youngster.id - Tim esports Indonesia, RRQ, membuktikan kualitasnya di kancah internasional dengan merengkuh gelar juara Pan-Pacific Warfare Cup 2026 mode PC. Dalam laga Grand Final yang berlangsung sengit, RRQ sukses menumbangkan wakil Thailand sekaligus pemegang status juara dunia, Toxido, dengan skor akhir 2-1.
Kemenangan ini mempertegas posisi RRQ sebagai kekuatan utama di ekosistem Delta Force, setelah sebelumnya menyapu bersih gelar juara pada Delta Force National Championship Indonesia Season 1 dan Season 2.
Langkah RRQ menuju podium tertinggi dilalui dengan performa yang sangat dominan. Di babak awal, mereka tampil tanpa celah saat melibas SP1 dari Thailand dengan skor telak 4-0. Strategi yang matang serta eksekusi taktis yang disiplin menjadi kunci utama RRQ dalam menguasai setiap peta pertandingan.
Ujian sesungguhnya datang di partai puncak saat menghadapi Toxido. Sebagai tim yang memenangkan Delta Force Invitational tahun lalu di Vietnam, Toxido memberikan perlawanan luar biasa. Namun, koordinasi solid para pemain RRQ berhasil mematahkan serangan sang juara dunia dan mengunci kemenangan di laga penentu.
Keberhasilan mengamankan takhta Pan-Pacific ini membuahkan hadiah uang tunai sebesar US$3.000. Lebih penting lagi, RRQ resmi mengantongi tiket untuk mewakili kawasan Asia Tenggara dalam ajang bergengsi Delta Force Invitational Warfare (DFIW) 2026.
Turnamen tingkat dunia tersebut dijadwalkan berlangsung di Wuhan, China, pada 17-21 Juni 2026. RRQ akan bersaing dengan tim-tim elite internasional, termasuk Toxido yang kembali lolos, AHR dari Taiwan, serta lima tim tangguh lainnya dari berbagai kualifikasi regional.
“Pan-Pacific Warfare Cup 2026 merupakan bagian dari komitmen Garena dalam membangun jalur kompetisi Delta Force yang berkelanjutan di Asia Tenggara, Taiwan, dan sekitarnya. Turnamen ini menjadi jembatan bagi talenta lokal untuk unjuk gigi di panggung dunia,” ujar pihak Garena, dikutip Selasa (21/4/2026).
Kini, perhatian tertuju pada RRQ yang menjadi kandidat kuat untuk mencetak sejarah baru bagi Indonesia di panggung DFIW 2026 Wuhan mendatang.
.
STEVY WIDIA


















Discussion about this post