Komputasi Awan Pegang Peranan Vital untuk Analisa dan Kematangan Data

SAP Digital Manufacturing (Foto : Istimewa/youngster.id)

youngster.id - Pendekatan hybrid cloud merupakan sebuah langkah kritis dalam evolusi strategi analytics-business intelligence (BI) perusahaan. Karena itu komputasi awan (cloud) berperan penting untuk meningkatkan analisa yang lebih baik serta kematangan data dalam perusahaan.

Demikian hasil penelitian analisis industri Forrester Consulting yang dirilis SAP SE (NYSE: SAP). Hasil survei tersebut mengungkap bahwa seiring dengan perkembangan berbagai bisnis digital yang terus meningkat, perusahaan lebih berupaya mempertahankan kebutuhan kompetitifnya ketimbang mempertahankan solusi-solusi analytics tradisionalnya yang berdiri sendiri.

Di dalam survei forrester yang didukung oleh SAP, 82% perusahaan setuju bahwa perusahaan harus secara dramatis meningkatkan penetrasi analytics (termasuk adopsi user) dan membantu lebih banyak pelanggannya agar menciptakan keputusan berbasis wawasan yang lebih baik.
Meningkatkan kematangan analisis membutuhkan analisis yang lebih dapat ditindaklanjuti dan dapat diakses di seluruh organisasi.

Karena kekhawatiran teknis seputar peningkatan analitik – kematangan BI memudahkan perusahaan, mereka harus berfokus pada strategi untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Strategi itu, kata para responden, akan mengarah pada peningkatan pendapatan – 92% responden dengan pertumbuhan pendapatan proyek analytics-BI hybrid cloud yang mapan baik sebesar 15 persen atau lebih setiap tahun selama tiga tahun ke depan.

Baca juga :   BIT Super Cloud, Layanan Bisnis Komputasi Awan

Hasil survei tersebut menemukan bahwa perusahaan yang menginginkan analytics-BI yang lebih matang harus secara strategis memfokuskan usaha mereka dalam inisiatif inisiatif berikut:

• Mengadopsi kemampuan analytics-BI yang lebih kuat dan mudah diakses: Memenuhi kebutuhan bisnis yang berubah membutuhkan alat yang mudah diterapkan dan menawarkan fleksibilitas arsitektur, namun pada saat yang sama mendukung standar keamanan dan tata kelola yang tinggi sebuah hybrid cloud.

• Meningkatkan analytics-BI dengan berinvestasi dalam teknologi baru (cloud) dan menjelajahi kasus penggunaan yang lebih besar untuknya: Hybrid cloud menawarkan berbagai opsi penerapan. Beberapa mungkin menawarkan ROI yang lebih tinggi dan lebih cepat daripada yang lain. Pelanggan dapat memilih yang akan memberikan nilai bisnis tertinggi dengan biaya, upaya, dan risiko terendah untuk mereka, kemudian memprioritaskan teknologi tersebut di atas proyek yang lebih kompleks dan berjangka panjang.

• Meningkatkan investasi dalam analytics-BI: Meningkatkan analitik-BI harus menjadi inisiatif seluruh perusahaan agar sepenuhnya efektif. Perusahaan perlu membeli di seluruh organisasi, idealnya dari atas ke bawah, untuk mendorong investasi dan peningkatan analisis BI. Ini akan meningkatkan aspek belajar mandiri dari analitik dan BI dan memungkinkan perbaikan berkelanjutan.

Baca juga :   Nilai Ekonomi Digital Indonesia US$ 150 Miliar Tahun 2025

Portfolio SAP Analytics memiliki fokus untuk menggabungkan analytics on-premise dan cloud ke dalam solusi hybrid. Hal ini memanfaatkan kekuatan kedua platform tersebut dan menyediakan rute cepat menuju cloud dengan fitur on-premise yang terkelola, dan penawaran public cloud yang bisa bekerja bersama-sama.



STEVY WIDIA