Rabu, 13 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

UMKM Terdampak Langsung Dari Penerapan Pajak Penjual di e-Commerce

30 Juni 2025
in News
Reading Time: 1 min read
Penjual online

Penjual di platform online. (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemerintah berencana akan mengenakan pajak atas pendapatan untuk para penjual (seller) di berbagai platform e-commerce di Indonesia. Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA) memperkirakan penerapan ini akan berdampak pada jutaan penjual online yang sebagian besar merupakan pelaku UMKM.

Sekretaris Jenderal idEA Budi Primawan mengatakan, Direktorat Jenderal Pajak sudah melakukan sosialiasi akan rencana tersebut kepada sejumlah e-commerce, sebagai bagian dari proses persiapan implementasi. Tentu aturan ini akan berdampak langsung pada jutaan penjual digital, pelaku UMKM.

“Oleh karena itu, penting bagi kami sebagai ekosistem untuk memastikan kesiapan system, dukungan teknis serta komunikasi yang memadai kepada para seller,” ungkapnya dikutip Senin (30/6/2025).

Pemerintah telah menyampaikan rencana akan mengenakan pajak sebesar 0,5% dari pendapatan penjualan kepada penjual yang ada di e-commerce seperti Shopee, TikTokShop by Tokopedia, Blibli dan Lazada. Mereka adalah seller dengan omzet tahunan sekigar Rp500 juta hingga Rp4,8 miliar.

Para penjual online ini dinilai sebagai pelaku UMKM, dan diharuskan membayar pajak, dan akan ada sanksi jika terlambat melapor. Aturan ini akan resmi diumumkan pada Juli 2025.

Budi menegaskan, IdEA akan mematuhi setiap regulasi dan siap bekerjasama dengan Ditjen Pajak.

Menurut Budi, keberhasilan implementasi kebijakan ini sangat tergantung pada pendekatan yang kolaboratif, terencana dan inklusif. Agar tidak menimbulkan disrupsi pada pertumbuhan ekosistem digital nasional.

“IdEA mendorong agar kebijakan ini diterapkan secara hati-hati dan bertahap, dengan mempertimbangkan kesiapan para pelaku UMKM dan infrastruktur, baik di sisi platform maupun pemerintah, serta pentingnya sosialisasi yang luas dan komprehensif kepada masyarakat,” ujarnya.

Sesungguhnya pemerintah pernah mengusulkan kebijakan ini pada akhir 2018. Bahkan platform e-commerce Shopee, Tokopedia, Bukalapak dan Blibli diminta memberikan data penjual dan mengenakan pajak atas pendapatan penjualan. Namun aturan ini dicabut setelah tiga bulan berjalan karena mendapat reaksi keras dari industri.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA)e-commercesellerUMKM
Previous Post

Endeavor Indonesia Dorong Transformasi Wirausaha Berdampak Tinggi

Next Post

World Computer Hacker League 2025, Ajang Kembangkan Aplikasi Web3 Siap Pakai

Related Posts

Lion Parcel AstraPay QRIS
Digital Business

Lion Parcel dan AstraPay Percepat Digitalisasi Agen Melalui Pembayaran QRIS

12 Mei 2026
0
Amartha Asia Grassroots Forum 2026
Startup & Entrepreneurship

Indeks Inklusi Capai 80%, Amartha Dorong Penguatan “Financial Health” UMKM Akar Rumput

11 Mei 2026
0
Lazada Agen Ai
Digital Business

Lazada Indonesia Integrasikan Agen AI dalam Ekosistem Belanja Online

8 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Web3 Playground

World Computer Hacker League 2025, Ajang Kembangkan Aplikasi Web3 Siap Pakai

MLBB Esport World Cup 2025 Adu 39 Tim Terbaik Dunia Termasuk dari Indonesia

MLBB Esport World Cup 2025 Adu 39 Tim Terbaik Dunia Termasuk dari Indonesia

Genera-Z Berbakti

Pemenang Genera-Z Berbakti Siap Wujudkan Ide dan Inovasinya di Desa

Discussion about this post

Recent Updates

Avnet & HKSTP DfMA Launchpad

Avnet & HKSTP Ajak Startup AI Gabung di DfMA Launchpad

12 Mei 2026
L'Oreal Big Bang 2026

L’Oréal Cari Startup Teknologi untuk Masa Depan Kecantikan di Big Bang 2026

12 Mei 2026
Lion Parcel AstraPay QRIS

Lion Parcel dan AstraPay Percepat Digitalisasi Agen Melalui Pembayaran QRIS

12 Mei 2026
IPB startup inovatif

IPB Cari Startup Inovatif Berbasis Riset, Pendanaan Pengembangan Tembus Rp900 Juta

12 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Avnet & HKSTP DfMA Launchpad

Avnet & HKSTP Ajak Startup AI Gabung di DfMA Launchpad

12 Mei 2026
L'Oreal Big Bang 2026

L’Oréal Cari Startup Teknologi untuk Masa Depan Kecantikan di Big Bang 2026

12 Mei 2026
Lion Parcel AstraPay QRIS

Lion Parcel dan AstraPay Percepat Digitalisasi Agen Melalui Pembayaran QRIS

12 Mei 2026
IPB startup inovatif

IPB Cari Startup Inovatif Berbasis Riset, Pendanaan Pengembangan Tembus Rp900 Juta

12 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version