Jumat, 13 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

95% Pemasar Digital di Indonesia Kumpulkan Data Langsung ke Konsumen

7 Agustus 2023
in Industry
Reading Time: 2 mins read
Marketing

Studi pemasaran. (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Selama beberapa dekade, cookie pihak ketiga dianggap sebagai elemen penting dalam periklanan digital. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, cookie pihak ketiga telah memicu keraguan karena masalah pelanggaran privasi data.

Riset terbaru Twilio, platform interaksi dengan pelanggan yang menghasilkan pengalaman real-time dan terpersonalisasi untuk brand-brand terkemuka saat ini, menunjukkan sebanyak 92% pemasar digital di wilayah Asia Pasifik (APAC) percaya bahwa penghapusan cookie pihak ketiga dapat membantu memperkuat kepercayaan dalam iklan di antara konsumen dalam jangka panjang.

“Di dalam revolusi data konsumen yang baru, sangat penting bagi para pebisnis untuk mempertimbangkan kembali pendekatan mereka terhadap data guna mendorong keterlibatan yang lebih berdampak untuk konsumen. Sekarang, kepercayaan menjadi faktor penentu kesuksesan pemasaran, sehingga para merek perlu lebih transparan dalam berkomunikasi tentang bagaimana mereka menggunakan data untuk menghasilkan nilai yang bermakna bagi konsumen,” ungkap  Nicholas Kontopoulos, Wakil Presiden Pemasaran, Asia Pasifik & Jepang, Twilio dalam keterangan pers, Senin (7/8/2023).

Baca juga :   UKM Perlu Mendukung Ekosistem Digital

Menurut Nicholas, konsumen mengakui peluang dalam membangun kepercayaan yang lebih besar melalui penggunaan cara mengumpulkan data lain, terutama zero-party data dan first-party data.

Berdasarkan riset Twilio, sebanyak 95% pemasar digital di Indonesia sudah memanfaatkan sarana pengumpulan data langsung ke konsumen (zero-party data). Dalam mengoleksi data secara langsung, pemilik brand di Indonesia menggunakan sejumlah sejumlah medium, seperti registrasi online (63%), pengisian form di website (47%), polling media sosial (47%), distribusi email (68%), pop-ups percakapan (58%), survei (58%), kontes (26%), ujicoba virtual (47%).

Kondisi yang sama juga terjadi di level regional Asia Pasifik. Sebanyak 92% pemasar digital juga menggunakan medium serupa untuk mengumpulkan data secara langsung dari konsumennya, terutama melalui survei (58%), jajak pendapat media sosial (52%), dan kampanye melalui email (51%).

Baca juga :   Potensi Pemasaran Digital Indonesia Besar

“Hal ini merupakan langkah yang tepat mengingat harapan konsumen yang semakin tinggi terkait persetujuan dan transparansi. Selain itu, 64% konsumen di wilayah tersebut lebih bersedia untuk berinteraksi atau merespons kepada merek yang secara langsung memperoleh informasi konsumen dari mereka sendiri daripada melalui pihak ketiga,” ucapnya.

Pada riset Twilio juga menunjukkan, sebanyak 69% organisasi di wilayah Asia Pasifik juga telah beralih ke first-party data, mengingat keterbatasan visibilitas terhadap perlindungan data, kebijakan keamanan, dan prosedur pihak ketiga. Berbeda dengan data tanpa pihak yang secara sukarela dibagikan oleh konsumen kepada brand, data pihak pertama dikumpulkan secara pasif saat konsumen berinteraksi dengan saluran yang dimiliki oleh organisasi untuk memperluas atau merawat basis konsumen yang sudah ada.

Baca juga :   Empat Langkah Menyusun Strategi Social Media Marketing untuk Mencapai Tujuan Bisnis

Saat fokus dari para merek bergeser dari personalisasi ke keterlibatan pelanggan secara individual, perpaduan antara data tanpa pihak dan data pihak pertama akan memberikan kekuatan baru bagi pemasar untuk menjadi pengatur pengalaman merek.

“Dengan 74% dari konsumen di wilayah tersebut yang bersedia untuk berbagi informasi lebih banyak dengan merek yang dipercayai, komunikasi transparan, penggunaan data konsumen yang bertanggung jawab, dan pengiriman nilai yang konsisten sepanjang konsumen terlibat akan menjadi langkah untuk semakin maju ke depan,” pungkas Nicholas.

 

STEVY WIDIA

Tags: cookie pihak ketigapemasaran digitalTwilio
Previous Post

Tokopedia Kini Punya Lebih 14 Juta Penjual dan 1,8 Miliar Produk Lokal

Next Post

Monash University Gelar Wisuda Pertama di Indonesia

Related Posts

AI Natives Indonesia Inginkan Interaksi AI Lebih Cepat Namun Manusiawi
Industry

Hadapi Keruwetan Layanan Digital Tingkat Kesabaran Konsumen Indonesia Tertinggi di Asia Pasifik

17 November 2025
0
Twilio Hadirkan Rich Communication Services, Tingkatkan Pengalaman Interaktif Pelanggan
Technology

Twilio Hadirkan Rich Communication Services, Tingkatkan Pengalaman Interaktif Pelanggan

3 September 2025
0
Loyalitas 93% Pelanggan Indonesia Masih Bertumpu pada Kepercayaan dan Sentuhan Manusia
Industry

Loyalitas 93% Pelanggan Indonesia Masih Bertumpu pada Kepercayaan dan Sentuhan Manusia

19 Juni 2025
0
Load More
Next Post
Wisuda Monash University, Indonesia

Monash University Gelar Wisuda Pertama di Indonesia

KoinPaylater

KoinWorks Salurkan Rp52 Miliar Pinjaman untuk UMKM Melalui KoinPaylater

Lazada Business Advisor

Lazada Hadirkan Program Khusus Untuk Penjual Baru

Discussion about this post

Recent Updates

WhatsApp Hadirkan Fitur Akun Untuk Anak Dengan Kontrol Orang Tua

WhatsApp Hadirkan Fitur Akun Untuk Anak Dengan Kontrol Orang Tua

12 Maret 2026
Dukung Jakarta Jadi Top 50 Global Cities, Bappeda DKI Jakarta Kolaborasi Dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific

Dukung Jakarta Jadi Top 50 Global Cities, Bappeda DKI Jakarta Kolaborasi Dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific

12 Maret 2026
Biznet Gio Cloud

Era AI, Biznet Gio Perkuat Infrastruktur Cloud dengan Prosesor AMD EPYC

12 Maret 2026
Jobstreet by SEEK - Basic Talent Search

Jobstreet by SEEK Buka Akses Rekrutment Ke 50 Juta Profil

12 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
WhatsApp Hadirkan Fitur Akun Untuk Anak Dengan Kontrol Orang Tua

WhatsApp Hadirkan Fitur Akun Untuk Anak Dengan Kontrol Orang Tua

12 Maret 2026
Dukung Jakarta Jadi Top 50 Global Cities, Bappeda DKI Jakarta Kolaborasi Dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific

Dukung Jakarta Jadi Top 50 Global Cities, Bappeda DKI Jakarta Kolaborasi Dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific

12 Maret 2026
Biznet Gio Cloud

Era AI, Biznet Gio Perkuat Infrastruktur Cloud dengan Prosesor AMD EPYC

12 Maret 2026
Jobstreet by SEEK - Basic Talent Search

Jobstreet by SEEK Buka Akses Rekrutment Ke 50 Juta Profil

12 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version