Dukung Pemberdayaan Pedagang Pasar Liluwo, Adira Finance Syariah Gelar Festival Pasar Rakyat 2026

Pemberdayaan pedagang binaan Adira Finance

Dukung Pemberdayaan Pedagang Pasar Liluwo, Adira Finance Syariah Gelar Festival Pasar Rakyat 2026 (Foto: Ilustrasi)

youngster.id - Unit Usaha Syariah PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) bersama Danamon Syariah dan Zurich Syariah menggelar Festival Pasar Rakyat (FPR) 2026 di Pasar Liluwo, Gorontalo. Program ini berfokus pada pemberdayaan pedagang binaan melalui pelatihan bisnis terstruktur serta edukasi keuangan syariah untuk menguatkan ekonomi daerah.

Melalui pilar tanggung jawab sosial perusahaan Sahabat Lokal, FPR 2026 mengusung inisiatif utama bertajuk 36 Pedagang Binaan – Sahabat Pasar Adira. Program ini memberikan pendampingan intensif selama tiga bulan bagi 36 pedagang terpilih, bertepatan dengan peringatan HUT ke-36 Adira Finance.

Wakil Direktur Utama Adira Finance, Swandajani Gunadi, menjelaskan bahwa pasar rakyat memegang peranan vital dalam menopang kehidupan masyarakat sehingga perlu didorong melalui peningkatan daya saing para pedagangnya.

“Pasar rakyat memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah dan menopang kehidupan para pedagang. Melalui pendampingan yang berkelanjutan dan kolaborasi dengan berbagai pihak, kami berharap manfaatnya dapat dirasakan lebih lama oleh masyarakat,” ujar Swandajani, Selasa (20/10/2026).

Mekanisme Pendampingan Usaha dan Pelatihan Digital bagi Pedagang Binaan

Program pendampingan bagi 36 pedagang binaan dirancang secara komprehensif mencakup materi pengelolaan usaha dan keuangan, pelayanan pelanggan, penguatan branding, pemanfaatan transaksi digital via QRIS, hingga kebersihan kios.

Head of Syariah Adira Finance, Yusron, menambahkan bahwa pendampingan ini menitikberatkan pada perubahan operasional usaha yang terukur di tingkat pedagang.

“Kami ingin para pedagang memperoleh pengetahuan untuk meningkatkan usaha menjadi lebih besar, sekaligus langsung dapat mempraktikkannya dalam usaha sehari-hari. Pendampingan ini berfokus pada perubahan yang terukur agar mendorong usaha yang lebih adaptif dan berdaya saing,” jelas Yusron.

Selain pelatihan, para pedagang binaan mendapatkan dukungan pembenahan tampilan lapak (branding), fasilitasi kuota sertifikasi halal gratis, serta dana pengembangan usaha bagi peserta dengan performa perkembangan terbaik.

Sinergi Ekosistem Finansial dan Dukungan Pemerintah Daerah

Penyelenggaraan FPR 2026 di Gorontalo juga diisi dengan pembenahan sarana fisik Pasar Liluwo, pemeriksaan kesehatan gratis, serta edukasi literasi keuangan syariah dan asuransi mikro bersama Danamon Syariah dan Zurich Syariah.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gorontalo, Haryono Soeronoto, menyambut positif kolaborasi ekosistem finansial ini dalam memberdayakan pelaku usaha mikro di kawasan pasar rakyat.

“Kami menyambut baik Festival Pasar Rakyat karena menggabungkan kegiatan yang menarik bagi masyarakat dengan pembenahan fasilitas dan pemberdayaan pedagang. Kami berharap manfaat program ini dapat terus dirasakan setelah festival berakhir,” kata Haryono.

Rangkaian program pemberdayaan pedagang dan Festival Pasar Rakyat 2026 ini dijadwalkan akan melanjutkan perjalanannya ke dua kota berikutnya di kawasan Sulawesi, yakni Makassar pada November 2026 dan Palu pada Desember 2026.

 

STEVY WIDIA

Exit mobile version