Lazada Luncurkan 5 Fitur Baru Bagi Pembeli

Achmad Alkatiri, CMO Lazada Indonesia. (Foto: Fahrul Anwar/youngster.id)

youngster.id - Lazada merilis lima fitur baru bagi pembeli. Dengan layanan ini diharpakan jumlah pengujung akan meningkat dan berujung pada kenaikan transaksi. Kelima fitur itu adalah naikkan produk, deskripsi produk atau lorikeet, store builder, chat, dan seller voucher.

“Fitur-fitur ini terbukti meningkatkan transaksi para penjual,” kata Felicia Wijaya Head of Seller Training Development and Service Lazada University pada keterangannya, Sabtu (29/7/2018).

Felicia menjelaskan, kehadiran lima fitur ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan yang berujung pada transaksi. Melalui fitur naikkan produk, penjual menempatkan tiga produk unggulan di halaman depan platform. Selain itu, Lazada juga mengusung fitur campaign dan flash sale untuk menarik pengunjung.

Lalu, untuk membuat toko terlihat menarik, mitra penjual Lazada dapat menggunakan fitur lorikeet dan store builder. Lazada mengimbau penjual memberikan deskripsi yang lengkap seputar produk. Kemudian, melalui fitur store builder penjual bisa menyesuaikan tampilan toko dengan tema yang sedang berlangsung, seperti Asian Games 2018 atau Hari Kemerdekaan.

Baca juga :   Aplikasi LYKE Ditutup dan Beralih ke JollyChick

Tahap selanjutnya, Lazada mendorong pengunjung untuk membeli produk melalui fitur chat dan seller voucher. “Di industri retail, ada istilah give with purchase. Misalnya, membeli baju akan mendapat bonus kalung. Ke depan kami akan kembangkan ini,” ungkap Achmad Alkatiri Chief Marketing Officer (CMO) Lazada Indonesia.

Hanya, ia juga memahami tidak semua penjual pandai memaksimalkan fitur-fitur tersebut. Oleh karenanya, ada Lazada club atau komunitas penjual untuk bertukar informasi seputar fitur-fitur tersebut. Selain itu, Lazada mengadakan workshop khusus kepada 500 penjual yang termasuk top seller.

Tak hanya fitur, Lazada berniat menambah jumlah gudang logistik (warehouse). Saat ini, Lazada memiliki warehouse di DKI Jakarta, Medan, Surabaya, Makassar, dan Balikpapan. “Kami akan explore terus penambahan infrastruktur ini,” kata dia.

Adapun, Lazada memiliki 60 ribu penjual terdaftar di Indonesia. Lalu, terdapat 95 ribu penjual lainnya yang terdaftar di Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Sebelumnya, Lazada mencatatkan 250 ribu transaksi selama Ramadan 2017. Transaksi tersebut mencapai 2,3 kali lipat dibanding Ramadan 2016 dan 1,4 kali lipat daripada bulan-bulan lainnya. Sedangkan pada saat Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2017, Lazada mencatat jumlah transaksinya 2,5 kali lebih tinggi dibanding periode sama 2016.

Baca juga :   Perkembangan E-Commerce Indonesia Mirip Tiongkok

STEVY WIDIA