J&T Express Bersama idEA Edukasi Pelaku Industri Kreatif UKM

Pelaku e-commerce mulai didata. (Foto: Istimewa/Youngster.id)

youngster.id - Dalam mendukung program pemerintah untuk memajukan UKM menjadi pilar ekonomi bangsa, J&T Express dan Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) berkolaborasi mengadakan roadshow edukasi. Hal ini untuk mendorong UKM berkembang melalui media sosial dan e-commerce.

Ketua Umum idEA Ignatius Untung mengatakan rangkaian acara ini merupakan bentuk komitmen idEA yang memiliki mandat untuk mensinergikan kepentingan pemerintah, pemilik bisnis, pemilik platform, pelaku pemasaran dan para pemberdayaan komunitas UKM dan IKM.

“Untuk bersama-sama merumuskan tujuan utama dari ekonomi digital khususnya e-commerce, yakni berdayanya produk UKM dan IKM lokal baik di tingkat nasional, kawasan regional maupun global,” katanya dalam siaran pers, Jumat (14/9/2018).

Target edukasi adalah mendukung program pemerintah untuk mencapai target 6 juta pengusaha UKM yang sudah memasarkan produknya secara online pada akhir 2020.

Dalam kolaborasi roadshow edukasi ini terdapat pelatihan seperti transformasi dari offline menjadi e-ukm, praktek pemasaran online dengan media sosial platform, praktik memperluas pasar melalui gadget, berbagai solusi pembayaran, tips dan trik berjualan secara online, hingga solusi e-commerce dari segi logistik yang dibawakan J&T Express.

Baca juga :   DOTD 2017, Ekonomi Kreatif Adalah Masa Depan Bangsa

Selain materi edukasi kepada para peserta juga diberikan program pelatihan dan praktik langsung dari para trainer, dan ditutup dengan sesi berbagi pengalaman pelaku UKM yang telah berbisnis secara online.

‚ÄúSekarang ini masyarakat Indonesia sudah mulai beralih dari offline ke online, sebanyak 3,97 juta dari 59,2 juta pelaku UKM yang go digital, maka diperlukan sarana seperti roadshow edukasi ini untuk memberikan pembekalan bagi pelaku UKM lainnya yang belum go online,” kata CEO J&T Express Robin Lo.

Robin berujar, tidak hanya memberikan solusi dari jasa pengiriman, kegiatan ini juga menggandeng partner dengan solusi lain dalam dunia E-commerce sehingga menjadi satu kesatuan solusi untuk para pelaku UKM yang ingin go digital.

Kegiatan berlangsung di 9 kota yaitu Ambon, Sidoarjo, Kudus, Bogor, Lombok, Tasikmalaya, Tanjung Pandan, Lampung, dan Padang, dimulai pada Juli 2018 hingga akhir September 2018.

STEVY WIDIA