Minggu, 24 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Konsumen Kurang Percaya Keamanan Perangkat Internet- connected

26 Januari 2019
in News
Reading Time: 3 mins read
Konsumen Kurang Percaya Keamanan Perangkat Internet- connected

Blackberry hadirkan Blackberry Intelligent Security (Foto: ilustrasi/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Tingkat kepercayaan terhadap keamanan data dan privasi pengguna perangkat Internet-connected yang menghubungkan perangkat cerdas dengan internet seperti mobil, drone, alat monitor kesehatan dan perangkat cerdas lainnya rendah. Demikian hasil survey Blackberry Limited mengenai sikap dan perilaku konsumen terhadap keamanan, kepercayaan, dan privasi konsumen.

Survei yang diinisiasi oleh BlackBerry tersebut dilakukan sekitar sebulan yang lalu, menemukan fakta bahwa sekitar 80% responden di Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada tidak memercayai perangkat Internet-connected yang mereka gunakan saat ini untuk menjaga keamanan data dan privasi mereka.

“Survei ini menunjukkan bahwa adanya peluang nyata bagi perusahaan-perusahaan untuk melakukan diferensiasi produk denganmenyediakan layanan dengan tingkat keamanan dan privasi data yang lebih tinggi,” kata Mark Wilson, Chief Marketing Officer di BlackBerry melalui keterangan persnya Jumat (25/1/2019).

Survey ini dilakuan dalam hal pembelian dan penggunaan perangkat cerdas yang terhubung dengan internet seperti mobil, drone, alatmonitor kesehatan, televisi, kamera keamanan, speaker canggih, dan jenis perangkat cerdas lainnya.

Selain itu, ketika ditanya tentang pembelian di masa depan, para responden mengatakan bahwa mereka lebih cenderung untuk memilih produk atau jasa dari perusahaan yang memiliki reputasi baik dalam hal menjaga keamanan data dan Privasi, serta mendukung konsep “Seal” atau “Stamp of Approval” untuk menunjukkan perangkat Internet-connected mana saja yang telah memenuhi standar keamanan tertentu.

“Sama halnya dengan meningkatnya permintaan terhadap makanan organik dan produk-produk yang berkelanjutan, kami meyakini bahwa pelanggan yang telah teredukasi yang juga banyak menjadi korban serangan siber dan peretas – akan membantu mendorong sektor swasta dan publik untuklebih menyelaraskan standar keselamatan dan keamanan,” sambungnya.

Menurut survei BlackBerry menjelaskan l dari separuh responden (58%) mengatakan bahwa mereka bersedia membayar lebih untuk produk-produk internet-connected seperti speaker Alexa, produk keamanan rumah, wearables (aksesoris yang dilengkapi dengan teknologi), dan produk lainnya apabila data dan privasi mereka dapat terlindungi. Saat ditanya berapa jumlah biaya lebih yang rela mereka keluarkan, 10% responden menyatakan bahwa mereka bersedia membayar hingga 20% lebih tinggi, sedangkan sebagian besar responden lainnyahanya bersedia membayar lebih hingga 10% atau kurang dari angka tersebut.

Dalam hal sistem teknologi kendaraan yang terhubung ke Internet, sebagian besar responden juga menyatakan bahwa mereka rela membayar lebih apabila kendaraan mereka menggunakan perangkat lunak yang memiliki tingkat keselamatan dan keamanantertinggi. Menurut Kelley Blue Book, perkiraan rata-rata harga transaksi untuk kendaraan berukuran kecil di Amerika Serikat mencapai $ 35.742 pada bulan September 2018. Apabila dikaitkan dengan hasil survey kami, terdapat 23% responden yang mengatakan mereka bersedia mengeluarkan biaya tambahanhingga 5% (sebesar $1.700) apabila mobil yang mereka beli menggunakan perangkat lunak yang aman. Bahkan, 10% responden menyatakan bahwa mereka bersedia membayar lebih hingga 20% (sekitar $ 7.000).

Saat ditanya mengenai teknologi asisten suara mana yang paling dipercaya oleh responden didalam sebuah kendaraan, responden memilihGoogle (25%), Apple Siri (19%), Amazon Alexa (16%), Microsoft Cortana (5%), dan IBM Watson (3%). Meskipun demikian, sebanyak32% responden yang kebanyakannya berusia 54 tahun ke atas menyatakan bahwa mereka tidak memercayai teknologi asisten suara manapun. secara mengejutkan, dariresponden generasi milenial, hanya 20% yangtidak memercayai teknologi asisten suara manapun.

