youngster.id - Inovasi produk menjadi salah satu faktor penting bagi brand lokal untuk bertahan dan bersaing di tengah pasar yang semakin kompetitif. Selain menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, pelaku usaha juga perlu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar dan membangun hubungan dengan pelanggan.
Founder dan CEO MOP Beauty, Tasya Farasya, menilai inovasi produk yang menjawab kebutuhan konsumen menjadi kunci bagi brand lokal untuk bersaing, terutama di industri kecantikan.
“Inovasi produk yang menjawab kebutuhan konsumen adalah kunci utama agar brand lokal dapat bersaing di industri kecantikan yang semakin kompetitif,” ujar Tasya dalam diskusi Local Roots on The Rise: How Local Brands Win the Market yang digelar Shopee Indonesia pada World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026.
Menurut Tasya, selain mengembangkan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar, pelaku usaha perlu memanfaatkan platform digital untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, termasuk pasar internasional. Ekosistem digital seperti Shopee dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemasaran dan membuka peluang ekspansi melalui Program Ekspor Shopee.
Dengan pendekatan tersebut, brand lokal tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan konsumen.
Platform Digital Buka Peluang bagi UMKM
Dukungan terhadap brand lokal juga membutuhkan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Irene Umar mengatakan, perkembangan teknologi digital membuka kesempatan lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif untuk mengembangkan bisnis.
Sejalan dengan tema WCCE 2026, Inclusively Creative: Collective Continuity, pemerintah mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak agar peluang di sektor ekonomi kreatif dapat dijangkau oleh lebih banyak masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan industri ekonomi kreatif di Indonesia dapat dirasakan secara kolektif dan memberikan dampak positif yang berkesinambungan bagi masyarakat karena ekonomi kreatif merupakan engine of growth,” ungkap Irene.
Shopee Indonesia turut menegaskan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan UMKM dan brand lokal melalui pengembangan teknologi serta program yang membantu pelaku usaha meningkatkan produktivitas.
Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang, mengatakan Shopee menyediakan sejumlah fitur dan program untuk membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis di pasar lokal maupun global.
Program tersebut mencakup Shopee Live, Shopee Video, Shopee Pilih Lokal, Program Ekspor Shopee, dan Program Ekspor Shopee FLEXI. Berbagai fitur ini dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan produk, berinteraksi dengan konsumen, serta menjajaki peluang ekspansi ke pasar yang lebih luas.
Shopee Dorong Eksposur Produk Lokal
Selain berpartisipasi dalam diskusi WCCE 2026, Shopee menghadirkan stan pengalaman interaktif di Creativillage serta kampanye khusus Hari Ekonomi Kreatif Nasional 2026 melalui laman Shopee Pilih Lokal.
Kampanye yang berlangsung pada 21–25 Oktober 2026 ini menghadirkan kurasi produk lokal unggulan dengan penawaran diskon hingga 50%. Inisiatif tersebut bertujuan mempermudah konsumen menemukan produk lokal sekaligus memberikan eksposur lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif.
Melalui kampanye ini, Shopee juga mengajak masyarakat untuk mengenal dan memilih produk lokal sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.
Bagi brand lokal, kreativitas dan inovasi produk perlu diimbangi dengan strategi pemasaran yang tepat. Pemanfaatan ekosistem digital dapat membantu pelaku usaha memperluas jangkauan konsumen sekaligus membuka peluang untuk bersaing di pasar global.
STEVY WIDIA
