Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

IPB dan UTU Kembangkan Rumpon Biodegradable Untuk Nelayan Aceh

28 Januari 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
IPB dan UTU Kembangkan Rumpon Biodegradable Untuk Nelayan Aceh

IPB dan Universitas Teuku Umar meletakkan rumpun ijuk biodegradable di perairan Aceh Jaya. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Penggunaan teknologi rumpon dipercaya mampu memberikan dampak positif bagi nelayan terutama rumpon dengan daya tarik dan daya tahan yang baik di laut. Tujuannya agar biaya perawatan rumpon dapat diminimalkan. Selain itu, daya tahan rumpon akan berpengaruh terhadap sekumpulan (schooling) ikan di sekitar rumpon.

Menindaklanjuti hal itu, Dr Roza Yusfiandayani dan Prof Dr Mulyono S Baskoro dari Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (Dept PSP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University, Hafinuddin dan Muhammad Agam Thahir dari Program Studi Perikanan, FPIK, Universitas Teuku Umar mengembangkan Rumpon Ijuk yang ramah lingkungan.

Menurut Roza, teknologi rumpon ijuk mulai dikembangkan tahun 2016. Berdasarkan beberapa hasil penelitian di Samudera Hindia, rumpon ijuk telah memberi dampak yang baik dalam segi daya tahan (durability) dan kelimpahan ikannya lebih baik dibandingkan dengan rumpon daun kelapa.

“Hanya saja masih perlu dikembangkan bahan pembentuk atraktor, ketersediaan sumberdaya atraktor, bentuk atraktor dan ukuran atraktor pada rumpon. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mengenai pengembangan rumpon ijuk sebagai alat bantu penangkapan ikan ramah lingkungan bagi nelayan laut dangkal di perairan Aceh Jaya,” ujar Roza melalui keterangan pers nya Senin (27/1/2020).

Baca juga :   Terapi Mental Dengan Metode Forest Healing Berbasis IoT

Pengembangan rumpon ijuk sebagai rumpon biodegradable untuk nelayan laut dangkal sangat diperlukan. Oleh karena itu, Dr Roza dan tim melakukan peletakan rumpon ijuk sebanyak tiga unit di perairan Samudera Hindia atau 7 mil dari Kabupaten Aceh Jaya. Rumpon ijuk ini merupakan inovasi yang akan dikembangkan untuk nelayan di Indonesia.

Rumpon sendiri menurut Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan, Nomor PER 02/MEN/2011 merupakan alat bantu untuk mengumpulkan ikan dengan menggunakan berbagai jenis atraktor dari benda padat yang berfungsi untuk memikat ikan agar berkumpul.

Dr Roza mengungkapkan bahwa ikan pelagis berkumpul di rumpon yang menggunakan atraktor daun kelapa, daun nipah dan daun pinang sejak hari pertama rumpon terpasang di perairan.

Baca juga :   Aplikasi Karpul, Berbagi Kendaraan Kurangi Macet

“Penerapan teknologi rumpon sebagai alat bantu penangkapan ikan akan memberikan keuntungan meningkatkan pendapatan nelayan, hasil tangkapan segar, menghemat bahan bakar minyak dalam penangkapan ikan. Rumpon yang pengelolaannya diatur waktu penangkapan, musim penangkapan, alat tangkap yang beroperasi dan jumlah rumpon akan menjaga kelestarian sumberdaya stok ikan di perairan,” pungkasnya.

FAHRUL ANWAR

Tags: IPB UniversityRumpon BiodegradableRumpon IjukUniversitas Teuku Umar
Previous Post

Samsung Galaxy A Seri Dukung Piala Presiden Esport 2020

Next Post

Investree Pasarkan Savings Bond Ritel SBR009

Related Posts

IPB University
Industry

IPB University Tembus Top 100 Dunia Bidang Kedokteran Hewan QS WUR 2026

30 Maret 2026
0
Eratani x IPB University
Startup & Entrepreneurship

Kolaborasi Eratani dan IPB University untuk Perkuat Pendidikan dan Inovasi di Sektor Pertanian

4 September 2024
0
IPB Sunsea
Startup & Entrepreneurship

Program Inkubasi Inovasi dan UMKM IPB University Sudah Lahirkan 115 Startup

12 Januari 2023
0
Load More
Next Post
Investree Distribusi Produk Investasi Sukuk Tabungan Seri ST-002

Investree Pasarkan Savings Bond Ritel SBR009

Pascagempa, Petani Sigi Binaan Bayer Panen Jagung 7,9 Ton per Hektar

Pascagempa, Petani Sigi Binaan Bayer Panen Jagung 7,9 Ton per Hektar

GrabCar Protect

Grab Operasikan 20 Unit Mobil Listrik di Bandara Soeta

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version