Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Mengemas Musik Tradisional Agar Tetap Relevan di Telinga Generasi Muda

16 Juli 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
musik tradisional

Mengemas Musik Tradisional Agar Tetap Relevan di Telinga Generasi Muda (Foto: Ilustrasi/Kompas.com)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Banyaknya suku bangsa yang mendiami kepulauan Indonesia melahirkan beragam seni budaya dari masa ke masa, tak terkecuali lagu daerah dan instrumennya. Dalam perjalanannya, produk kultur tersebut menjadi bagian dari identitas bangsa. Namun tantangan muncul tatkala musik dari negara-negara lain menggempur telinga masyarakat Tanah Air.

Menyikapi hal tersebut, musisi senior Viky Sianipar berpendapat bahwa mengolah musik tradisional dengan cara yang tepat telah menjadi suatu tantangan yang perlu diatasi.

“Di dunia musik tradisional menurut saya yang kurang itu pengemasannya, karena kurang dan tidak ada pengarahnya. Akhirnya, pelaku-pelaku instrumen berusaha mengemas dengan pengetahuan yang minim,” kata Viky, Sabtu (15/7/2023).

Profesor Sumanto Al Qurtuby yang juga seorang pakar antropologi dari King Fahd Petroleum University menambahkan bahwa, “Semua ini tergantung bagaimana kreativitas para pelaku seniman dan musisi musik tradisional tentang cara mengemas dan beradaptasi dengan proses perubahan zaman. Musik tradisional yang tidak bisa beradaptasi otomatis akan ditinggalkan, tapi musik tradisional yang bisa beradaptasi akan survive dan berkembang”.

Baca juga :   The NextDev 2016 : Telkomsel Tantang Generasi Muda Lahirkan Solusi Smart City dan Pedesaan

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan langkah untuk memastikan musik tradisional tetap mendapat tempat di telinga masyarakat.

Koordinator Apresiasi dan Literasi Musik, Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Edi Irawan mengatakan perlu upaya perlindungan dan pengembangan ekosistem musik tradisional dengan memfasilitasi serta memberikan kesempatan kepada musisi muda Indonesia untuk mengembangkan karya mereka.

“Siapa yang akan mendengarkan karya musik tradisional, jika tidak ada apresiatornya. Jadi yang perlu kita lakukan tidak hanya mengembangkan ‘pengemasan’ musik tradisional, namun membangun minat masyarakat Indonesia akan musik tradisional. Musik adalah bahasa universal dan saya yakin dengan segala kekhasannya, musik tradisional Indonesia dapat meraih panggung internasional,” kata Edi.

Baca juga :   Filantropis Dunia Kucurkan Dana Untuk Bantu Tangani Virus Corona

Sementara itu, dari pihak swasta yang punya perhatian dalam melestarikan ragam seni, budaya, dan tradisi nusantara adalah Bank BCA melalui program Bakti Budaya. Program ini mengusung kolaborasi dengan sejumlah pelaku kesenian dan industri kreatif, merangkul generasi muda untuk turut melestarikan budaya bangsa, serta diselenggarakan secara holistik di penjuru tanah air.

Direktur BCA Antonius Widodo menjelaskan bahwa BCA senantiasa menempatkan diri sebagai perbankan nasional yang mendukung pemerintah dan komunitas seni & budaya dalam pelestarian dan kemajuan kebudayaan dalam berbagai bentuk, tak terkecuali musik tradisional.

“Perwujudan komitmen BCA dalam memajukan seni, budaya, dan tradisi nusantara lainnya telah dilakukan sejak 2019. Program ini mencakup kompetisi, penghargaan publikasi karya seni, dan lainnya. Dalam pelaksanaannya, BCA melibatkan langsung generasi muda agar turut aktif dalam melestarikan sekaligus mengembangkan seni budaya sesuai dengan ragam bahasa masa kini,” kata Antonius.

Baca juga :   Blibli.com Gelar Program Belanja Awal Tahun

 

STEVY WIDIA

Tags: Musik Tradisional
Previous Post

‘The Resonanz Children’s Choir’ Jadi Juara Umum di Kompetisi Paduan Suara Leonardo Da Vinci International Choral Festival

Next Post

Penggunaan Waiting Room dalam War Tiket Online Konser Coldplay

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
war tiket

Penggunaan Waiting Room dalam War Tiket Online Konser Coldplay

World Youth Skills Day 2023, Buka Peluang Remaja Kenal Dunia Kerja

World Youth Skills Day 2023, Buka Peluang Remaja Kenal Dunia Kerja

Kadin Indonesia Kirim 36 Mahasiswa Program Magang Bersertifikat ke Jepang

Kadin Indonesia Kirim 36 Mahasiswa Program Magang Bersertifikat ke Jepang

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version