Rabu, 8 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Lahan Khusus UMKM di Kawasan Industri Piyungan

22 Agustus 2016
in News
Reading Time: 2 mins read
Lahan Khusus UMKM di Kawasan Industri Piyungan

Kawasan Industri Piyungan Kabupaten Bantul, Yogyakarta. (Foto: harianjogja/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta merencanakan akan menyediakan lahan khusus untuk menampung pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dari daerah di Kawasan Industri Piyungan.

“Secara keseluruhan Kawasan Industri Piyungan itu nantinya seluas 300 hektare, dari kawasan itu minimal harus disediakan lima hektare untuk industri UMKM,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul, Sulistyanto dilansir Antara Sabtu (20/8/2016) di Bantul Yogyakarta.

Menurut dia, kawasan industri Piyungan seluas 300 hektare yang akan dikembangkan Pemkab Bantul bersama Pemda DIY berada di dua desa wilayah kecamatan Piyungan yaitu Desa Srimulyo dan Sitimulyo yang berbatasan dengan Kabupaten Gunung Kidul.

Ia mengatakan, penyediaan lahan khusus untuk UMKM di kawasan industri Piyungan itu untuk memfasilitasi pertumbuhan industri kecil di Bantul, selain itu juga bisa menjalin kemitraan dengan pengusaha besar atau investor yang ada di kawasan industri itu.

Baca juga :   SCG Ajak Pemangku Kepentingan Berkolaborasi Terapkan Ekonomi Sirkular

“Lima hektare untuk UMKM itu disiapkan dalam satu kawasan yang kami harapkan ada kemitraan dengan industri besar, jadi akan ada produk industri serupa yang bisa disubkan ke UMKM, ketika ada permintaan volume banyak,” kata Sulistyanto.

Dengan demikian, kata dia, kemitraan investor dengan pelaku UMKM bisa meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam menghasilkan produk, mengingat berbagai produk industri kreatif yang dihasilkan dari pabrik di kawasan industri rata-rata mempunyai standar kualitas ekspor.

“Dengan kemitraan tersebut, otomatis ada pendampingan dari pihak investor mengenai standarisasi produk, selain itu bisa menyerap tenaga kerja. Sehingga harapannya investor masuk, dia bermitra dengan produk yang ada di sentra UMKM,” katanya.

Baca juga :   Nadiem Makarim Tinggalkan Gojek dan Masuk Istana

Sementara itu, menurut Sulistyanto, pengembangan kawasan industri Piyungan saat ini baru tahap pembersihan lahan yang sudah dimulai sejak Juli lalu dan diharapkan salah satu upaya pematangan lahan sebelum memasuki tahapan infrastruktur tersebut bisa selesai pada tahun ini.

Ia mengatakan, proses pembersihan lahan tersebut rencananya akan direalisasikan pada lahan seluas 105 hektare yang terdapat di dua desa Piyungan tersebut. Lahan yang digunakan untuk kawasan industri merupakan tanah kas desa.

“Setelah proses land clearing untuk tahap awal targetnya pada Januari 2017 bisa terbangun perusahaan yang bisa menyerap ribuan tenaga kerja,” ucap Kadisperindagkop Bantul itu.

STEVY WIDIA

Tags: Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) BantulKawasan Industri PiyunganUsaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Previous Post

Big Data Dorong Kebutuhan Kerja Di Masa Depan

Next Post

Pameran Auto Aftermarket & Modifikasi

Related Posts

stimulus kredit UMKM
Startup & Entrepreneurship

Kredit UMKM Diproyeksi Tumbuh Hingga 9% di Tahun 2026

11 Maret 2026
0
Perkuat Ketahanan Bisnis, Pelaku UMKM Perlu Adopsi Teknologi Digital
Technology

Perkuat Ketahanan Bisnis, Pelaku UMKM Perlu Adopsi Teknologi Digital

5 Desember 2025
0
Shopee Kenakan Biaya Layanan
Digital Business

Pelaku UMKM Raup US$270 Miliar secara Global Melalui Platform Shopee

2 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Pameran Auto Aftermarket & Modifikasi

Pameran Auto Aftermarket & Modifikasi

Telkomsel Tantang Anak Muda Ciptakan Aplikasi Smart City

Telkomsel Tantang Anak Muda Ciptakan Aplikasi Smart City

XL Bangun Jaringan Fiber Optic di Kalimantan

XL Bangun Jaringan Fiber Optic di Kalimantan

Discussion about this post

Recent Updates

Garuda AI Banten

Jadi Pelopor Nasional, Pemda Banten Pimpin Transformasi Tenaga Kerja Berbasis Garuda AI

7 April 2026
Alibaba Qwen-3

Alibaba Luncurkan Qwen3.6-Plus, Fokus pada ‘Agentic AI’ dan Kemampuan Coding Otomatis

7 April 2026
Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

7 April 2026
Kredivo paylater

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Garuda AI Banten

Jadi Pelopor Nasional, Pemda Banten Pimpin Transformasi Tenaga Kerja Berbasis Garuda AI

7 April 2026
Alibaba Qwen-3

Alibaba Luncurkan Qwen3.6-Plus, Fokus pada ‘Agentic AI’ dan Kemampuan Coding Otomatis

7 April 2026
Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

7 April 2026
Kredivo paylater

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version