Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

BGS dan ITB Ungkap Riset Risiko Geologi Kawasan Metropolitan Bandung

2 September 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
ITB dan British Geological Survey

BGS dan ITB Ungkap Riset Risiko Geologi Kawasan Metropolitan Bandung (Foto: Istimewa/British Council)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Institut Teknologi Bandung (ITB) berkolaborasi dengan British Geological Survey (BGS) memaparkan hasil riset geologi terbaru mengenai paparan risiko bencana di Kawasan Metropolitan Bandung.

Penelitian bertajuk Exposed: Physical and Social Exposure to Seismic and Volcanic Threats in Bandung, Indonesia tersebut mengkaji ancaman seismik dan vulkanik yang membayangi lebih dari sembilan juta penduduk di wilayah Bandung dan sekitarnya.

Penelitian ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI (Kemendiktisaintek) bersama British Council melalui International Science Partnerships Fund (ISPF). Tim peneliti menggabungkan disiplin geosains, observasi satelit, kecerdasan buatan (AI), analisis demografi, serta pemodelan perkotaan untuk memetakan risiko secara komprehensif.

Tiga Fokus Utama Riset Terpadu

Proyek riset Exposed berfokus pada tiga pemetaan utama untuk mendukung perencanaan resiliensi wilayah perkotaan secara menyeluruh. Langkah awal dimulai dengan pemetaan potensi bahaya geologi yang mengidentifikasi karakteristik serta potensi dampak dari Sesar Lembang dan jaringan gunung api aktif di sekitar Bandung, seperti Tangkuban Parahu, Guntur, Papandayan, dan Galunggung.

Data geologi tersebut kemudian diselaraskan melalui analisis tingkat paparan sosial dan infrastruktur untuk memetakan wilayah, pemukiman, hingga fasilitas publik yang memiliki tingkat kerentanan fisik maupun sosial paling tinggi.

Terakhir, seluruh kajian ini ditutup dengan upaya peningkatan resiliensi berbasis komunitas, yaitu mengintegrasikan data ilmiah dengan pengalaman serta pengetahuan lokal masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur rawan bencana agar strategi mitigasi yang dirancang benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata.

Indonesian Project Lead dari ITB, Dr. Endra Gunawan, menjelaskan bahwa fokus utama penelitian ini bukan untuk memprediksi waktu terjadinya bencana, melainkan mengukur tingkat paparan publik dan infrastruktur.

“Fokus kami adalah mengidentifikasi siapa dan apa yang paling terpapar, serta bagaimana pengetahuan tersebut dapat membantu masyarakat dan pemerintah daerah mempersiapkan diri secara lebih efektif,” ujar Dr. Endra, dikutip Rabu (2/9/2026).

Sosialisasi Hasil Riset Lewat Pameran “Setanah, Tak Diam”

Guna memastikan hasil kajian ilmiah dapat diakses dan dipahami masyarakat luas, data riset tersebut disosialisasikan melalui pameran edukatif bertajuk Setanah, Tak Diam.

Pameran yang mengolaborasikan sains, seni, dan narasi budaya ini digelar di Selasar Sunaryo Art Space (SSAS) Bandung mulai 28 Agustus 2026 hingga Januari 2027. Agenda ini turut didukung oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Gamma Metrics, dan The Toyota Foundation.

Melalui pendekatan ini, hasil temuan geologi dan pemodelan risiko diharapkan dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Bandung serta pemangku kepentingan terkait sebagai landasan kebijakan tata ruang dan mitigasi bencana berbasis bukti ilmiah. (*AMBS)

 

Tags: BGSGeologi BandungITBKebencanaanKemendiktisaintekmitigasi bencanaSesar LembangTangkuban Parahu
Previous Post

“FedEx Export Challenge”, Dorong UMKM Indonesia Tembus Pasar Global

Related Posts

Huawei ICT Competition 2026
Technology

Talenta AI Muda Asia Pasifik Adu Inovasi di Huawei ICT Competition 2026

14 Mei 2026
0
Anggaran Riset 2025
Industry

Anggaran Riset Naik Jadi Rp12 Triliun, Kemendiktisaintek Gandeng MIND ID Perkuat Hilirisasi & Swasembada Energi

5 Maret 2026
0
Huawei ICT Competition 2025 Dorong Universitas Jadi Pusat Solusi dan Pengembangan Talenta Digital
Technology

Huawei ICT Competition 2025 Dorong Universitas Jadi Pusat Solusi dan Pengembangan Talenta Digital

2 Januari 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

ITB dan British Geological Survey

BGS dan ITB Ungkap Riset Risiko Geologi Kawasan Metropolitan Bandung

2 September 2026
FedEx Export Challenge

“FedEx Export Challenge”, Dorong UMKM Indonesia Tembus Pasar Global

2 September 2026
venture capital Asia Tenggara

Pasar ‘Venture Capital’ Asia Tenggara Anjlok, Investor Global Kian Selektif ke Indonesia

1 September 2026
Pendapatan Xiaomi

Xiaomi Catat Pendapatan Rp287 Triliun pada Kuartal II-2026, Bisnis EV dan AI Tumbuh Pesat

1 September 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
ITB dan British Geological Survey

BGS dan ITB Ungkap Riset Risiko Geologi Kawasan Metropolitan Bandung

2 September 2026
FedEx Export Challenge

“FedEx Export Challenge”, Dorong UMKM Indonesia Tembus Pasar Global

2 September 2026
venture capital Asia Tenggara

Pasar ‘Venture Capital’ Asia Tenggara Anjlok, Investor Global Kian Selektif ke Indonesia

1 September 2026
Pendapatan Xiaomi

Xiaomi Catat Pendapatan Rp287 Triliun pada Kuartal II-2026, Bisnis EV dan AI Tumbuh Pesat

1 September 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version