Metranet Siap Perluas Bisnis Digital Telkom

PT Metranet menghadirkan layanan OTT Oona TV di Indonesia. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

youngster.id - PT Metranet, menjadi holding company Telkom untuk bisnis digital. Untuk itu anak usaha PT Telkom Tbk ini berencana mengakuisisi tiga perusahaan pada semester kedua tahun ini.

Setyo Budianto, Direktur Pengembangan Bisnis Metranet, menjelaskan strategi non-organik ini ditempuh demi mengembangkan kinerja perseroan yang merambah ke bisnis digital. Untuk itu pihaknya mengincar tiga perusahaan yang bergerak di sektor financial technology, konten video, dan game.

“Kami sudah siapkan capital expenditure di semester dua untuk rencana akuisisi tersebut,” ujar Setyo yang ditemui belum lama ini.

Strategi akuisisi ini dilanjutkan, setelah keberhasilan perseroan mengakuisisi perusahaan financial technology asal Hungaria, Cellum Global Zrt, di semester pertama tahun ini. Saat itu nilai akuisisi terhadap Cellum mencapai US $6 juta.

Saat ini Metranet Holding memiliki lima portofolio bisnis, yakni digital content, commerce, big data, digital advertising, dan financial technology. Kontribusi terbesar terhadap pendapatan usaha datang dari bisnis digital content, yakni lebih dari 50%. Sebagai holding company, Metranet telah memiliki dua anak usaha, yakni PT Melon Indonesia dan Cellum.

Baca juga :   Mengapa Startup RI Masih Sulit Masuk Pasar Modal?

Metranet meluncurkan layanan baru; Oona TV, untuk memperkuat bisnis konten digitalnya. Oona TV merupakan layanan over the top (OTT) berupa konten TV dan video on demand (VOD) yang ditawarkan secara gratis dengan cara diakses melalui smartphone OS Android dan iOS. Saat ini Oona TV memiliki 150 konten.

Saat ini jumlah pelanggannya mencapai satu juta hanya dalam tempo satu. Hingga akhir tahun ini, ditargetkan jumlah pelanggan layanan Oona TV naik menjadi dua juta pengguna.

Widi Nugroho, Chief Executive Officer Metranet menegaskan, Oona TV tidak tumpang tindih dengan produk Telkom, seperti Indihome. “Sebab ada pelanggan Indihome yang hanya berlangganan internet, sehingga kebutuhan hiburannya idle. Kemudian riset kami menyebutkan pengguna di rumah tangga sebagian besar mengakses hiburan dari smartphone. Inilah yang menguatkan kami mengembangkan layanan Oona TV,” ungkapnya.

 

STEVY WIDIA