Sabtu, 11 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

IoT Masih Menanti Waktu

11 Juni 2016
in News
Reading Time: 2 mins read
IoT Picu Transformasi Digital Perusahaan

Solusi IoT diyakini dapat mempercepat pertumbuhan bisnis (Foto : Ilustrasi/Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Tren Internet of Things (IoT) masih menanti waktu, sampai nanti hadir teknologi Internet 5G di tengah masyarakat.

IoT adalah kemampuan sebuah benda terhubung ke Internet tanpa ada interaksi dari manusia. Teknologi ini diramalkan akan hadir di tahun 2020 nanti, ketika nanti standarnya telah ditetapkan oleh badan internasional yang terdiri dari berbagai pemangku kepentingan industri Internet dan telekomunikasi.

“5G akan jadi peledak untuk IoT,” kata Hardyana Syintawati, VP Marketing Communications Ericsson Indonesia belum lama ini.

Hardyana berkata, 5G akan memiliki akses dengan latensi yang rendah sehingga komunikasi antar perangkat semakin lancar dan jalur pemrosesan komunikasinya bisa bergerak lebih cepat.

Para ahli telah merancang agar siklus teknologi nirkabel terjadi dalam 10 tahun. 2G dirancang untuk suara, 3G untuk suara dan data, 4G untuk pengalaman Internet broadband, dan 5G akan dimanfaatkan untuk kemampuan komputasi yang menyatu dengan komunikasi di mana pun.

Baca juga :   Rinna, Bot Milik Microsoft Sudah Punya 1,6 Juta Teman

Di masa itu, Ericsson memprediksi ada 50 benda yang bisa terhubung ke Internet dengan jumlah 5 miliar penduduk Bumi yang memanfaatkan Internet.

Perangkat itu tak lagi cuma ponsel, tablet, atau komputer, tetapi juga pakaian, sepeda, pemanas makanan, kamera CCTV, lampu, dan semua benda yang dibekali kartu SIM atau koneksi Wi-Fi.

“Kita akan melihat nanti satu perangkat bisa berkomunikasi dengan perangkat lain. Itu sudah terjadi sekarang. Ada machine to machine atau ada motor yang dipasangi kartu SIM,” tutur Hardyana belum lama ini di Jakarta.

Untuk mengantisipasi hal itu, Ericsson telah membangun sebuah sistem dan solusi teknologi end to end IoT Accelerator yang mereka tujukan untuk segmen korporasi atau pemerintahan, dan tak menutup kemungkinan perusahaan teknologi.

Baca juga :   Prediksi Teknologi Utama Tahun 2023

Langkah ini dilakukan Ericsson melihat semakin banyak korporasi atau lembaga lain yang bertransformasi memanfaatkan teknologi dan digital dalam menjalankan operasionalnya. Ericsson akan fokus di sektor industri keamanan publik, utilitas, transportasi, dan smart city.

Hardyana berkata IoT Accelerator akan menggabungkan platform IoT Ericsson dan teknologi konektivitas perusahaan asal Swedia tersebut. Solusi itu bisa berupa cloud, konektivitas, aplikasi, dan layanan.

“Kemampuan IOT platform ‘akan mencakup manajemen data, penagihan, manajemen perangkat, layanan konektivitas, analisis, dan monetazion,” katanya.

Ericsson selama ini telah menyediakan solusi seperti sistem penagihan, konektivitas, dan layanan, tetapi dengan adanya IoT Accelerator ini, semua layanan itu seakan lebih diperkuat untuk menawarkan layanan end-to-end.

Baca juga :   Pelaku UKM Harus Melek Teknologi

Tim baru untuk IoT Accellerator di Ericsson saat ini sedang dipersiapkan dan di Indonesia mereka sedang menjajaki kerja sama dengan sejumlah klien potensial. Solusi ini akan tersedia secara global pada kuartal ketiga 2016.

STEVY WIDIA

Tags: digitalEricssonIoTteknologi
Previous Post

Gojek Akuisisi Startup India

Next Post

Gaikindo Ingin GIIAS 2016 Jadi Pameran Otomotif Berskala Dunia

Related Posts

Fleet Management
Industry

Pasar Fleet Management Asia Tenggara Diprediksi Tembus 6,4 Juta Unit pada 2029

8 April 2026
0
Alibaba Qwen-3
Technology

Alibaba Luncurkan Qwen3.6-Plus, Fokus pada ‘Agentic AI’ dan Kemampuan Coding Otomatis

7 April 2026
0
Erajaya Group
Industry

Penjualan ERAL Tembus Rp6,49 Triliun di 2025, Kategori Lifestyle Melonjak 173%

2 April 2026
0
Load More
Next Post
Gaikindo Ingin GIIAS 2016 Jadi Pameran Otomotif Berskala Dunia

Gaikindo Ingin GIIAS 2016 Jadi Pameran Otomotif Berskala Dunia

UE Berikan 1.600 beasiswa Untuk  Masyarakat Indonesia

UE Berikan 1.600 beasiswa Untuk Masyarakat Indonesia

Berrybenka Luncurkan Layanan Same Day Delivery

Berrybenka Luncurkan Layanan Same Day Delivery

Discussion about this post

Recent Updates

Danantara Indonesia

Danantara Bentuk DENERA, Holding Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL)

10 April 2026
Endeavor Outliers 2026

Endeavor Outliers 2026: 13 Startup Indonesia & Singapura Raih Predikat Performa Terbaik Global

10 April 2026
AFTECH dukung platform pinjol

AFTECH Dukung Langkah Hukum 9 Platform Pinjol Terkait Putusan KPPU

10 April 2026
Produksi eSAF oleh eFuels SEA di Asia Tenggara

eFuels SEA Gandeng Infinium, Siap Bangun Pabrik Bahan Bakar Pesawat Berkelanjutan di Asia Tenggara

10 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Danantara Indonesia

Danantara Bentuk DENERA, Holding Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL)

10 April 2026
Endeavor Outliers 2026

Endeavor Outliers 2026: 13 Startup Indonesia & Singapura Raih Predikat Performa Terbaik Global

10 April 2026
AFTECH dukung platform pinjol

AFTECH Dukung Langkah Hukum 9 Platform Pinjol Terkait Putusan KPPU

10 April 2026
Produksi eSAF oleh eFuels SEA di Asia Tenggara

eFuels SEA Gandeng Infinium, Siap Bangun Pabrik Bahan Bakar Pesawat Berkelanjutan di Asia Tenggara

10 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version