youngster.id - Indonesia tengah menikmati bonus demografi dengan sekitar 64,22 juta penduduk berusia 16–30 tahun. Di sisi lain, rasio wirausaha nasional baru mencapai 3,47%, sehingga penguatan ekosistem bisnis bagi generasi muda dinilai menjadi salah satu kunci untuk melahirkan lebih banyak entrepreneur baru.
Di tengah kebutuhan tersebut, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menggelar BCA Young Community (BYC) Fest 2026.
Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih mengatakan, kolaborasi menjadi salah satu fondasi utama agar bisnis mampu bertahan di tengah perubahan yang berlangsung cepat.
“BCA berkomitmen mendampingi generasi muda dalam menavigasi lanskap bisnis yang dinamis. BYC merupakan wadah yang dapat kita optimalkan untuk membantu pertumbuhan bisnis para anggotanya, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat serta negara,” ucapnya dikutip Jumat (24/7/2026).
BYC merupakan komunitas yang diperuntukkan bagi nasabah BCA Solitaire dan BCA Prioritas berusia 18–35 tahun, termasuk generasi penerus keluarga nasabah. Melalui komunitas ini, para anggota dapat saling bertukar ide bisnis sekaligus membangun jejaring dengan pelaku usaha dari berbagai bidang.
Tak hanya menghadirkan sesi diskusi bersama para pelaku industri, BCA juga meluncurkan versi terbaru BYC App, aplikasi khusus anggota komunitas BCA Young Community yang kini dibekali berbagai fitur untuk mempermudah komunikasi dan kolaborasi bisnis secara digital.
“Kami percaya, kunci agar sebuah bisnis dapat bertahan dan tumbuh berkelanjutan terletak pada dua hal utama yaitu, kolaborasi yang kuat dan adaptasi teknologi secara tepat. Tanpa kolaborasi, bisnis akan sulit beradaptasi apalagi tumbuh. Apabila mengabaikan teknologi, pelaku usaha tidak akan pergi ke mana-mana dan perlahan tergerus pergerakan zaman,” katanya.
BYC Fest 2026 menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai industri, mulai dari Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono, Direktur BCA Haryanto T. Budiman, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, komedian sekaligus sineas Ernest Prakasa, Co-founder ParagonCorp Salman Subakat, Co-founder HMNS Perfume Amron Naibaho, hingga Presiden Direktur VIVERE Group William Simiadi.
STEVY WIDIA
