Mita, Chatbot Bank Mandiri

Mita, layanan chatbot Bank Mandiri. (Foto: Istimewa/Youngster.id)

youngster.id - Industri perbankan tak mau ketinggalan berpacu dengan teknologi. Artificial Assistant dengan layanan chatbot pun menjadi andalan.
Seperti Bank Mandiri perkenalkan chatbot Mandiri Artificial Assistant (Mita) sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah.

Direktur Operasional Bank Mandiri Ogi Prastomiyono mengatakan, Mita adalah salah satu langkah transformasi digital perseroan dalam memberikan layanan yang lebih efektif, efisien, dan consumer oriented. Di tahap awal, Mita dipersiapkan untuk menjawab informasi seputar info produk dan layanan, promo dan event, cek lokasi cabang dan ATM.

Ogi mengungkapkan, menurut data internal, interaksi melalui layanan contact center (email dan media sosial) tahun lalu mengalami peningkatan frekuensi sekitar 40% ketimbang tahun sebelumnya. Dari rasio tersebut, interaksi nasabah untuk permintaan informasi sekitar 51%, permintaan bantuan 28%, dan keluhan 21%. Porsi dari interaksi jalur ini cukup kecil yakni sekitar 10% dari total interaksi antara 600 ribu-700 ribu kali interaksi pada tahun lalu.

“Artinya kanal digital ini semakin diminati nasabah dan non nasabah, seiring dengan perkembangan smartphone. Mudah-mudahan, chatbot yang memanfaatkan Natural Language Processing (NLP) ini, dapat mempercepat dan memudahkan interaksi nasabah dengan bank,” kata Ogi dalam keterangannya Senin (19/3/2018).

Baca juga :   Geliat Pasar Pusat Data dan Komputasi Awan di Indonesia

Sementara itu, Direktur Digital Banking & Technology Rico Usthavia Frans menambahkan, kehadiran Mita dapat mengurangi beban kerja, sekaligus memfilter layanan mana yang bisa difokuskan untuk ditindaklanjuti oleh tim contact center. Pasalnya, mayoritas interaksi yang masuk ke perseroan sekadar meminta bantuan informasi seputar produk perbankan.

“Mita akan bantu pertanyaan umum yang biasa ditanyakan nasabah, sehingga bisa mengurangi beban tim contact center Bank Mandiri yang berlokasi di tiga tempat, Menara Mandiri, Rempoa, dan Yogyakarta,” terangnya.

Menurut Rico, Mita adalah salah satu dari investasi IT perseroan dengan mengalokasi capex sebesar US$120 juta (sekitar Rp1,6 triliun) pada tahun ini. Dalam anggaran capex tersebut, perseroan mengalokasikannya untuk peningkatan keamanan TI, pengembangan dan perbaikan teknologi baru, membangun data center, dan sebagainya.

Mita dapat diakses melalui platform Line, Facebook Messenger, dan Telegram. Dalam menghadirkan layanan ini, Bank Mandiri menggandeng perusahaan AI lokal InMotion sebagai perusahaan teknologinya dengan domain knowledge yang disiapkan langsung tim Bank Mandiri untuk isi kontennya.

Baca juga :   ATM Mandiri Tidak Terganggu Masalah Satelit Telkom 1



STEVY WIDIA