Meskipun pelanggan mengatakan bahwa mereka memperhatikan faktor keamanan danmenggunakannya untuk mengevaluasi suatu produk sebelum memutuskan membeli, surveyini juga menemukan adanya ketidaksesuaianantara perhatian terhadap faktor keamanan tersebut dengan kebiasaan responden saat ini dalam menggunakan teknologi. Misalnya, 23%responden menyatakan bahwa mereka tidak membatasi data yang dapat diakses oleh perangkat ataupun aplikasi yang terhubung dengan internet, sedangkan 17% lainnyamengakui bahwa mereka tidak tahubagaimana cara membatasi data tersebut.

Selain itu pula, lebih dari sepertiga responden(36%) mengakui bahwa mereka tidak mengetahui perihal jenis sertifikasi keamananapa yang seharusnya ada ketika membeli perangkat internet-connected. Kondisi yang lebih parah terjadi di Kanada dan Inggris, di mana sebanyak 41% responden dari masing-masing negara mengakui bahwa mereka tidak tahu perihal jenis sertifikasi keamanan apa yang seharusnya ada untuk perangkat internet-connected, sementara di Amerika hal tersebut diakui oleh 32% responden.

Blackberry menugaskan Atomik Research untuk melakukan survei secara online terhadap 4,010 orang dewasa di Amerika, Inggris, dan Kanada. Margin kesalahan sebesar +/- 2 poin persentase dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Untuk survei di lapangan dilakukan pada tanggal 11-12 Desember 2018.

FAHRUL ANWAR

Tags: BlackberryBlackBerry Surveyperangkat Internet-connectedperilaku konsumen
Previous Post

HACKBDGWEATHER, Uji Kreativitas Developer Muda Indonesia Akan Cuaca

Next Post

Creator Reborn, Ajang Karya Kreatif dan Skuad e-Sport Anak Muda

Related Posts

Marriott Bonvoy 2026 Indonesia
Industry

Marriott Bonvoy: Partisipasi Program Loyalitas Wisatawan Indonesia Tertinggi di APEC

23 Mei 2026
0
Tren Tanggal Kembar Traveloka
Industry

Data Traveloka Ungkap Tren ‘Tanggal Kembar’: Jadi Kalender Liburan Otomatis di Asia Tenggara

30 April 2026
0
Festival Belanja Ramadan Lazada
Digital Business

Strategi Lazada Hadapi Fenomena Pergeseran Perilaku Belanja Online

28 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Tri  Terjun ke e-Commerce Lewat &Co

Creator Reborn, Ajang Karya Kreatif dan Skuad e-Sport Anak Muda

Huawei Luncurkan Core Chip BTS 5G

Huawei Luncurkan Core Chip BTS 5G

Ekonomi Digital

GO-PAY Terobos Cara Pembayaran di Sekolah

Discussion about this post

Recent Updates

Laptop AI Mulai Jadi Senjata Baru Gen Z untuk Kerja Multitasking dan Content Creation

Laptop AI Mulai Jadi Senjata Baru Gen Z untuk Kerja Multitasking dan Content Creation

23 Mei 2026
GoPlay Hadirkan 5 Judul Baru GoPlay Original

87% Gen Z Indonesia Sudah Gunakan AI untuk Kerja, Tapi Prioritas Karier Mulai Berubah

23 Mei 2026
Bittime x Nobu Bank

Gandeng Nobu Bank, Bittime Hadirkan Akses Virtual Account untuk Investasi Aset Global

23 Mei 2026
Bank Digital di Indonesia

Perang Ekosistem Bank Digital Indonesia: Siapa Menguasai Dompet Anda?

23 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Laptop AI Mulai Jadi Senjata Baru Gen Z untuk Kerja Multitasking dan Content Creation

Laptop AI Mulai Jadi Senjata Baru Gen Z untuk Kerja Multitasking dan Content Creation

23 Mei 2026
GoPlay Hadirkan 5 Judul Baru GoPlay Original

87% Gen Z Indonesia Sudah Gunakan AI untuk Kerja, Tapi Prioritas Karier Mulai Berubah

23 Mei 2026
Bittime x Nobu Bank

Gandeng Nobu Bank, Bittime Hadirkan Akses Virtual Account untuk Investasi Aset Global

23 Mei 2026
Bank Digital di Indonesia

Perang Ekosistem Bank Digital Indonesia: Siapa Menguasai Dompet Anda?

23 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version