Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Kaspersky: Seseorang Dapat Mencuri Cookie Anda di Dunia Maya

17 Maret 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
Kaspersky: Seseorang Dapat Mencuri Cookie Anda di Dunia Maya

Kebanyakan orang biasanya tidak memperhatikan cookie ketika menjelajahi web. (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Para ahli Kaspersky telah menemukan dua modifikasi malware Android baru yang, jika digabungkan, dapat mencuri cookie yang dikumpulkan oleh peramban dan aplikasi situs jejaring sosial populer. Malware ini memungkinkan para aktor ancaman untuk mendapatkan kendali atas akun korban secara diam-diam dan mengirimkan berbagai konten yang tidak diinginkan.

Cookie merupakan sejumlah kecil data yang dikumpulkan oleh situs web untuk melacak aktivitas para pengguna online dalam upaya menciptakan pengalaman personalisasi (personalized experience) di masa depan. Meskipun sering dianggap sebagai gangguan yang tidak berbahaya, jika berada di tangan yang salah, maka dapat menimbulkan risiko keamanan.

“Dengan mengombinasikan dua serangan, pencuri cookie telah menemukan cara untuk mendapatkan kendali atas akun korban tanpa menimbulkan kecurigaan. Meskipun ini merupakan ancaman yang relatif baru — sejauh ini, hanya sekitar 1.000 orang yang ditargetkan — angka itu terus bertambah dan kemungkinan besar akan terus berlanjut, terutama karena sulitnya pendeteksian oleh situs web,” ungkap Igor Golovin, analis malware Kaspersky dalam keterangannya, Selasa (17/3/2020).

Baca juga :   Game Simulasi Bisnis Dalam Bentuk VR Bisa Pangkas Birokrasi

Dia menjelaskan mengapa itu berisiko. Ketika situs web menyimpan cookie tersebut, para aktor ancaman dapat menggunakan identitas unik yang mengidentifikasi para pengguna di masa depan tanpa memerlukan kata sandi atau login. Setelah memiliki identitas pengguna, para aktor ancaman dapat mengelabui situs web dengan skenario bahwa mereka sebenarnya adalah korban dan memiliki kendali penuh atas akun selanjutnya. Inilah yang dilakukan oleh para pencuri cookie dengan mengembangkan Trojan menggunakan pengkodean serupa dan mengendalikannya melalui server perintah dan kontrol (C&C) yang sama.

Trojan pertama akan memperoleh akses root pada perangkat korban, sehingga memungkinkan para aktor ancaman untuk menransfer cookie Facebook ke server yang mereka miliki.

Baca juga :   Waspada Trojan Pencuri Password Meningkat

Namun, sering kali, hanya dengan memiliki nomor ID saja tidak cukup untuk mengendalikan akun seseorang. Beberapa situs web memiliki langkah-langkah keamanan yang mencegah upaya masuk mencurigakan —misalnya, seorang pengguna yang sebelumnya aktif di Chicago mencoba masuk dari Bali hanya beberapa menit kemudian.

Pada saat itulah Trojan kedua mengambil peran. Aplikasi berbahaya ini dapat menjalankan server proxy pada perangkat korban untuk melewati langkah-langkah keamanan dan memperoleh akses tanpa menimbulkan kecurigaan. Dari sana, para aktor ancaman dapat berperan sebagai korban dan mengambil kendali atas akun jejaring sosial pengguna untuk mendistribusikan konten yang tidak diinginkan.

” Meskipun kebanyakan orang biasanya tidak memperhatikan cookie ketika menjelajahi web, itu masih menjadi sebuah pilihan dalam memperoleh informasi pribadi, dan kapan pun data pribadi Anda dikumpulkan secara online, Anda harus selalu waspada,” kata Igor.

Baca juga :   Bangkitnya Industri 4.0 dan Digitalisasi Dalam Industri

Berikut beberapa langkah pencegahan agar terhindar menjadi korban pencurian cookie, menurut para ahli Kaspersky:
– Blokir akses cookie pihak ketiga di peramban web ponsel Anda dan biarkan data tersimpan sampai Anda keluar dari peramban.

– Bersihkan cookie Anda secara berkala

– Gunakan solusi keamanan yang andal seperti Kaspersky Security Cloud yang menyertakan fitur penjelajahan pribadi, yang mencegah situs web mengumpulkan informasi tentang aktivitas Anda secara online.

STEVY WIDIA

Tags: CookieskasperskyTrojan
Previous Post

Kebijakan Work From Home, JavaMifi Sedia Modem Untuk Dalam Negeri

Next Post

Mapel Ramaikan Industri Marketplace di Indonesia

Related Posts

Penipuan Secara Mandiri
Analyze

83% Pembelanja Online Indonesia Deteksi Penipuan Secara Mandiri

15 Januari 2026
0
Donasi Digital GoPay Capai Rp 63 Miliar
BizTech

Ancaman Kejahatan Siber Melalui Kode QR Meningkat

5 Januari 2026
0
Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih
AI & Cyber

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Mapel Ramaikan Industri Marketplace di Indonesia

Mapel Ramaikan Industri Marketplace di Indonesia

Zenius

Startup Edutech Beri Layanan Gratis Untuk Belajar Online

Pemerintah Minta Operator Perkuat Layanan Untuk Masyarakat Beraktivitas di Rumah

Pemerintah Minta Operator Perkuat Layanan Untuk Masyarakat Beraktivitas di Rumah

Discussion about this post

Recent Updates

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version