Optimalkan Lini Bisnis Mobil Bekas, Pendapatan ASLC Tumbuh 31,9% Jadi Rp590 Miliar

Pendapatan ASLC tumbuh

Optimalkan Lini Bisnis Mobil Bekas, Pendapatan ASLC Tumbuh 31,9% Jadi Rp590 Miliar (Foto: Istimewa/youngster.id)

youngster.id - Emiten penyedia ekosistem otomotif bekas—pengelola lelang JBA Indonesia, ritel Caroline.id, dan MotoGadai—PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC), terus mengoptimalkan integrasi lini bisnisnya di tengah pesatnya pertumbuhan jumlah mobil baru di Indonesia.

Pertumbuhan pasar kendaraan baru dinilai menjadi katalis positif yang akan mendorong pasokan unit kendaraan bekas di masa mendatang.

“Konsumen yang membeli mobil baru umumnya akan menjual kendaraan lamanya. Oleh karena itu, ASLC semakin fokus memperkuat integrasi ekosistem bisnis mobil bekas yang kami miliki,” ujar Jany Candra, Presiden Direktur ASLC, dikutip Jum’at (2/10/2026).

Sebagai bagian dari strategi ekspansi, lini lelang JBA resmi membuka cabang baru di Manado pada kuartal II-2026 guna memperluas jangkauan pasar di wilayah Indonesia Timur. Sementara pada segmen ritel, Caroline.id memantapkan strategi pemasaran digital terukur dan efisiensi berbasis data.

Eksekusi strategi omnichannel tersebut membuahkan kinerja finansial yang solid. Pada semester I-2026, pendapatan ASLC melonjak 31,9% secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp590 miliar, dengan perolehan laba bersih sebesar Rp8,9 miliar.

Caroline.id menjadi penyumbang pendapatan terbesar dengan nilai penjualan mencapai Rp493 miliar, tumbuh pesat 57,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp313 miliar.

“Ke depan, ASLC akan terus mengoptimalkan ekosistem mobil bekas, memantapkan strategi omnichannel, serta memperluas bisnis MotoGadai dan lelang non-kendaraan melalui ASLI sebagai mesin pertumbuhan baru,” pungkas Jany. (*AMBS)

 

Exit mobile version