Sabtu, 3 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Mengelola Risiko Keamanan Siber di Sektor Rantai Pasokan

24 Juli 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
keamanan siber

Ancaman Siber Global Kian Kompleks, Microsoft Soroti Indonesia dan Evolusi Ransomware di Era AI (Foto: ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Lanskap ancaman siber di industri manufaktur berkembang dengan cepat, termasuk serangan rantai pasokan pun kian meningkat.

Laporan terbaru Palo Alto Networks bertajuk Tren Ancaman Jaringan Unit 42 menemukan bahwa antara tahun 2021 dan 2022, terdapat peningkatan sebesar 238% dalam jumlah rata-rata serangan yang dialami oleh masing-masing pelanggan di sektor manufaktur, utilitas, dan energi, serta peningkatan sebesar 27,5% dalam rasio serangan malware yang menargetkan industri-industri ini secara global.

Alex Nehmy, Field Chief Security Officer – Critical Industries, Japan and Asia Pacific mengatakan, penting bagi para pelaku bisnis untuk mengelola risiko keamanan siber dan potensi dampak kerugian yang mungkin ditimbulkan apabila mengabaikan aspek ini.

“Risiko keamanan rantai pasokan berkembang pesat menjadi masalah yang tak terelakkan, mulai dari isu pemalsuan dan perusakan mesin hingga pencurian data dan penyusupan perangkat lunak dan perangkat keras berbahaya. Risiko-risiko ini menimbulkan tantangan yang signifikan bagi para pelaku bisnis, mengakibatkan kerugian finansial, kerusakan reputasi, sanksi hukum, dan bahkan mengganggu kelangsungan operasional,” jelas Alex, Senin (24/7/2023).

Menurut Alex, manajemen risiko rantai pasokan yang efektif sangatlah penting untuk memitigasi risiko keamanan siber tersebut. Salah satu prinsip utama dalam manajemen risiko siber rantai pasokan adalah dengan mengembangkan pertahanan berdasarkan asumsi bahwa sistem akan dibobol.

Baca juga :   Shopee Target Ekspor Sejuta Lebih Produk UMKM

“Dengan demikian, organisasi perlu berfokus pada penerapan langkah-langkah keamanan yang kuat yang dapat mendeteksi dan menanggapi pelanggaran dengan cepat sehingga organisasi dapat melindungi rantai pasokan mereka dari potensi serangan siber, dan memastikan operasi yang lancar tanpa gangguan,” tambahnya.

Untuk memperkuat keamanan siber rantai pasokan, perusahaan dianjurkan mengambil beberapa langkah-langkah penting. Untuk itu, Alex membagikan strategi untuk memitigasi risiko ini secara efektif, yang meliputi:

  • Mengidentifikasi berbagai entitas rantai pasokan serta memahami peran dan tanggung jawab masing-masing.
  • Mengkaji lanskap ancaman siber untuk memahami potensi risiko/kerentanan dan memahami pentingnya fungsi masing-masing entitas tersebut.
  • Menerapkan berbagai upaya seperti kontrol akses, enkripsi, segmentasi jaringan, dan sistem deteksi penyusupan untuk melindungi data dan sistem.
  • Menerapkan kebijakan Zero Trust dalam keamanan rantai pasokan dapat menjadi pendekatan yang efektif sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan risiko serangan terhadap rantai pasokan.
  • Menetapkan prosedur pengelolaan pemasok secara transparan untuk memastikan bahwa kebutuhan akan sistem keamanan tersampaikan dan terpantau dengan baik di seluruh rantai pasokan.
  • Melakukan audit dan penilaian rutin untuk mengidentifikasi dan memitigasi kerentanan yang mungkin terjadi.
  • Melakukan kerjasama dengan mitra dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan pengamanan siber di seluruh rantai pasokan.
Baca juga :   Aplikasi Smart QC Untuk Kontrol Produk Agroindustri

Menurut  Alex, dengan mengadopsi berbagai upaya dan langkah-langkah proaktif yang terbaik, perusahaan dapat memperkuat keamanan siber rantai pasokan mereka serta mengurangi risiko serangan siber dan pembobolan data. Perusahaan perlu memiliki solusi yang komprehensif untuk memvisualisasikan komponen dan struktur rantai pasokan, serta mengamankan aplikasi, komponen infrastruktur, dan alur pengembangan.

“Sistem arsitektur berbasis Zero Trust dapat membantu mencegah serangan rantai pasokan dengan memastikan hanya pihak yang berwenang yang dapat mengakses aset-aset penting. Pendekatan ini meminimalisir risiko akses yang tidak berotoritas, pembobolan data, dan serangan malware. Terlebih lagi, sangatlah penting untuk terus memantau dan mengevaluasi struktur keamanan rantai pasokan agar dapat beradaptasi dengan ancaman yang muncul dan menjaga strategi pertahanan siber yang kuat,” tutup Alex.

Baca juga :   IDC: Identitas Jadi Prioritas Investasi Keamanan Siber di Asia Pasifik pada 2026

 

STEVY WIDIA

Tags: keamanan siberPalo Alto Networksrantai pasokan
Previous Post

Telkom Sukses Inspirasi Lebih dari 3.500 Pengunjung Digiland 2023 Surabaya

Next Post

Project S TikTok, Perlu Dibuat Peraturan Untuk Social Commerce

Related Posts

Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks
News

Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

2 Januari 2026
0
Fortinet
Analyze

Fortinet: Keterampilan Khusus AI Jadi Faktor Kritis Atasi Kesenjangan Keamanan Siber

8 Desember 2025
0
ITSEC ASIA Siapkan Program Edukasi Perlindungan Digital Bagi Perempuan
News

ITSEC ASIA Siapkan Program Edukasi Perlindungan Digital Bagi Perempuan

6 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Project S

Project S TikTok, Perlu Dibuat Peraturan Untuk Social Commerce

Pendanaan Fintech

Bidik UMKM, Fintech Boost Telah Salurkan Pembiayaan Rp3 Triliun di Indonesia

BRI x KlikDokter

Berikan Nilai Tambah Bagi Pengguna Aplikasi BRImo, BRI Gandeng KlikDokter

Discussion about this post

Recent Updates

bluRDN

Jumlah Investor Ritel Naik 32,6%, blu by BCA Digital Luncurkan bluRDN

2 Januari 2026
Aplikasi Zenius

Ironi Sang Pionir: Jatuh Bangun 20 Tahun Zenius dan Pelajaran dari “Taruhan Eksistensial”

2 Januari 2026
Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

2 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
bluRDN

Jumlah Investor Ritel Naik 32,6%, blu by BCA Digital Luncurkan bluRDN

2 Januari 2026
Aplikasi Zenius

Ironi Sang Pionir: Jatuh Bangun 20 Tahun Zenius dan Pelajaran dari “Taruhan Eksistensial”

2 Januari 2026
Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

2 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version