Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Justika, Platform Digital Yang Jadi Marketplace Bagi Pelayanan Hukum di Indonesia

22 Juni 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Justika

Melvin Sumapung, CEO and Co-founder dan Husein, CTO and Co-founder of Justika. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Research Report on Access to Justice in Indonesia pada 2019 mengungkapkan, sekitar 110 juta orang Indonesia menghadapi masalah hukum yang signifikan dalam dua tahun terakhir. Sebagian besar dari mereka menyerah dalam mencari solusi karena akses yang sulit, baik karena mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan atau tidak tahu ke mana mereka harus pergi

Untuk itulah, Ahmad Fikri Assegaf, Melvin Sumapung dan Husein. mendirikan Justika. Ini adalah platform digital yang dibuat untuk menghubungkan masyarakat yang membutuhkan layanan hukum dengan pengacara dan layanan pendukung lainnya, seperti agen pendirian perusahaan dan penerjemah.

Fikri mengatakan, akses terhadap keadilan menjadi salah satu perhatian utama. Untuk itu, platform Justika tidak hanya melakukan inovasi dalam cara masyarakat mencari pengacara, tetapi juga bagaimana pengacara bekerja.

“Kuncinya adalah mendidik masyarakat demi mendemokratisasikan akses ke pengacara dan menyelesaikan masalah hukum,” kata Fikri selaku Chairman dan Co-founder Justika dalam keterangan pers, Selasa (22/6/2021).

Baca juga :   Teknologi Komputasi Awan Diprediksi Jadi Tren Mesin Printer

Justika menggabungkan pengalaman Fikri di bidang hukum dengan inovasi Melvin (CEO dan Co-founder Justika) dan Husein (CTO dan Co-founder Justika).

Justika berusaha untuk mengatasi masalah ini dengan memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan layanan hukum dengan cepat dan terjangkau,” kata Melvin.

Justika menggunakan teknologi pengolahan bahasa natural atau Natural Language Processing (NLP) untuk mencocokkan klien dengan pengacara berdasarkan spesialisasi layanan. Setelah cocok, klien dapat berkonsultasi dengan pengacara dan mendapatkan balasan dalam waktu kurang dari lima menit. Selanjutnya, pengacara juga dapat memberikan layanan lain tergantung kebutuhan klien, seperti tinjauan atau penyusunan dokumen, konsultasi telepon, negosiasi, dan advokasi di pengadilan. Di sisi lain, pengacara bisa menjalin hubungan dengan klien secara mudah melalui platform Justika.

Baca juga :   SIRCLO Targetkan Tumbuh Dua Kali Lipat

“Inovasi teknologi kami memungkinkan klien dan pengacara untuk memanfaatkan fitur untuk mengakses layanan hukum dengan cara baru dan juga mempersingkat cara kerja pengacara,” kata Husein.

Baru-baru ini legal services marketplace ini mendapatkan pendanaan tahap awal (seed funding) yang dipimpin oleh East Ventures, dengan partisipasi dari Skystar Capital.

Menurut Fikri, Justika akan menggunakan seed funding ini untuk memperluas akses masyarakat ke layanan hukum di Indonesia melalui pengembangan produk, pemasaran, dan perekrutan talenta di berbagai bidang hukum untuk memberikan semakin banyak nilai tambah kepada pengguna. Saat ini, Justika berfokus pada tiga bidang hukum yang sering dihadapi masyarakat yaitu hukum keluarga, hukum yang melibatkan usaha kecil dan menengah, dan hukum properti. Selain itu, Justika berencana untuk memperluas dan memberikan akses layanan hukum lainnya yang dibutuhkan masyarakat.

Baca juga :   Optimisme Startup Mampu Bertahan Di Tengah Pandemi

Dengan pasar legal yang “belum tersentuh ” senilai sekitar US$ 7,5 miliar, Justika berencana untuk memperluas basis pengguna mereka dan meningkatkan lini produk mereka. Justika berencana untuk menggandakan pendapatan mereka dengan menargetkan 7.000 pengguna unik yang membayar per bulan pada tahun depan.

“Akses yang masih rendah terhadap keadilan hukum merupakan masalah serius di Indonesia. Hal tersebut terjadi karena rumitnya prosedur yang harus dilewati masyarakat dan minimnya informasi tentang akses hukum. Justika telah membangun platform yang dapat menghubungkan pengacara dan klien, di mana mereka dapat menggunakan berbagai fitur berguna yang tersedia. Kami percaya bahwa Justika akan mendemokratisasi akses hukum dan membantu jutaan masyarakat Indonesia untuk lebih memahami aturan hukum,” kata Willson Cuaca, Co-founder dan Managing Partner East Ventures.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: East VenturesJustikamarketplace pelayanan hukumpengacara
Previous Post

5 Cara Menghindari Investasi Kripto Bodong

Next Post

Indonesia Urutan Ke 5 Startup Terbanyak di Dunia

Related Posts

Ini Tiga Model Ekonomi Kreatif Yang Bakal Tren di 2025
STARTUP

Sinergi Hexahelix Jadi Penguat Ekosistem Creative Tech Nasional

12 Januari 2026
0
Videotto
STARTUP

East Ventures Beri Pendanaan Tahap Awal ke Startup Singapura Videotto

29 Oktober 2025
0
Climate Impact Innovations Challenge 2025
STARTUP

East Ventures Umumkan 3 Pemenang Climate Impact Innovations Challenge 2025

14 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
startup lokal

Indonesia Urutan Ke 5 Startup Terbanyak di Dunia

Neneng Goenadi

Neneng Goenadi : Grab Berkomitmen Untuk Mendukung Pengembangan Ekosistem Startup di Indonesia

Aviantri Faiza

Tumbuh Pesat, Acronis Angkat Channel Head di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Raya

Bank Raya Perkuat Digitalisasi UMKM Lewat Program Cluster Usaha di 23 Kota Indonesia

13 Februari 2026
Tim Labmino dan RunSight

Inovasi RunSight Berbasis AI Antar Tim Universitas Indonesia Jadi Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador

13 Februari 2026
Krom Bank

Krom Bank Dorong Literasi Keuangan 2026, Tekankan Peran Bank Digital sebagai Solusi Finansial Modern

13 Februari 2026
Anthropic

Valuasi Anthropic Tembus US$380 Miliar Usai Raih Pendanaan Raksasa Seri G

13 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Raya

Bank Raya Perkuat Digitalisasi UMKM Lewat Program Cluster Usaha di 23 Kota Indonesia

13 Februari 2026
Tim Labmino dan RunSight

Inovasi RunSight Berbasis AI Antar Tim Universitas Indonesia Jadi Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador

13 Februari 2026
Krom Bank

Krom Bank Dorong Literasi Keuangan 2026, Tekankan Peran Bank Digital sebagai Solusi Finansial Modern

13 Februari 2026
Anthropic

Valuasi Anthropic Tembus US$380 Miliar Usai Raih Pendanaan Raksasa Seri G

13 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version