Makerfest Edukasi Kreator Lokal Jadi Brand Nasional

Gelar Makerfest 2018 di Makassar. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Makerfest 2018 telah digelar di Jakarta, Medan, Padang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Denpasar. Pelaksanaan event tersebut mendapatkan sambutan positif dari kreator lokal alias UMKM. Kegiatan ini menjadi ajang edukasi bagi kreator lokal menjadi brand nasional.

Makassar sendiri menjadi kota ketujuh dari total delapan kota di Indonesia sebagai penyelenggara Makerfest tahun ini. Sebanyak 30 kreator lokal terpilih asal Makassar dan sekitarnya difasilitasi untuk memamerkan produk melalui event Makerfest 2018 di Kota Makassar, Sulsel, Sabtu-Minggu (13-14/10).

Makerfest menjadi wadah bagi para kreator lokal Makassar dan wilayah Indonesia Timur untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki. Kreator lokal Makassar, Ahmad Sulesana Sanrapau yang juga pemilik usaha produk kecantikan ‘Mabello Indonesia’ merespons positif pelaksanaan Makerfest 2018 di Kota Daeng.

Chairman Makerfest 2018, William Tanuwijaya, mengungkapkan hadirnya Makerfest bertujuan untuk mendorong UMKM sebagai kreator lokal agar berkembang dan semakin ‘naik kelas’. Event tersebut juga menjadi ajang edukasi bagi kreator lokal untuk mengembangkan usaha agar kelak menjadi brand nasional.

Baca juga :   Bekraf Hadirkan Layar Kubah di Sail Sabang 2017

“Kami berharap ajang ini mampu berkontribusi terhadap penciptaan ekosistem bisnis yang lebih kondusif, sehingga semakin banyak usaha kecil yang dapat tumbuh menjadi industri lalu dari industri menjadi brand-brand masa depan Indonesia yang mendunia,” ucap William dalam keterangannya Senin (15/10/2018).

Ia melanjutkan di setiap kota penyelenggara, Makerfest memberikan edukasi dan pendampingan usaha sehingga kreator lokal lebih siap menghadapi berbagai peluang dan tantangan. Termasuk, sambung dia, dalam hal strategi bisnis, branding, pemasaran dan permodalan.

Ia berharap melalui Makerfest, kreator lokal dapat belajar sekaligus memperluas akses pasar yang lebih besar. Toh, salah satu kendala bagi kreator lokal atau UMKM yakni membangun jaringan pemasaran atau menembus pasar nasional. “Kegiatan ini dapat membantu memperkenalkan kreator lokal kepada khalayak luas, memungkinkan kami untuk mendapat pasar yang lebih besar,” ucap dia.

Kreator lokal Makassar lainnya, John Chendra, yang memiliki usaha ‘Kopi Ujung’ menyebut Makerfest dapat menjadi ajang bertukar ide baik dengan pengunjung maupun sesama kreator lokal. Melalui event tersebut, kreator lokal dan pengunjung bisa langsung berinteraksi, baik itu mendengarkan ide maupun pendapat maupun saling bertukar pengalaman.

Baca juga :   Penerbitan Hak Paten Produk Perlu Dipercepat

“Melalui Makerfest, sesama kreator lokal dapat bertemu dan saling bertukar pengalaman. Tidak hanya itu, kami juga memiliki kesempatan untuk mendengarkan ide, pendapat maupun saran secara langsung dari para pengunjung yang datang,” katanya.

 

STEVY WIDIA