J&T Express Persingkat Distribusi ke Pedesaan

J&T Express siapkan dana lebih dari US$100 juta untuk ekspansi dan perluasan jaringan (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

youngster.id - Untuk lebih mengoptimalkan distribusi pengiriman hingga ke pedesaan, J&T Express menggunakan moda kereta api di Pulau Jawa. Pengiriman yang sudah diujicoba selama tiga bulan terakhir ini diklaim memberikan hasil yang baik.

Manager Cargo Operations J&T Express Yohanes Lim mengatakan J&T Express dapat menghemat waktu pengiriman dari kota besar menuju kota kecil, seperti dari Jakarta ke Cilacap yang umumnya memerlukan waktu pengiriman dua hari karena transit di hub Semarang. Setelah menyingkat jalur pengiriman, hanya dibutuhkan waktu 24-36 jam untuk sampai di tangan pelanggan.

“Ke depannya kami juga akan membuka area yang belum didukung direct line-nya karena saat ini masih banyak yang dialokasikan ke jalur udara dan jalur darat dengan sistem transit,” paparnya dalam keterangan pers, Kamis (22/3/2018).

Menurut Yohanes, J&T Express mengembangkan pengiriman melalui jalur kereta api untuk memberikan alternatif transportasi yang dapat meningkatkan efisiensi jalur distribusi dengan menjangkau daerah pedesaan baik di wilayah utara Jawa dan selatan Jawa menjadi lebih cepat di tengah kondisi infrastruktur yang masih kurang mendukung.

Baca juga :   Shopee Gandeng Komunitas UKM di Daerah

Adanya jalur kereta api dapat menjadi penunjang pendistribusian barang yang tidak dapat dikirimkan melalui jalur udara seperti barang yang termasuk ke dalam kategori dangerous goods, motor, binatang hidup, serta tanaman. Barang yang termasuk ke dalam kategori heavy cargo ataupun oversize cargo juga dapat dikirimkan melalui jalur kereta api.

Di sisi lain, perusahaan jasa kurir asal Indonesia itu telah membangun fasilitas mesin semi auto sortir guna mempercepat operasional distribusi paket. Pusat sortir yang berlokasi di Rawa Bokor, Tangerang, Banten itu memiliki luas 1 hektare dan mampu menangani hingga 950.000 secara harian.

 

STEVY WIDIA