youngster.id - Tren olahraga lari di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan. Lari yang sebelumnya identik dengan komunitas tertentu kini semakin banyak diminati masyarakat, termasuk anak muda yang menjadikannya bagian dari gaya hidup aktif. Pertumbuhan ini juga terlihat dari semakin banyaknya event lari yang digelar di berbagai kota.
Berdasarkan data GoodStats yang disampaikan dalam Guardian Run 2026, jumlah pelari di Indonesia meningkat dari sekitar 56 ribu pada Januari 2024 menjadi 242.627 pada Mei 2025. Jumlah event lari juga bertambah dari 458 event pada 2024 menjadi 558 event sepanjang 2025. Perkembangan tersebut menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap olahraga lari.
Melihat tren tersebut, Guardian Indonesia kembali menggelar Guardian Run 2026 dengan target 10 ribu peserta.
Managing Director Health & Beauty Guardian Indonesia, Bhavin Patel, mengatakan Guardian Run merupakan salah satu bentuk nyata komitmen perusahaan untuk terus hadir dalam perjalanan wellness pelanggan. Menurutnya, ajang tersebut kini berkembang menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat melalui aktivitas yang positif dan aktif.
“Guardian Run telah berkembang menjadi lebih dari sekadar ajang lari. Selama beberapa tahun terakhir, kami melihat bagaimana Guardian Run mempertemukan pelanggan, keluarga, teman, komunitas dan masyarakat dalam satu pengalaman yang positif dan aktif. Bagi Guardian, inilah bagian penting dari wellness journey—mendorong masyarakat untuk bergerak dan menjaga kesehatan, sekaligus menikmati pengalaman yang menyenangkan bersama orang-orang di sekitar mereka,” ucap Bhavin dalam jumpa pers, Selasa (29/9/2026) di Jakarta.
Pertumbuhan jumlah peserta juga menjadi salah satu indikator meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap Guardian Run. Setelah diikuti sekitar 3.000 peserta pada 2023, jumlah peserta meningkat menjadi 8.500 orang pada 2025. Tahun ini, Guardian menargetkan 10.000 peserta.
“Kami menargetkan 10.000 peserta. Pertumbuhan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap antusiasme masyarakat sekaligus komitmen kami untuk terus menciptakan pengalaman yang relevan, inklusif, dan bermakna bagi pelanggan setia Guardian maupun masyarakat Indonesia,” ujar Bhavin.
Guardian Run 2026 akan berlangsung pada 15 November 2026 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Ajang ini terbuka bagi pelari dari berbagai tingkat pengalaman dengan kategori 5K dan 10K yang dapat diikuti secara offline maupun virtual.
Memasuki tahun keempat, ajang ini tidak hanya menghadirkan rute baru, tetapi juga memperkuat aspek keselamatan peserta melalui sistem pemantauan kondisi cuaca berbasis Wet Bulb Globe Temperature (WBGT).
Indonesia Muda Road Runner (IMRR) kembali dipercaya sebagai race organizer. Race Director IMRR, Satrio, mengatakan pihaknya menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di sepanjang rute untuk mengantisipasi kondisi yang mungkin dialami peserta.
“Mulai dari start, setiap kilometer, bahkan ada yang per setengah kilometer, akan ada fasilitas. Kita pikirkan apa saja kemungkinan yang bisa terjadi, dan kita sediakan dari start sampai finish line,” katanya.
Satrio menjelaskan, sistem WBGT membantu pelari mengenali kondisi lingkungan yang dapat memengaruhi tubuh selama berlari. Berbeda dengan pengukuran suhu udara biasa, WBGT mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk pancaran panas matahari dan tekanan angin. Hasil pengukuran tersebut kemudian dirangkum dalam satu indikator untuk menggambarkan kondisi panas di area perlombaan.
Informasi mengenai kondisi cuaca tersebut nantinya akan ditampilkan melalui bendera berwarna yang ditempatkan setiap 2,5 kilometer di sepanjang rute. Bendera hijau menunjukkan kondisi yang masih baik, sementara warna kuning atau merah menjadi penanda ketika kondisi cuaca mulai lebih panas. Bendera hitam menandakan kondisi yang membutuhkan tindakan evakuasi.
“Jangan sampai kita memaksakan pelari untuk berlari sampai finis padahal kondisi tubuhnya tidak baik atau kondisi cuacanya tidak baik,” tegas Satrio.
Selain pemantauan cuaca, IMRR juga melakukan sejumlah pembaruan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah peserta. Pembaruan mencakup kapasitas server, helpdesk, pengambilan race pack, hingga alokasi kru di lapangan.
“Kami ingin memastikan pengalaman peserta sejak proses registrasi hingga race day dapat berjalan dengan baik,” tutur Satrio.
Pendaftaran Guardian Run 2026 dilakukan dalam dua tahap. Tiket pre-sale tersedia pada 1–3 Oktober 2026 melalui BRImo, sedangkan tiket umum mulai tersedia pada 5 Oktober 2026.
Untuk mengikuti Guardian Run 2026, peserta perlu melakukan pembelian minimal Rp500 ribu di toko maupun aplikasi Guardian. Peserta juga harus terdaftar sebagai member Guardian dan melengkapi data melalui aplikasi Guardian setelah melakukan pembelian.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post