Senin, 18 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

IEEFA Usul PLN Bentuk Subholding Transmisi Guna Atasi Kesenjangan Investasi Jaringan Listrik

18 Mei 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
Subholding Transmisi PLN IEEFA

IEEFA Usul PLN Bentuk Subholding Transmisi Guna Atasi Kesenjangan Investasi Jaringan Listrik (Foto: Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Lembaga riset Institute for Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA) dalam laporan terbarunya mengungkapkan bahwa kesenjangan investasi transmisi listrik di Indonesia berakar dari kendala pendanaan struktural di dalam PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN. Untuk mengatasinya, IEEFA menyarankan pembentukan subholding transmisi yang terpisah (ring-fenced) guna menurunkan biaya pembiayaan dan mempercepat ekspansi jaringan listrik.

Berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) Indonesia periode 2025–2034, rata-rata investasi transmisi yang dibutuhkan mencapai US$2,4 miliar per tahun. Namun, realisasi pengeluaran sejak tahun 2019 rata-rata hanya mencapai US$1,4 miliar per tahun.

Selama ini, investasi transmisi didanai melalui neraca konsolidasi PLN bersamaan dengan sektor pembangkitan, pengadaan bahan bakar, distribusi, serta kewajiban terkait subsidi.

Struktur ini membuat investasi jaringan listrik rentan terhadap volatilitas harga bahan bakar, risiko nilai tukar mata uang asing, serta risiko waktu pencairan subsidi. Akibatnya, biaya pembiayaan (financing costs) untuk aset transmisi menjadi lebih tinggi.

IEEFA menambahkan bahwa jaringan transmisi pada dasarnya berfungsi sebagai monopoli alami dengan arus kas yang stabil dan teregulasi. Namun, di Indonesia, jaringan tersebut belum diperlakukan sebagai aset mandiri untuk pembiayaan eksternal.

Guna mengatasi kendala tersebut, IEEFA mengusulkan restrukturisasi korporasi untuk memisahkan aset, biaya, dan pendapatan transmisi di bawah kepemilikan negara. Langkah pemisahan keuangan (financial ring-fencing) ini akan memperpanjang model subholding yang sebelumnya sudah diterapkan PLN pada lini bisnis lainnya.

Kehadiran badan investasi pengelola kedaulatan Indonesia, Danantara, yang kini mengawasi PLN, dinilai semakin memperkuat urgensi pemisahan ini. Danantara dapat memfasilitasi investasi yang disesuaikan secara khusus dengan profil risiko sektor transmisi.

“Pemisahan keuangan ini tidak akan mengubah kepemilikan negara atau menuntut liberalisasi pasar. Sektor transmisi akan tetap menjadi monopoli yang teregulasi di bawah undang-undang dan keputusan konstitusi yang berlaku saat ini,” tulis IEEFA dalam laporannya, dikutip Senin (18/5/2026).

Entitas transmisi yang mandiri dan terpisah diproyeksikan mampu mendukung integrasi energi terbarukan, ekspansi jaringan listrik antar-pulau, serta perdagangan listrik lintas batas. Salah satu proyek besar yang dapat diuntungkan adalah rencana ekspor listrik rendah karbon dari Indonesia ke Singapura yang bernilai sekitar US$30 miliar.

Sebagai perbandingan kesuksesan, IEEFA menunjuk model yang diterapkan oleh Power Grid Corporation of India Limited di India dan National Power Transmission Corporation di Vietnam.

Lebih lanjut, IEEFA merekomendasikan agar entitas transmisi PLN ini dapat melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) di masa mendatang. Langkah tersebut dinilai strategis untuk meningkatkan transparansi tata kelola (governance) serta memperluas akses terhadap modal.

.

HENNI S. 

 

Tags: DanantaraEkspor Listrik Singapuraenergi terbarukanIEEFAInvestasi EnergiJaringan TransmisilistrikPLNRUPTL
Previous Post

Tren Rumah Pintar di Indonesia Meningkat, Sistem Keamanan Digital Kian Diminati

Next Post

Pertamina Goes to Campus 2026: Dorong Inovasi Mahasiswa di Sektor Energi Berkelanjutan

Related Posts

Ekonomi Hijau Asia Tenggara
Digital Business

Bain & StanChart: Ekonomi Hijau Asia Tenggara Capai US$290 Miliar, tetapi Hadapi Masalah Konversi

18 Mei 2026
0
Laba Bersih Telkom 2025
Industry

Transformasi TLKM 30 Berbuah Manis, Telkom Cetak Laba Bersih Rp17,8 Triliun di 2025

13 Mei 2026
0
Danantara Akuisisi Saham GoTo
Digital Business

Danantara Resmi Akuisisi Saham GoTo, Pemerintah Targetkan Pangkas Komisi Platform Jadi 8%

6 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Pertamina Goes to Campus 2026

Pertamina Goes to Campus 2026: Dorong Inovasi Mahasiswa di Sektor Energi Berkelanjutan

Ekonomi Digital Indonesia

Kontribusi UMKM Diproyeksikan Capai 58% Pasar E-Commerce Asia Tenggara pada 2029

Discussion about this post

Recent Updates

Ekonomi Digital Indonesia

Kontribusi UMKM Diproyeksikan Capai 58% Pasar E-Commerce Asia Tenggara pada 2029

18 Mei 2026
Pertamina Goes to Campus 2026

Pertamina Goes to Campus 2026: Dorong Inovasi Mahasiswa di Sektor Energi Berkelanjutan

18 Mei 2026
Subholding Transmisi PLN IEEFA

IEEFA Usul PLN Bentuk Subholding Transmisi Guna Atasi Kesenjangan Investasi Jaringan Listrik

18 Mei 2026
Rumah Pintar Evomab

Tren Rumah Pintar di Indonesia Meningkat, Sistem Keamanan Digital Kian Diminati

18 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Ekonomi Digital Indonesia

Kontribusi UMKM Diproyeksikan Capai 58% Pasar E-Commerce Asia Tenggara pada 2029

18 Mei 2026
Pertamina Goes to Campus 2026

Pertamina Goes to Campus 2026: Dorong Inovasi Mahasiswa di Sektor Energi Berkelanjutan

18 Mei 2026
Subholding Transmisi PLN IEEFA

IEEFA Usul PLN Bentuk Subholding Transmisi Guna Atasi Kesenjangan Investasi Jaringan Listrik

18 Mei 2026
Rumah Pintar Evomab

Tren Rumah Pintar di Indonesia Meningkat, Sistem Keamanan Digital Kian Diminati

18 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version