Kredit Pintar for Lender Meluncur di Perangkat iOS

Boan Sianipar, Vice President dari Kredit Pintar. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Kredit Pintar, perusahaan peer-to-peer lending mengembangkan inovasi teknologi di perangkat iOS dengan aplikasi Kredit Pintar for Lender. Hal ini agar masyarakat dapat mengakses pilihan investasi secara mudah, cepat, dan fleksibel. Peminjaman bisa dilakukan hanya menggunakan KTP dan modal minimal Rp50.000.

Vice President Kredit Pintar, Boan Sianipar, menuturkan bahwa pengembangan layanan dilakukan karena teknologi terus mengalami pertumbuhan pesat. Selain itu, pendanaan ini pun sejalan dengan dukungan terhadap misi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong tingkat inklusi dan literasi keuangan sebesar 75% di tahun ini.

“Kami ingin turut menjadi pendorong dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia sekaligus pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Kami harap peluncuran ini menjadi pembuka awal tahun yang baik dalam memberikan solusi terpadu sebagai cara alternatif bagi masyarakat dengan bunga yang menarik,” ucap Boan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/1/2019).

Menurutnya, Kredit Pintar terus mengembangkan produknya untuk disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, seperti pada produk pendanaan fleksibel, bisa diambil kapan pun dan pendanaan berjangka, jangkauan waktu 30 hari, 90 hari, 180 hari, sampai 365 hari dengan keuntungan mencapai 18% per tahun.

Baca juga :   "Fliptruck" Multifungsi dari Ubaya Juara Descomfirst 2016

“Kami ingin ikut berperan dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia, khususnya di era digital seperti ini. Melalui aplikasi pendanaan Kredit Pintar, kami ingin menginformasikan kepada seluruh masyarakat bahwa peer-to-peer lending bukan hanya sebagai penyedia jasa pinjaman, namun juga dapat dijadikan sebagai jasa penempatan dana alternatif,” ungkapnya.

Kredit Pintar telah melayani lebih dari 500.000 masyarakat Indonesia dengan menyalurkan pinjaman lebih dari 1 triliun per Desember 2018.

“Melalui pengembangan produk, Kredit Pintar ingin membantu akses pengkreditan ke seluruh pasar Indonesia yang belum sepenuhnya tergarap oleh sektor keuangan formal sekaligus agar semua orang dapat berperan dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia,” tutup Boan.

STEVY WIDIA