NVIDIA Investasi Ekuitas Rp47 Triliun ke Meta, Perkuat Pengembangan Model AI Muse

NVIDIA Investasi Ekuitas Meta

NVIDIA Investasi Ekuitas Rp47 Triliun ke Meta, Perkuat Pengembangan Model AI Muse (Foto: Ilustrasi)

youngster.id - NVIDIA dan Meta Platforms mengumumkan perluasan kemitraan strategis untuk mengoptimalkan performa pelatihan (training) dan inferensi pada jaringan model kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) Muse. Langkah ini diambil untuk merespons melonjaknya permintaan masyarakat terhadap pemanfaatan agen AI yang andal dan aman.

Sebagai bagian dari penguatan kerja sama infrastruktur ini, NVIDIA juga mengonfirmasi komitmen investasi ekuitas senilai US$3 miliar (sekitar Rp47,2 triliun) pada penawaran saham Meta.

Melalui kemitraan ini, Meta berencana memperluas pengadopsian infrastruktur generasi terbaru NVIDIA di pusat datanya. Ini mencakup penggunaan arsitektur cip Vera Rubin dan Vera CPU untuk memaksimalkan efisiensi daya (performance per watt), serta implementasi teknologi jaringan NVIDIA Spectrum-X Ethernet dan BlueField-4 guna meningkatkan efisiensi serta kapasitas throughput jaringan.

Kedua perusahaan juga mengkaji kolaborasi pada arsitektur acuan NVIDIA OpenShell Reference Architecture, termasuk penerapan NVIDIA OpenShell™ untuk eksekusi sistem yang aman dan NVIDIA Sentry guna memantau perilaku agen AI secara real-time.

Founder dan CEO NVIDIA, Jensen Huang, menegaskan bahwa pergeseran ke arah agen AI menandai era baru dalam dunia komputasi.

“Agen AI mewakili paradigma komputasi baru—perangkat lunak yang memahami tujuan kita, bernalar, menggunakan alat, dan menyelesaikan pekerjaan atas nama kita. Ini mengubah cara kita menggunakan komputer, dari sekadar mengoperasikan aplikasi menjadi bekerja bersama agen cerdas. NVIDIA dan Meta memperluas kemitraan untuk mengoptimalkan infrastruktur komputasi secara end-to-end agar Muse dapat memberdayakan miliaran orang,” ujar Jensen, dikutip Rabu (28/10/2026).

Dorong Visi Personal Superintelligence

Model dan agen AI Muse milik Meta tercatat meraih kinerja benchmark tingkat atas serta mencatatkan lonjakan unduhan yang signifikan dari pengguna sejak diluncurkan. Integrasi alur kerja (workflow optimization) antara perangkat lunak Meta dan perangkat keras NVIDIA ditargetkan dapat menekan total cost of ownership (TCO) operasional pusat data secara keseluruhan.

Founder dan CEO Meta, Mark Zuckerberg, menyambut baik kelanjutan kolaborasi teknologi bersama NVIDIA dalam menghadirkan inovasi kecerdasan buatan bagi masyarakat global.

“Muse adalah cara kami menghadirkan personal superintelligence bagi semua orang. Kami sangat senang dapat terus bekerja sama dengan NVIDIA untuk menghadirkan agen personal dan frontier models terbaik bagi miliaran orang,” kata Mark.

Melalui integrasi teknologi mendalam ini, kedua raksasa teknologi optimistis mampu mempercepat distribusi infrastruktur AI yang lebih cepat, efisien, dan aman di skala global. (*AMBS)

 

Exit mobile version