Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Mahasiswa Perbanas Surabaya Bikin 200 Jam Ramah Lingkungan

27 Juli 2017
in News
Reading Time: 1 min read
Mahasiswa Perbanas Surabaya Bikin 200 Jam Ramah Lingkungan

Kegiatan SSM STIE Perbanas Surabaya. (Foto: Antara/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Mahasiswa STIE Perbanas Surabaya menggelar “Super Softskill Mentoring” (SSM) 2017. Mereka membuat 200 buah produk jam ramah lingkungan hasil daur ulang barang-barang bekas yang tidak terpakai.

Ketua Pelaksana Kegiatan SSM STIE Perbanas Surabaya Putri Wulanditya mengatakan 200 jam ramah lingkungan hasil daur ulang tersebut dibuat oleh 629 mahasiswa yang terbagi menjadi 40 group mentee dari mahasiswa semester II angkatan 2016.

“Jam yang dibuat terdiri dari bahan seperti cakram, tutup cat, sendok bekas, dan mengangkat tema “Manage Your Time, Save Your Future”. Setiap tahun memang ada konsep yang berbeda. Tahun lalu, konsepnya adalah membuat celengan dan tahun ini membuat jam ramah lingkungan dari daur ulang barang bekas,” kata Putri.

Baca juga :   Dell Luncurkan Produk Teknologi Baru Berbahan Baku Ramah Lingkungan

Putri mengemukakan tujuan kegiatan ini, kata Putri, adalah menanamkan kepedulian lingkungan kepada para mahasiswa. Selain itu, 200 buah jam karya mahasiswa Perbanas ini akan mendapat penghargaan rekor Super Softskills Mentoring 2017 dari The La Tofi School of CSR.

“Tujuan pembuatan Jam Softskill ini adalah menginspirasikan kepada masyarakat agar senantiasa disiplin terhadap waktu. Waktu yang dilewati tidak akan bisa terulang, sehingga mahasiswa mengajak untuk memanajemen waktu sebaik-baiknya agar berhasil di masa depan,” tuturnya.

Salah satu peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut, Bayu Hartarto mengatakan dia dan kelompoknya membuat jam dari daur ulang sampah koran dan sedotan yang tak terpakai.

Bayu menjelaskan, butuh waktu dua minggu untuk menyelsaikan tugas tersebut. Di setiap kelompok ada 15 orang, masing-masing tiga orang harus menghasilkan satu produk jam daur ulang.

Baca juga :   Zilingo Trade Permudah Belanja Stok Bisnis UMKM Dengan OVO

“Alasan kami memakai koran bekas sebagai bahan untuk penyangga jam dinding ini adalah karena kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa melalui koran bekas dan sedotan ini mampu menjadi barang yang bagus,” kata mahasiswa Jurusan Akuntansi ini.

 

FAHRUL ANWAR

Tags: daur ulangjam ramah lingkunganPerbanas Surabaya
Previous Post

Lintasarta Luncurkan Collaboration Solution

Next Post

YesJob, Startup Pencari Kerja di Indonesia

Related Posts

Frestea Dukung Pejuang Sampah di 23 Wilayah di Indonesia
News

Frestea Dukung Pejuang Sampah di 23 Wilayah di Indonesia

9 Maret 2024
0
Sayurbox
News

Sayurbox Ajak Pelanggan Daur Ulang Kardus Belanjaan

27 September 2022
0
Dell Latitude seri 5000
News

Dell Luncurkan Produk Teknologi Baru Berbahan Baku Ramah Lingkungan

24 April 2022
0
Load More
Next Post
Pencari kerja

YesJob, Startup Pencari Kerja di Indonesia

Indosat Ooredoo Kirim Karyawan Mengajar Ke Daerah Terpencil

Indosat Ooredoo Kirim Karyawan Mengajar Ke Daerah Terpencil

Samsung Galaxy J Pro Lengkapi Pengalaman Selfi & Vlogging

Samsung Galaxy J Pro Lengkapi Pengalaman Selfi & Vlogging

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version