youngster.id - Korean Wave atau Hallyu semakin lekat dengan kehidupan anak muda Indonesia. Hal ini tercermin dari hasil Overseas Hallyu Survey 2026 yang menunjukkan 82,7% responden Indonesia memberikan penilaian positif terhadap konten budaya Korea. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan penerimaan Hallyu tertinggi di dunia.
Di tengah kuatnya ketertarikan tersebut, K-Pop dan dance tidak hanya menjadi hiburan bagi anak muda, tetapi juga berkembang menjadi ruang untuk mengekspresikan diri dan mengasah kemampuan. Hal ini terlihat dari meningkatnya partisipasi dalam Korea Kaja! Vol.3 bertajuk “Dance of Dreams” yang digelar by.U dari Telkomsel.
Head of by.U Product Marketing Telkomsel, Herman A. Prasetyo, mengatakan, banyak anak muda Indonesia memiliki passion besar terhadap K-pop dan dance, tetapi belum semuanya memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan dan melangkah lebih jauh.
“Banyak anak muda Indonesia punya passion besar terhadap K-pop dan dance, tetapi belum semuanya memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan dan melangkah lebih jauh. Korea Kaja! kami hadirkan sebagai platform untuk berpartisipasi, mendapatkan pengalaman baru, dan membuka peluang nyata,” pada gelar Grand Final kompetisi Random Play Dance (RPD) Minggu (6/9/2026) di Jakarta.
Menurut Herman, antusiasme anak muda terhadap Korea Kaja! juga menunjukkan kuatnya kebutuhan terhadap ruang yang dekat dengan minat mereka. Melalui platform tersebut, by.U ingin membawa kesempatan untuk tampil dan berkembang lebih dekat kepada talenta muda dari berbagai daerah.
Antusiasme itu tercermin dari jumlah karya yang masuk. Sepanjang penyelenggaraan Korea Kaja! Vol.3, tercatat sekitar 2.000 video submission untuk kompetisi RPD. Jumlah tersebut meningkat sekitar 38 persen dibandingkan Korea Kaja! Vol.2 yang menerima lebih dari 1.450 submission.
Rangkaian Korea Kaja! Vol.3 juga tidak hanya berlangsung di Jakarta. Roadshow digelar di lima kota, yakni Jakarta, Pontianak, Palembang, Solo, dan Bandung. Kegiatan tersebut menjangkau sekitar 10.000 penonton secara langsung dan lebih dari 60.000 penonton secara online, dengan dukungan lebih dari 20 mitra komunitas.
Dari kompetisi di lima kota tersebut, 10 pemenang dan dua peserta penerima comeback chance kemudian melaju ke Grand Final. Sebanyak 12 finalis tersebut mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menerjemahkan tema “Dance of Dreams”.
Tema tersebut menggambarkan keberanian untuk mengambil kesempatan dan membawa setiap langkah lebih dekat kepada mimpi. Dengan demikian, panggung Korea Kaja! bukan hanya menjadi tempat untuk menunjukkan kemampuan dance, tetapi juga ruang bagi peserta untuk membangun pengalaman dan kepercayaan diri.
Grand Final Korea Kaja! Vol.3 menghadirkan Khloe Kim, SM Universe Dance Trainer dari Korea, sebagai global dance judge. Sementara itu, Asyifa Nadya Ivan (Acipa) hadir sebagai local dance judge.
Keduanya memberikan perspektif global dan lokal kepada para finalis, mulai dari teknik, karakter, musikalitas, kepercayaan diri, hingga kemampuan membangun hubungan dengan penonton.
Khloe Kim mengatakan dirinya antusias melihat bagaimana dancer Indonesia menghadirkan energi dan karakter masing-masing ketika membawakan berbagai koreografi ikonik.
“Sebagai profesional di industri K-Pop, saya sangat antusias melihat bagaimana para dancer Indonesia akan menghadirkan energi dan karakter mereka sendiri dalam berbagai koreografi ikonik,” kata Khloe.
Ia menantikan finalis yang tidak hanya mampu mengikuti gerakan, tetapi juga memiliki true star quality dan stage presence yang mampu memikat audiens global.
Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Diva Dovendra, pemenang RPD Korea Kaja! Vol.2. Menurutnya, Korea Kaja! memberikan ruang bagi dancer untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri.
“Menurut saya, Korea Kaja! adalah ruang bagi para dancer untuk menunjukkan kemampuan dan karakter identitas mereka. Pengalaman tahun lalu membuat saya semakin percaya diri untuk tampil dan mengekspresikan diri,” ujar Diva.
Selain kompetisi RPD, Korea Kaja! Vol.3 masih membuka kesempatan bagi anak by.U untuk mendapatkan pengalaman ke Korea melalui pembelian Paket K-Popers Modal Kuota dan penukaran uCoin. Kesempatan tersebut masih terbuka hingga 30 September 2026.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post