Dorong Pariwisata Berkelanjutan, RedDoorz Latih 40 Ribu Staf Hotel dan Gaet 110 Ribu Reseller

RedDoorz Indonesia

Dorong Pariwisata Berkelanjutan, RedDoorz Latih 40 Ribu Staf Hotel dan Gaet 110 Ribu Reseller (Foto: Istimewa/youngster.id)

youngster.id - Platform perhotelan dan akomodasi multi-brand RedDoorz terus memperluas program pemberdayaan masyarakat lokal di Indonesia. Langkah ini diwujudkan melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan keterampilan tenaga kerja (upskilling), serta kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung pariwisata berkelanjutan.

Head of Government Relations RedDoorz, Gusti Raganata, menyatakan bahwa bisnis perhotelan berakar pada ekosistem lokal yang berdampak langsung pada masyarakat sekitar tempat hotel beroperasi.

“Seiring dengan perkembangan RedDoorz, kami ingin pertumbuhan tersebut juga membuka peluang di luar sektor perhotelan, baik melalui lapangan kerja, peningkatan keterampilan, kewirausahaan, maupun standar perhotelan yang lebih baik,” ujar Gusti, dikutip Jum’at (28/8/2026).

Pengembangan SDM dan Program Kewirausahaan RedSeller

Sejak 2016, RedDoorz mewajibkan seluruh mitra propertinya mengikuti pelatihan standar operasional dan pelayanan. Hingga kini, lebih dari 40.000 staf hotel telah menerima pelatihan tersebut. Selain itu, program peningkatan keterampilan khusus yang dirilis pada akhir 2025 telah diikuti lebih dari 200 staf, dengan target mencapai 700 peserta pada akhir 2026.

Melalui 120 lebih hotel yang dikelola langsung, RedDoorz mempekerjakan lebih dari 700 karyawan. Perusahaan juga rutin menggelar rekrutmen kuartalan Leadership Development Program yang telah menyerap lebih dari 25 lulusan baru sejak awal 2026.

Di sisi kewirausahaan, program reseller akomodasi bertajuk RedSeller yang diluncurkan sejak Maret 2020 kini telah menjaring lebih dari 110.000 pendaftar dari berbagai latar belakang, seperti mahasiswa, ibu rumah tangga, dan pekerja lepas.

Para RedSeller aktif berkontribusi menghasilkan lebih dari 50.000 pemesanan kamar per bulan, dengan pencapaian komisi reseller tertinggi mencapai Rp13 juta dalam sebulan.

Kemitraan Daerah dan Inisiatif Keamanan

RedDoorz juga menjalin kemitraan strategis bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Bank Indonesia NTB, Pemprov Sulawesi Tenggara, dan Pemkab Wonosobo. Lewat sinergi ini, RedDoorz telah mendukung pengembangan lebih dari 20 Desa Wisata dan melatih lebih dari 1.000 pekerja pariwisata di bidang perhotelan serta pemasaran digital.

Dukungan sosial lainnya mencakup penyaluran beasiswa bagi 12 mahasiswa politeknik pariwisata, renovasi tempat ibadah, serta distribusi 200 paket alat pemadam kebakaran ke 1.000 properti mitra.

Ke depan, dalam kurun 12 hingga 18 bulan mendatang, RedDoorz bersiap memperluas program Safe Stay for All Guests untuk meningkatkan kesiapsiagaan darurat serta perlindungan bagi tamu dan anak-anak di seluruh jaringan propertinya.

 

STEVY WIDIA

Exit mobile version