Kamis, 30 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Data Traveloka Ungkap Tren ‘Tanggal Kembar’: Jadi Kalender Liburan Otomatis di Asia Tenggara

30 April 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
Tren Tanggal Kembar Traveloka

Data Traveloka Ungkap Tren 'Tanggal Kembar': Jadi Kalender Liburan Otomatis di Asia Tenggara (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Data terbaru dari Traveloka mengungkapkan fenomena menarik di mana tanggal-tanggal kembar (seperti 1.1, 2.2, hingga 12.12) telah bertransformasi menjadi kalender perjalanan mandiri bagi wisatawan di Asia Tenggara. Tren ini tercatat tetap kuat bahkan ketika perusahaan tidak sedang menjalankan kampanye promosi besar-besaran.

Berdasarkan pelacakan perilaku pemesanan di Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam periode Maret–Desember 2025, trafik platform melonjak lebih dari 20% dan transaksi naik hampir 25% pada setiap tanggal kembar dibandingkan hari-hari biasanya.

Temuan paling signifikan menunjukkan adanya “janji tak tertulis” antara konsumen dan platform. Di Indonesia dan Malaysia, tercatat lonjakan organik (tanpa promo) sebesar hampir 10% pada trafik dan transaksi saat tanggal kembar. Sementara itu, Singapura mencatatkan kenaikan konsisten sebesar 5%.

Baca juga :   Indonesia Pasar Terbesar Shopee

Fenomena yang berawal dari populernya “Singles’ Day” di China ini kini telah merambah sektor pariwisata. Wisatawan di Asia Tenggara menganggap tanggal-tanggal ini sebagai waktu ideal untuk merencanakan dan memesan perjalanan mereka.

Menanggapi perilaku tersebut, Traveloka menyesuaikan kalender pemasaran 2026 dengan memperbanyak skala promosi kecil di kuartal pertama. Hasilnya, basis pelanggan di Singapura, Thailand, dan Vietnam menunjukkan pertumbuhan nilai transaksi hingga 70%. Bahkan, pada Maret 2026, Vietnam berhasil mencetak rekor transaksi tertinggi sepanjang sejarah melalui promo 3.3.

“Pengguna kami menunjukkan bahwa mereka ingin merencanakan perjalanan di hari-hari yang secara numerik signifikan ini. Dengan menyelaraskan kalender pemasaran, kami tidak hanya memenuhi ekspektasi konsumen tetapi juga menciptakan nilai nyata bagi mereka,” ujar Alex Jung, Head of Marketing Traveloka, Kamis (30/4/2026).

Baca juga :   Indonesia Bakal Jadi Hotspot e-Commerce di Asia Tenggara

Berdasarkan data pada kuartal pertama 2026, Traveloka berhasil memetakan preferensi destinasi wisatawan di kawasan Asia Tenggara dengan pola yang cukup menarik. Wisatawan asal Singapura menunjukkan minat yang sangat besar untuk berkunjung ke Jepang, Taiwan, dan China daratan, terutama demi mengejar momen musim Sakura dan perayaan Tahun Baru Imlek. Memasuki bulan Maret, preferensi mereka meluas secara signifikan hingga ke destinasi jarak jauh seperti Amerika Serikat, Australia, dan Inggris.

Sementara itu, bagi wisatawan asal Indonesia dan Malaysia, arus perjalanan ke luar negeri masih didominasi oleh negara-negara tetangga di Asia seperti China, Jepang, dan Thailand, di samping minat yang tetap kuat pada destinasi domestik. Ke depan, Traveloka memprediksi adanya pergeseran tren pada periode akhir tahun, tepatnya di bulan Oktober hingga Desember. Pada periode tersebut, wisatawan dari Singapura dan Malaysia diprediksi akan mulai mengalihkan fokus mereka ke rute-rute internasional yang lebih jauh, mencakup wilayah Eropa, Australia, India, hingga Timur Tengah.

Baca juga :   Telkom Tingkatkan Kecepatan Internet Untuk Dorong Ekonomi Digital

Pertumbuhan ini mencerminkan tren yang lebih luas di Asia Tenggara, di mana integrasi antara kebiasaan belanja di tanggal kembar dan perencanaan perjalanan semakin erat, memperkuat posisi destinasi Asia Timur sebagai tujuan utama di paruh pertama tahun ini.

 

STEVY WIDIA 

Tags: Asia Tenggaradestinasi wisatae-commerceekonomi digitalpariwisataperilaku konsumenTanggal KembarTraveloka
Previous Post

Dilema Ketahanan Asia Tenggara: Mengapa Transisi Energi Kini Bukan Lagi Sekadar Isu Lingkungan?

Next Post

Laba Bersih Citi Indonesia Naik 10% di 2025, Capai Rp2,8 Triliun Melalui Efisiensi Strategis

Related Posts

Transisi Energi Asia Tenggara
Industry

Dilema Ketahanan Asia Tenggara: Mengapa Transisi Energi Kini Bukan Lagi Sekadar Isu Lingkungan?

30 April 2026
0
Pendapatan Bukalapak
Digital Business

Pendapatan Bukalapak Melonjak 63% di Kuartal I-2026, Segmen Gaming Jadi Motor Pertumbuhan Utama

30 April 2026
0
Blaize x Nokia x Datacomm
Technology

Sasar Potensi Ekonomi AI US$140 Miliar, Blaize, Nokia, dan Datacomm Bangun Infrastruktur AI Hybrid di Indonesia

28 April 2026
0
Load More
Next Post
Laba Bersih Citi Indonesia 2025

Laba Bersih Citi Indonesia Naik 10% di 2025, Capai Rp2,8 Triliun Melalui Efisiensi Strategis

Discussion about this post

Recent Updates

Laba Bersih Citi Indonesia 2025

Laba Bersih Citi Indonesia Naik 10% di 2025, Capai Rp2,8 Triliun Melalui Efisiensi Strategis

30 April 2026
Tren Tanggal Kembar Traveloka

Data Traveloka Ungkap Tren ‘Tanggal Kembar’: Jadi Kalender Liburan Otomatis di Asia Tenggara

30 April 2026
Transisi Energi Asia Tenggara

Dilema Ketahanan Asia Tenggara: Mengapa Transisi Energi Kini Bukan Lagi Sekadar Isu Lingkungan?

30 April 2026
Berdayakan Perempuan Melalui Teknologi Digital, Telkom Luncurkan SOBIZ

Berdayakan Perempuan Melalui Teknologi Digital, Telkom Luncurkan SOBIZ

30 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Laba Bersih Citi Indonesia 2025

Laba Bersih Citi Indonesia Naik 10% di 2025, Capai Rp2,8 Triliun Melalui Efisiensi Strategis

30 April 2026
Tren Tanggal Kembar Traveloka

Data Traveloka Ungkap Tren ‘Tanggal Kembar’: Jadi Kalender Liburan Otomatis di Asia Tenggara

30 April 2026
Transisi Energi Asia Tenggara

Dilema Ketahanan Asia Tenggara: Mengapa Transisi Energi Kini Bukan Lagi Sekadar Isu Lingkungan?

30 April 2026
Berdayakan Perempuan Melalui Teknologi Digital, Telkom Luncurkan SOBIZ

Berdayakan Perempuan Melalui Teknologi Digital, Telkom Luncurkan SOBIZ

30 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version