Senin, 6 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Masyarakat Harus Dukung Produk Dalam Negeri

30 Agustus 2016
in News
Reading Time: 1 min read
Masyarakat Harus Dukung Produk Dalam Negeri

Hadapi MEA, Masyarakat Harus Dukung Produk Dalam Negeri (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Masyarakat harus senantiasa mendukung produk hasil buatan negeri sendiri untuk dapat bersaing dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Hal ini dikemukakan oleh Ahmad Zabadi, Presiden Direktur SMESCO (lembaga layanan pemasaran, koperasi dan UKM) Indonesia di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada Sabtu (27/08).

Ahmad memaparkan bahwa Indonesia memang memiliki banyak pelaku usaha. Tetapi bila dipetakan, 98.7% dari total keseluruhan merupakan usaha mikro. Sedangkan usaha skala makro berada pada presentase 0.01%. Para pelaku usaha mikro tersebut, disebut Ahmad, kebanyakan merupakan lulusan setingkat Sekolah Dasar (SD) atau SMP saja. Dan kontribusi usaha mikro terhadap PBB (Pajak Bumi Bangunan), hanya 57%, sedangkan kontribusi usaha makro terhadap PBB 43%.

“Realita ini lalu dihadapkan dengan pasar bebas MEA. Pengusaha kita yang lulusan SD dan SMP ini harus head to head dengan pelaku usaha asing yang lulusannya sudah tinggi. Ibaratkan petinju, sama-sama petinju kuat namun yang ditandingkan adalah petinju kelas ringan melawan petinju kelas berat. Belum lagi pelaku usaha mikro tadi saat memasarkan produk mereka ke negara lain, harus lolos standarisasi yang diberlakukan negara tersebut,” ujar Ahmad, seperti dilansir laman UMY.

Sedangkan premis masyarakat Indonesia saat ini, disebut Ahmad, masih banyak yang mencintai produk luar negeri dibandingkan produk UKM lokal. Masyarakat masih banyak yang enggan membeli atau menggunakan produk pelaku usaha dalam negeri.

“Tindakan seperti itu sama saja kita mendzolimi UKM. Dan sama saja kita sedang membantu pelaku usaha asing, dengan kemudian membiarkan pelaku usaha dalam negeri berjuang sendiri. Kita harus bisa meniru orang Korea Selatan, yang pada awal tahun 2000 produk Samsung masih kalah kualitas dengan produk-produk asal barat. Namun pada saat itu juga, masyarakat Korea Selatan tidak ada yang tidak menggunakan produk Samsung. Sehingga berawal dari itu, produk samsung bisa terkapitalisasi dan masuk ke pasar internasional,” papar Ahmad.

 

RADEN DIBI IRNAWAN

Tags: MEAProduk dalam negeriSmescoUKM
Previous Post

Industri Kosmetik dan Jamu Nasional Mesti Kuasai Teknologi

Next Post

11 Siswa Pemenang Lomba Kreatif dan Inovatif, Kuliah Gratis di Universitas Pertamina

Related Posts

SecBox FPT Metrodata HP Indonesia
Technology

BSSN Catat 1,52 Miliar Serangan Siber, FPT Metrodata dan HP Luncurkan SecBox untuk UKM

22 Mei 2026
0
Brightspot Mall 2024
Headline

Brightspot Mall 2024 Tampilkan Kejayaan Retail Era 80an

23 Mei 2024
0
Program DCE Telkomsel
Headline

Telkomsel Gelar DCE Sebagai Impact Accelerator Tingkatkan Daya Saing UKM

7 Desember 2023
0
Load More
Next Post
Universitas Pertamina Berhasil Jaring 1.235 Mahasiswa Angkatan Pertama

11 Siswa Pemenang Lomba Kreatif dan Inovatif, Kuliah Gratis di Universitas Pertamina

Startup Perlu Belajar Sudut Pandang Investor

Startup Perlu Belajar Sudut Pandang Investor

UC News Hadir di Indonesia

UC News Hadir di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

Shopee x Meta

Shopee dan Meta Luncurkan Program Afiliasi Langsung di Instagram Reels dan Feed

6 Juli 2026
MoraRepublic x ZTE

Dorong Ekonomi Digital, MoraRepublic dan ZTE Kerja Sama Perluas Jaringan Internet FWA & FTTH Berbasis AI

6 Juli 2026
Pendanaan Startup Global

Rekor Baru! Pendanaan Startup Global Tembus US$510 Miliar di Paruh Pertama 2026, Dipicu Booming AI

6 Juli 2026
BlaBlaCar Indonesia

Sasar Potensi 1,2 Miliar Perjalanan Domestik, Platform Tumpangan Berbagi BlaBlaCar Masuk Indonesia

6 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Shopee x Meta

Shopee dan Meta Luncurkan Program Afiliasi Langsung di Instagram Reels dan Feed

6 Juli 2026
MoraRepublic x ZTE

Dorong Ekonomi Digital, MoraRepublic dan ZTE Kerja Sama Perluas Jaringan Internet FWA & FTTH Berbasis AI

6 Juli 2026
Pendanaan Startup Global

Rekor Baru! Pendanaan Startup Global Tembus US$510 Miliar di Paruh Pertama 2026, Dipicu Booming AI

6 Juli 2026
BlaBlaCar Indonesia

Sasar Potensi 1,2 Miliar Perjalanan Domestik, Platform Tumpangan Berbagi BlaBlaCar Masuk Indonesia

6 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version