeri Raup Transaksi Rp61 Miliar

Related Posts

WhizHack Technologies
BIZTECH

WhizHack Technologies Resmi Masuk Pasar Indonesia, Fokus Perkuat Keamanan Siber

3 Februari 2026
0
Fortinet
ANALYZE

Fortinet: Keterampilan Khusus AI Jadi Faktor Kritis Atasi Kesenjangan Keamanan Siber

8 Desember 2025
0
ITSEC ASIA Siapkan Program Edukasi Perlindungan Digital Bagi Perempuan
BIZTECH

ITSEC ASIA Siapkan Program Edukasi Perlindungan Digital Bagi Perempuan

6 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Produk UKM Indonesia Siap Dipamerkan di New York Now 2017

Promosi UKM ke Luar Negeri Raup Transaksi Rp61 Miliar

Kasentra, Inovasi Kacamata Sensor Uang Tuna Netra

Kasentra, Inovasi Kacamata Sensor Uang Tuna Netra

belajar online

Realcom, Startup Online Learning Baru

Discussion about this post

Recent Updates

Ericsson x Mastercard

Ericsson dan Mastercard Kolaborasi Kembangkan Layanan Pembayaran Digital Global

18 Februari 2026
MDI Ventures

MDI Ventures Perkuat Sinergi Startup dengan BUMN untuk Maksimalkan Nilai Portofolio

18 Februari 2026
Aspire x Antler

Aspire Gandeng Antler untuk Perkuat Fondasi Keuangan Startup Global, Indonesia Jadi Pasar Strategis

18 Februari 2026
TechCrunch Disrupt 2022

TechCrunch Kembali Gelar Startup Battlefield 200 Tahun 2026

18 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Ericsson x Mastercard

Ericsson dan Mastercard Kolaborasi Kembangkan Layanan Pembayaran Digital Global

18 Februari 2026
MDI Ventures

MDI Ventures Perkuat Sinergi Startup dengan BUMN untuk Maksimalkan Nilai Portofolio

18 Februari 2026
Aspire x Antler

Aspire Gandeng Antler untuk Perkuat Fondasi Keuangan Startup Global, Indonesia Jadi Pasar Strategis

18 Februari 2026
TechCrunch Disrupt 2022

TechCrunch Kembali Gelar Startup Battlefield 200 Tahun 2026

18 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version