Selasa, 23 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Hanya 14% Masyarakat Indonesia Merasa Sangat Aman Secara Finansial

23 Juni 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
finansial masyarakat Indonesia

Kemampuan mengelola keuangan tidak lagi hanya bergantung pada besarnya penghasilan. (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Di tengah tekanan biaya hidup yang terus meningkat, rasa aman secara finansial masih menjadi tantangan bagi banyak masyarakat Indonesia. Dalam Sun Life Asia Financial Resilience Index 2026 yang menunjukkan bahwa hanya 14 persen masyarakat Indonesia yang merasa sangat aman secara finansial.

Temuan ini muncul di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memperkuat kondisi keuangan mereka, dengan proporsi individu yang memiliki ketahanan finansial tinggi naik dari 30 persen pada 2025 menjadi 34 persen pada 2026.

President Director Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo mengatakan, rasa aman finansial bagi masyarakat Indonesia tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan pribadi, tetapi juga kemampuan memenuhi tanggung jawab terhadap keluarga.

“Bagi banyak masyarakat Indonesia, rasa aman finansial tidak hanya berkaitan dengan diri sendiri, tetapi juga dengan kemampuan untuk memenuhi tanggung jawab terhadap keluarga dan orang-orang terdekat,” ujarnya dikutip Selasa (23/6/2026).

Studi yang dilakukan terhadap 1.000 responden berusia 18 tahun ke atas di Indonesia itu menunjukkan bahwa tekanan biaya hidup, tanggung jawab finansial terhadap keluarga, serta kekhawatiran terhadap kenaikan biaya hidup masih menjadi tantangan utama dalam membangun rasa aman finansial jangka panjang.

Meski demikian, sejumlah indikator menunjukkan kondisi yang mulai membaik. Sebanyak 45 persen responden mengaku mampu memenuhi kebutuhan hidup selama lebih dari enam bulan tanpa penghasilan, sementara tingkat kepercayaan diri dalam mencapai tujuan keuangan jangka panjang meningkat menjadi 68 persen.

Namun, 23 persen responden mengaku menggunakan tabungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sedangkan 26 persen lainnya memilih mengurangi atau menunda sejumlah pengeluaran.

Studi tersebut juga menemukan bahwa masyarakat yang memiliki perencanaan keuangan jangka panjang cenderung lebih percaya diri dalam mencapai target finansial mereka. Sebanyak 86 persen responden yang memiliki rencana keuangan merasa optimistis dapat mencapai tujuan keuangannya, jauh lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak memiliki perencanaan yang jelas, yaitu 25 persen.

“Temuan ini menunjukkan bahwa literasi keuangan masih menjadi salah satu faktor penting dalam membangun ketahanan finansial. Individu dengan pemahaman keuangan yang lebih baik tercatat memiliki tingkat kepercayaan diri finansial yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang kurang memahami pengelolaan keuangan,” kata Albertus.

Studi tersebut menemukan bahwa 68 persen responden telah menggunakan generative AI untuk mencari informasi dan panduan terkait keuangan. Tidak hanya itu, 67 persen responden memperkirakan penggunaan teknologi AI untuk kebutuhan finansial akan terus meningkat dalam 12 bulan ke depan.

Menurut Albertus, kemudahan akses informasi melalui teknologi dapat membantu masyarakat mengambil keputusan finansial yang lebih baik. Namun, kemampuan memahami dan mengevaluasi informasi tetap menjadi faktor penting.

“Teknologi telah membuka akses yang lebih luas terhadap informasi keuangan, namun literasi keuangan dan perencanaan yang baik tetap menjadi fondasi utama dalam membangun rasa aman finansial,” katanya.

Temuan ini menunjukkan bahwa di era digital, kemampuan mengelola keuangan tidak lagi hanya bergantung pada besarnya penghasilan. Literasi keuangan, perencanaan jangka panjang, serta kemampuan memanfaatkan teknologi seperti AI kini menjadi kombinasi penting untuk membantu generasi muda menghadapi ketidakpastian ekonomi dan membangun masa depan finansial yang lebih sehat.

 

STEVY WIDIA

Tags: ketahanan finansialLiterasi keuanganSun Life Asia Financial Resilience Index 2026Sun Life Indonesia
Previous Post

Bank Indonesia Luncurkan Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu

Next Post

Dorong Inovasi Edge AI, Qualcomm Umumkan 15 Startup Terpilih di QAIPI 2026

Related Posts

IPOT eSports
Industry

Transformasi AI Melalui Pendekatan eSports: Cara IPOT Cetak ‘Pro Player’ Finansial

22 Juni 2026
0
Literasi Keuangan Anak Muda
Industry

Layanan Keuangan Digital Semakin Populer, Literasi Keuangan Anak Muda Perlu Diperkuat

16 Juni 2026
0
Sun Life Indonesia
Industry

Biaya Hidup Melonjak, Sun Life Indonesia Catat Kenaikan Risiko Ketahanan Finansial Rumah Tangga

10 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Qualcomm QAIPI 2026

Dorong Inovasi Edge AI, Qualcomm Umumkan 15 Startup Terpilih di QAIPI 2026

Discussion about this post

Recent Updates

Qualcomm QAIPI 2026

Dorong Inovasi Edge AI, Qualcomm Umumkan 15 Startup Terpilih di QAIPI 2026

23 Juni 2026
finansial masyarakat Indonesia

Hanya 14% Masyarakat Indonesia Merasa Sangat Aman Secara Finansial

23 Juni 2026
Transformasi Kewirausahaan UMKM Bank Indonesia

Bank Indonesia Luncurkan Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu

23 Juni 2026
Tokocrypto x ICEx Group

Perkuat Infrastruktur Pasar, Tokocrypto Bergabung ke Ekosistem ICEx Group

23 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Qualcomm QAIPI 2026

Dorong Inovasi Edge AI, Qualcomm Umumkan 15 Startup Terpilih di QAIPI 2026

23 Juni 2026
finansial masyarakat Indonesia

Hanya 14% Masyarakat Indonesia Merasa Sangat Aman Secara Finansial

23 Juni 2026
Transformasi Kewirausahaan UMKM Bank Indonesia

Bank Indonesia Luncurkan Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu

23 Juni 2026
Tokocrypto x ICEx Group

Perkuat Infrastruktur Pasar, Tokocrypto Bergabung ke Ekosistem ICEx Group

23 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version